spot_img
Beranda blog Halaman 369

Spesial Kemerdekaan! Beli BBM Pakai MyPertamina Dapat Cashback 45%

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia, Pertamina memberikan cashback 45% untuk pembelian BBM produk Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex melalui aplikasi MyPertamina.

Metode bertransaksi dengan cashless sudah banyak digemari masyarakat. Banyak manfaat yang diperoleh seperti lebih praktis, tidak perlu kembalian, meminimalisir uang tercecer, meminimalisir pencurian, dan banyak promo menarik. Salah satunya promo Pertamina “MyPertamina Merdeka Cashback 45%” yang berlangsung sejak 25 Juli hingga 31 Agustus 2023 atau selama 38 hari.

Dalam keterangan persnya, Pjs Area Manager Communication, Relation, dan CSR Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Marthia Mulia Asri pada Jumat (11/8) di Semarang, menyampaikan syarat dan ketentuan dalam program promo yang juga berlaku di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Untuk mendapatkan cashback MyPertamina sebesar 45% atau sebesar maksimal Rp.15.000, konsumen hanya perlu melakukan transaksi minimal Rp 30.000 dengan metode pembayaran LinkAja dan transaksi minimal Rp. 17.000 dengan metode pembayatan OVO. Program ini berlaku pada jam bertransaksi dilakukan antara pukul 06.00 sampai dengan 22.00 WIB dan cashback didapatkan sebanyak 1(satu) kali per user selama periode promo berlangsung. Masih ada kesempatan hingga 20 hari kedepan”, ujarnya.

Lebih lanjut Marthia mengajak masyarakat untuk setia menggunakan produk-produk berkualitas Pertamina.

“Selain kualitas mesin kendaraan kita terjaga, juga banyak promo menarik yang bisa didapatkan, tentunya dengan menggunakan aplikasi MyPertamina”, imbuhnya.

Sebagai informasi kepada masyarakat, daftar SPBU Pertamina yang terkoneksi dengan aplikasi MyPertamina sudah tersebar diseluruh provinsi di Indonesia. Lebih detailnya dapat dilihat pada https://mypertamina.id/spbu.

Informasi mengenai seluruh program Pertamina dan produk Pertamina dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina, media sosial @mypertamina atau dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.

Menkes Budi Imbau Masyarakat Tak Panik Ada Varian Baru COVID-19

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat tidak khawatir adanya varian baru COVID-19, Omicron EG 5.1 atau Eris, yang telah terdeteksi masuk Indonesia sejak sekitar dua bulan lalu.

“Varian ini masih dimasukkan ke level yang paling bawah untuk varian, bukan varian tinggi seperti Delta, tapi ini jika diamati belum dikhawatirkan. Jadi untuk masyarakat tidak usah panik,” ujar Menkes Budi, Kamis (10/8/23).

Kendati demikian, dia mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dalam menjaga kebersihan dan kesehatan. Khususnya, melakukan vaksinasi COVID-19 dan vaksin penguat (booster).

“Bagi yang belum divaksin harus divaksin karena jumlah dosis vaksin banyak dan gratis hingga akhir tahun ini. Masyarakat harus cepat-cepat ‘booster’ dan rajin cuci tangan,” tutur Menkes Budi.

Ia juga mengingatkan kembali khususnya kepada masyarakat yang tengah sakit, agar menggunakan masker supaya tidak menular masyarakat lain.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kata Menkes Budi, varian Eris pertama kali masuk ke Indonesia sekitar dua bulan lalu. Indonesia pun telah melakukan pengawasan yang ketat terkait hal tersebut sehingga tidak terdampak dominan walaupun telah masuk ke Indonesia.

“Laporan itu pertama kali dilaporkan di Indonesia sekitar bulan Juni atau Juli lalu. Saya sendiri sudah terima pesan bahwa pengawasannya di Indonesia bagus,” ujar Menkes Budi.

Polri Siapkan Aplikasi untuk Aduan IMEI Ilegal

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Sebuah aplikasi disiapkan Dittipidsiber Bareskrim Polri untuk digunakan sebagai sarana aduan masyarakat soal International Mobile Equipment Identity (IMEI) ilegal.

“Kita sedang merumuskan posko bersama yang nanti secara gampangnya rekan-rekan tidak perlu lapor. Artinya rekan-rekan cukup melalui aplikasi yang kami buat,” ungkap Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., dilansir dari laman pmjnews, Rabu (9/8/23).

Brigjen. Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengatakan aplikasi tersebut rencananya ditujukan untuk memastikan keaslian dari IMEI ilegal yang ada di masyarakat. Nantinya apabila masyarakat memiliki keraguan soal keaslian IMEI dari perangkat miliknya bisa melalui aplikasi itu untuk tindak lanjutnya.

“Apabila ternyata setelah diklik IMEI itu termasuk 191.000, kami akan memberikan langkah-langkahnya dan itu saya pastikan tidak akan merugikan masyarakat sebagai konsumen,” jelas Dirtipidsiber.

Sebelumnya, Bareskrim Polri masih menyusun jadwal untuk melakukan shut down terhadap 191 ribu handphone (HP) yang terdata menggunakan International Mobile Equipment Identity (IMEI) ilegal.

Gelar Tradisi Budaya Kemerdekaan RI, Lunpia Cik Me Me Hadirkan Promo Beli 1 Gratis 1 : 14 Sampai 20 Agustus 2023

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Memasuki bulan Agustus 2023, sudah pasti banyak gerai makanan memberikan promo 17 Agustus. Khususnya sebagai acara spesial Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia ke-78 akan banyak penawaran untuk masyarakat.

Senada dengan itu, LCM (Lunpia Cik Me Me) tebar kebahagian dengan memberikan promo spesial kemerdekaan ‘Pesta Lunpia’.

Adapun promo yang ditawarkan beli 1 gratis 1 untuk seluruh varian dari semua jenis sajian Lunpia Produk LCM, diantaranya Lunpia Original, Lunpia Special dan Plain.

Acara ini berlangsung dari tanggal 14-20 Agustus 2023 di Jalan Gajahmada 107 Semarang.

Meliani Sugiarto atau yang lebih dikenal dengan panggilan Cik Me Me mengatakan pada hakekatnya promo yang diberikan merupakan bentuk dedikasi di Hari Jadi Republik Indonesia.

” Promo ini digelar sekaligus sebagai Festival Lunpia Murah Meriah disamping secara khusus didedikasikan untuk menyambut HUT Kemerdekaan,” ujar Cik Me Me dalam keterangan persnya, Kamis (10/8).

Disisi lain, Cik Me Me menyampaikan kegiatan ini juga bertujuan agar pada saatnya nanti Jajanan Kuliner budaya anak Bangsa akan sanggup untuk menjadi tuan di negaranya sendiri.

Berangkat dari kerangka dasar pemikiran dan jangkauan yang seperti itulah maka untuk selanjutnya ‘Pesta Lunpia’ yang digelar oleh LCM akan didedikasikan sebagai agenda tahunan.

” Agenda Tahunan tersebut dalam bentuk Tradisi Budaya Kemerdekaan (TBK), kemudian Tradisi Budaya Ramadhan (TBR) dan setiap kalender HUT Kota Semarang,” Jelasnya.

Sebagai Informasi, LCM telah sukses menjalankan agenda sebelumnya secara beruntun Tradisi Budaya Ramadhan (TBR) dengan segmentasi Beli 1 Gratis 1 khusus untuk menu special dan berlanjut kemudian dengan dengan Beli 5 Gratis 1 selama 45 hari terhitung sejak 2 Mei-15 Juni 2023 bertepatan waktunya dengan Hari Jadi Kota Semarang.

Terakhir, demikian semoga Lunpia Semarang yang sesuai realitasnya terhitung sejak dikeluarkannya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 270/P/2014 tanggal 8 Oktober 2014 telah menetapkan “Lunpia Semarang sebagai Warisan Budaya Nasional Tak Benda.

Dalam kesejarahannya LCM telah menjadi bagian dari supremasi Ikon dan Identitas Kuliner Kota Semarang dan akan senantiasa dapat diminati dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat warga Bangsaku.

Jateng Kembali Jadi Provinsi Terbaik Penyalur KUR Nasional

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali membawa prestasi bagi Jawa Tengah. Untuk kali ketiganya secara berturut-turut, Ganjar berhasil membawa Jateng mendapat penghargaan sebagai provinsi dengan strategi terbaik penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM tingkat nasional.

Penghargaan tersebut diberikan secara langsung Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam acara KUR Award di Pos Bloc Jakarta, Rabu (9/8/2023). Hadir dalam acara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki.

Dalam penghargaan itu, Jateng berada di posisi pertama sebagai provinsi dengan strategi penyaluran KUR terbaik. Untuk posisi kedua, diraih Provinsi Jatim dan peringkat ketiga diraih Provinsi Lampung.

“Selamat kepada Jateng atas penghargaan ini. Dengan penghargaan ini, Jateng mendapatkan penghargaan tiga tahun berturut-turut,” kata Airlangga Hartarto.

Selain kategori strategi penyaluran KUR terbaik, ada juga penghargaan kategori inovasi terbaik penyaluran KUR. Keluar sebagai juara adalah Jawa Barat, diikuti Sumsel dan Bali.

“Saya ucapkan selamat kepada semua pemenang, semoga penghargaan ini bisa menambah motivasi untuk terus menyalurkan KUR kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ucap Airlangga.

Sementara itu, Gubernur Ganjar menyampaikan terima kasih kepada Kemenko Perekonomian yang telah memberikan penghargaan itu. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak termasuk perbankan yang telah menyukseskan program KUR di Jateng.

“Terima kasih tentu pada Kemenko Perekonomian karena kita mendapatkan penghargaan tiga tahun berturut. Terima kasih juga pada kerja kawan-kawan yang cukup serius, sehingga penyaluran KUR di Jateng cukup besar dan strateginya bagus,” katanya.

Meski begitu, ia meminta semua pihak tidak berpuas diri. Semua harus ditingkatkan agar kehadiran pemerintah dirasakan betul oleh masyarakat.

“Sekarang kita mencoba untuk memastikan kembali, artinya sistem kita mapan, strategi kita bener dan bagaimana kita membantu dan berpihak pada UMKM,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada 2019 Provinsi Jateng juga mendapatkan penghargaan provinsi penyalur KUR terbaik tingkat nasional. Penghargaan diserahkan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pada Kamis (19/12/2019) di Jakarta.

Tahun berikutnya, pada 2021 Provinsi Jateng juga menerima penghargaan penyalur KUR terbaik tingkat nasional. Penghargaan tersebut diterima Ganjar di Ruang Graha Sawala, Gedung Ali Wardhana, Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, pada Selasa (18/1/2022).

Kemudian, Jateng berhasil kembali menjadi provinsi dengan penyalur KUR untuk UMKM terbesar se-Indonesia pada 2022, yakni dengan nilai penyaluran sebanyak Rp55,27 triliun.

Berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) Kementerian Keuangan per Rabu (26/10/2022), nilai penyaluran KUR nasional mencapai Rp295,2 triliun. Nilai tersebut meningkat 4,2 persen jika dibandingkan 2021 sebesar Rp283,34 triliun.

Sambut Kemerdekaan, Hotel GranDhika Pemuda Semarang Hadirkan Promo Menarik

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Rayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, Hotel GranDhika Pemuda Semarang berikan berbagai penawaran menarik selama bulan Agustus.

Hotel berbintang 4 (empat) yang dikelola oleh Hotel GranDhika Indonesia dibawah naungan PT. Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP) ini mengajak masyarakat terlibat dalam “SALEbrate Independence” dengan kode promo “HUTRI78” untuk Kamar Deluxe sudah termasuk breakfast dan Kopilagha untuk 2 orang. Penawaran tersebut dapat didapatkan hanya dengan IDR 678.000,- net/malam melalui pemesanan di website www.grandhika-hotel.com atau melalui WhatsApp Reservasi di +62 811-2518-082.

Selain itu, untuk melengkapi momen kemerdekaan Anda, Hotel GranDhika Pemuda Semarang juga dengan bangga memperkenalkan ”Salmon Sambal Kecombrang” dan “Es Susu Secang” yang sebagai menu special kemerdekaan dengan citarasa Nusantara yang khas dan autentik. “Salmon Sambal Kecombrang” dibandrol dengan harga IDR 95.000,- net dan “Es Susu Secang” dengan harga IDR 45.000,- net.

“Menu special tersebut dihadirkan bertepatan dengan hari Kemerdekaan RI yang ke-78. Hotel GranDhika Pemuda Semarang ikut memeriahkan dengan menghadirkan Salmon Sambal Kecombang dan Es Susu Secang sebagai dua menu special selama bulan Agustus. Kedua menu tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman kuliner yang menyenangkan dengan citarasa Indonesia dalam setiap gigitan dan tegukannya.” pungkas Teguh Firmanto, Chef & Beverage Manager Hotel GranDhika Pemuda Semarang.

“Hotel GranDhika Pemuda Semarang ingin memberikan pelayanan terbaik untuk pengalaman terbaik kepada tamu, terlebih dalam momen kemerdekaan ini. Kami tidak hanya memberikan penawaran kamar, tetapi Anda juga bisa menikmati 2 Kopilagha yang merupakan salah satu produk minuman unggulan kami untuk dinikmati dalam serangkaian promo “SALEbrate Independence” Bersama Hotel GranDhika Pemuda Semarang.” Pungkas Erwin Nuryadin sebagai General Manager Hotel GranDhika Pemuda Semarang.

Untuk informasi lebih lanjut dapat langsung menghubungi nomor WhatsApp official di 0811-251-8082

Peduli Kesejahteran Masyarakat, PLN berikan bantuan Sarana Air Bersih di Kabupaten Sumedang

0

SUMEDANG (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) terus memberikan fokusnya pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui Program PLN Peduli, bantuan disalurkan untuk peningkatan sarana akses air bersih di tiga desa yakni Desa Kadujaya dan Desa Cijeunjing di Kecamatan Jatigede serta Desa Cipeles Kecamatan Tomo. Ketiga desa tersebut merupakan desa yang berada di wilayah pembangunan PLTA Jatigede, Kabupaten Sumedang.

Hingga saat ini terdapat beberapa wilayah di sekitar Kecamatan Jatigede dan Kecamatan Tomo yang masih mengalami kesulitan air bersih terutama pada saat musim kemarau. Desa Cipeles, misalnya yang belum memiliki saluran PDAM sehingga kebutuhan air bersih belum dapat tercukupi. Melihat hal tersebut, PLN memberikan bantuan sarana akses air bersih berupa pompa air serta pembangunan sarana untuk mendukung penyaluran air bersih.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, Djarot Hutabri EBS mengatakan bahwa kini PLN tengah memfokusan program TJSL yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang telah dicanangkan oleh PBB. Program bantuan ini sendiri merupakan wujud upaya PLN dalam pencapaian SDGs nomor 6, yaitu air bersih dan sanitasi yang layak.

“Semangat kami adalah menjalankan amanah untuk membangun negeri, salah satunya melalui penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkualitas dan andal. Namun, di samping dari business as usual, kami juga berupaya untuk melakukan pembangunan lainnya melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) yang kami miliki. Tentunya, pembangunannya pun harus yang memiliki sifat keberlanjutan untuk peningkatan kualitas kehidupan masyarakat,” ujarnya

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2 (PLN UPP JBT 2) Jatigede, Nanda Dani Andrianto menjelaskan pelaksanaan program ini ditargetkan dapat selesai dalam waktu 2 hingga 3 bulan dan diharapkan dapat berjalan secara efektif serta terkoordinir dengan baik agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

“Air Bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga kemudahan akses terhadap air bersih ini merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan standar kesehatan masyarakat begitu juga halnya dengan masyarakat di sekitar PLTA Jatigede,” ucap Nanda.

Kepala Desa Kadujaya, Nandi Supriatna menyampaikan apresiasi serta terima kasihnya kepada PLN atas bantuan yang telah disalurkan. Nandi juga menyebutkan bahwa penyediaan sarana air bersih telah menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah serta Rencana Kerja Pemerintah Desa.

“Melalui bantuan ini kami juga akan mengaktualkan potensi-potensi ekonomi masyarakat khususnya petani tanaman pangan serta perkebunan sehingga semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Nandi.

Gandeng Kemenkop, Sido Muncul Bantu Petani Rempah dan UMKM

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk berkomitmen memajukan petani rempah, beserta UMKM dan Koperasi terkait. Langkah tersebut akan dilakukan melalui beragam program yang dirancang bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

Hal tersebut dikatakan Irwan Hidayat, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, saat menerima kunjungan Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki, di Pabrik Sido Muncul Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (8/8/2023). Hadir pula Bupati Semarang, Ngesti Nugroho dan sejumlah perwakilan kelompok tani rempah.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan panen bersama tanaman stevia, yakni herbal berasa manis yang kini sedang dikembangkan oleh Sido Muncul, serta adanya dialog bersama para petani rempah.

Menurut Irwan, Sido Muncul berkomitmen untuk membantu para petani rempah agar dapat mengembangkan produknya. Dalam hal ini, petani dan UMKM akan ikut andil sebagai supply chain bagi industri jamu Sido Muncul dan Sido Muncul akan terjun langsung membantu apa yang menjadi permasalahan dari petani rempah selama ini.

“Jadi, saya dan Pak Teten ini tadi dapat ide, dimana salah satu tujuan Pak Menteri datang ke Sido Muncul adalah bagaimana agar Sido Muncul ini dapat berpartisipasi membantu koperasi atau UMKM,” ungkapnya.

Irwan menjelaskan poin rencana kontribusi Sido Muncul. Satu, tentang proses produksi, dimana Sido Muncul memiliki fasilitas dan akan mendampingi UMKM.

Selanjutnya, Sido Muncul juga akan membantu, kalau UMKM punya produk Sido Muncul akan membantu teknisnya, nanti bisa dilakukan uji stabilitas di Sido Muncul dengan fasilitas yang ada.

“Selain itu, kami juga punya laboratorium tanaman rempah, dan Sido Muncul akan terus melakukan riset tanaman. Nantinya, hasil riset itu akan dibagikan kepada petani atau UMKM agar bisa dikembangkan,” jelasnya.

Irwan Hidayat mengaku, ingin jika nantinya bibit bibit rempah sebagai bahan baku jamu berkualitas yang berhasil diciptakannya juga bisa dinikmati oleh para petani. Dengan begitu, sinergi ini akan dapat membantu para petani dan UMKM agar lebih maju dan berdaulat.

“Kami nanti juga akan membagikan mesin-mesin packaging, karena mesin packaging kami punya, datanya komplit, kami akan berikan lewat Kemenkop. Saya rasa jika sinergi ini dilakukan, hasilnya akan lebih optimal hasilnya,” tukas Irwan.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki menjelaskan, nantinya kebutuhan bahan baku jamu Sido Muncul akan dipasok para petani yang ikut dibantu dalam program ini. Sebagai pemasok rempah Sido Muncul , para petani ini memiliki sejumlah kelebihan yang akan membantu peningkatan produk mereka.

“Kami menindaklanjuti MoU dengan PT Sido Muncul beberapa waktu lalu. Pertama kerjasamanya bagaimana menjadi offtaker dari produk-produk petani penghasil rempah yang sudah kami koperasikan. Jadi koperasi petani penghasil rempah menjadi suplay chain, jadi bagian dari rantai pasok di industri jamu Sido Muncul. Ini penting adanya offtaker karena ini akan memberikan kemudahan bagi perbankan untuk membiayai para petani-petani kecil yang tergabung dalam cluster ini. Jadi bisa dapat pembiayaan sampai Rp500 juta per orang,” terang Teten.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan membantu para petani melalui koperasinya agar dapat memiliki mesin pengolahan. Mesin ini dibutuhkan untuk menjaga kualitas rempah jamu yang akan dihasilkan.

“Nanti akan kita kombinasikan dengan pembiayaan untuk koperasinya. Supaya koperasinya bisa memiliki mesin pengolahan. Supaya kualitas rempah-rempah yang diproduksi petani itu bisa sesuai dengan standar Sido Muncul,” imbuhnya.

Teten juga menyampaikan terimakasih kepada Sido Muncul yang telah mau terjun langsung membantu dan mengembangkan usaha para petani rempah, UMKM dan koperasinya. Teten berharap kerjasama ini bisa memperkuat perekonomian nasional

“Sido Muncul sudah bersedia menjadi bapak angkat, pendamping UMKM yang memproduksi makanan, minuman herbal. Bahkan Sido Muncul akan memberikan bimbingan bagaimana teknis produksinya, bahkan tadi sampai uji stabilitas, sehingga produk-produk makanan minuman herbal yang diproduksi UMKM standarnya nggak kalah dengan industri. Satu hal yang sangat saya apresiasi, dimana kemitraan usaha besar dan usaha kecil akan memperkuat perekonomian nasional,” tandas Teten.

Di sisi lain, petani rempah kapulaga asal Kabupaten Banyumas, Sobirin Firdaus, berterimakasih lantaran Sido Muncul mau membantu dan terjun langsung membimbing para petani kapulaga agar hasil tanam mereka baik dan berkualitas.

“Jadi kami di desa budidaya tanaman kapulaga. Alhamdulillah dari tahun 2018 kita bersama dengan PT Sido Muncul, sekali kirim 1 bulan 4 sampai 5 ton. Kita juga dibimbing, dibina disupport supaya bisa produksi bahan jamu yang sesuai stndar, dulu sebelum dibina kami suka ditolak sekarang sudah enggak lagi,” pungkas Sobirin.

Gandeng Dokter Indonesia, Sido Muncul Ingin Tunjukkan Produknya Aman dan Terpercaya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menggandeng dunia kedokteran, dalam rangka meningkatkan kepercayaan khalayak luas akan produknya.

Tak hanya itu, Sido Muncul mengajak puluhan dokter dari berbagai rumah sakit di Indonesia untuk mengunjungi pabrik Sido Muncul di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, dan melihat langsung proses produksi produk-produk Sido Muncul, Rabu (9/8).

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat mengatakan, para dokter yang juga direksi dari berbagai rumah sakit ternama di Indonesia sengaja diajak ke pabrik untuk menyaksikan bagaimana produk – produk Sido Muncul dibuat. Selain itu, Irwan juga ingin menunjukkan jika produk Sido Muncul aman dan terpercaya.

“Jadi Sido Muncul ingin para dokter ini tahu bagaimana produk Sido Muncul diproses, meliputi bahan baku, uji laboratoriumnya mulai pemeriksaan fisika, mikrobiologi, kimia, cemaran logam berat dan lain sebagainya, serta proses quality control (QC) dan quality assurance (QA). Dengan begitu, para dokter bisa mengenal jauh bagaimana Sido Muncul mengolah produk,” kata Irwan Hidayat, di sela kunjungan puluhan dokter dari berbagai rumah sakit di Indonesia.

Irwan berharap, obat herbal dari Sido Muncul dapat digunakan sebagai pendamping obat-obatan modern di rumah sakit. Sido Muncul sendiri bahkan sudah memiliki pojok jamu atau outlet di sejumlah rumah sakit di Indonesia.

“Kita masuk rumah sakit karena sudah memenuhi persyaratan, baik secara perijinan di BPOM serta Undang-undang Kesehatan,” ujarnya.

Dijelaskan, selama ini produk herbal Sido Muncul yang sudah masuk ke rumah sakit masih terbatas pada suplemen makanan, seperti temulawak, kunyit, sambiloto dan lain sebagainya. Melalui kunjungan para dokter ini, Irwan berharap produk herbal dan suplemen kesehatan dari Sido Muncul dapat makin diterima di rumah sakit sebagai pendamping kesehatan.

“Sebenarnya cara untuk mencapai kesehatan itu kan banyak. Obat-obat herbal itu sebenarnya juga berkhasiat dan bisa membantu masyarakat yang sakit, bisa dikonsumsi sendiri atau sebagai pendamping obat modern,” jelas Irwan

Salah satu peserta, Dokter Jack Pradono yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta mengaku, sangat terkesan dengan produksi jamu dan herbal milik Sido Muncul. Dokter Jack juga merasa takjub melihat bagaimana Sido Muncul menjaga kebersihan, mutu dan kaidah-kaidah pembuatan jamu serta obat tradisional yang baik.

“Nah kami kan selama ini hanya menggunakan produknya, tapi tidak tahu prosesnya. Maka sekarang kami menyaksikan proses pembuatan itu dan semakin yakin, mantap dan bisa lebih percaya lagi ke depannya dalam menggunakan obat ini untuk kami konsumsi sendiri, maupun untuk pasien di rumah sakit,” terang Dokter Jack.

Setelah kunjungan ke Pabrik Sido Muncul, Dokter Jack pun berencana untuk mengintegrasikan produk jamu dan herbal dengan layanan kesehatan di rumah sakitnya.

“Yang dilakukan ini masih untuk pencegahan dan juga kegiatan promotif untuk pemeliharaan kesehatan. Ke depannya kami melihat apakah peluang-peluang itu bisa dilakukan terutama untuk penyakit diabetes ringan atau hipertensi,” lanjut Jack.

Hal senada dikatakan Direktur RSUD Bali Mandara, Dokter Ketut Suarjaya. Menurutnya, proses pembuatan produk jamu dan herbal di Sido Muncul membuatnya sangat terkesan.

“Saya dapat kesempatan luar biasa berkunjung ke PT Sido Muncul, ke pabrik tempat produksi. Mulai dari awal, bagaimana manajemennya, bahan bakunya, pengelolaan dan pengolahan obat tradisional yang baik, sampai dengan kontrol kualitasnya sangat bagus,” ungkap Ketut.

Usai kunjungan ini, pihaknya juga berencana untuk mengembangkan pemakaian obat herbal di Pulau Bali.
Apalagi, pemakaian jamu, herbal dan rempah di Bali bukanlah hal yang baru.

“Ini pengalaman sangat baik, karena kami di Provinsi Bali juga mengembangkan pelayanan kesehatan tradisional dengan berbasis obat herbal ini. Pemprov Bali juga memiliki tempat pengolahan pasca panen, tempat tanaman obat, juga memproduksi obat herbal tapi masih sangat sederhana. Kunjungan ke sini memberi pemahaman lebih, karena kami yakini PT Sido Muncul memproduksi obat herbal yang memang sudah berkualitas. Tentu dijamin keamanan dan khasiatnya,” tukas Ketut.

Sebagai informasi, dokter yang datang berasal dari sejumlah rumah sakit di antaranya Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno Surakarta, RSUD Bali Mandara, Rumah Sakit Panti Wilasa Semarang, Rumah Sakit Banyumanik 2 Semarang, dan lain-lain.

Tak hanya dokter, para akademisi dan pegawai pemerintahan juga turut datang, meliputi dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, UPTD Kesehatan Pengobat Tradisional Bali, Universitas Bali Internasional, Fakultas Kedokteran Universitas Ganesha dan banyak lagi.

JNE Kembali Raih Penghargaan PR Person Awards 2023

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – JNE raih penghargaan kedua kalinya PR Person Award 2023 dalam acara Indonesia Public Relations Summit 2023. Penghargaan diberikan langsung oleh Bram S. Putro sebagai Founder and CEO The Iconomics, yang diterima oleh Eri Palgunadi, selaku SVP Marketing Group Head di JS Luwansa Hotel Jl. H.R Rasuna Said Kav. C-22 Jakarta Pusat, Jumat (4/8/2023).

Acara yang diselenggarakan The Iconomics adalah untuk mendukung berbagai inovasi dan terobosan yang dilakukan perusahaan di Indonesia yang berhasil membangun corporate image dan pengelolaan kegiatan Public Relations (PR) yang kuat dengan melakukan strategi komunikasi, cara melewati krisis, serta bagaimana mempersiapkan strategi untuk menyambut kesuksesan di tahun yang akan datang.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan pilihan redaksi Iconomics dan team riset Axia, dengan melibatkan pengamat kehumasan dan media lain dengan kriteria; Exposure, Influence dan Creativity.

Eri Palgunadi, SVP Marketing Group Head mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan istimewa ini. “

“Mewakili seluruh karyawan dan manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar – besarnya kepada The Iconomics atas penghargaan 4Th PR Person Awards 2023. Semoga penghargaan yang diraih ini menjadi motivasi manajemen dan karyawan untuk terus menjalankan performa kerja yang prima dan melanjutkan komitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan bisnis,” katanya

Dalam menjalankan berbagai kegiatan di perusahaan, JNE selalu mengusung semangat ‘Connecting Happiness’ dan prinsip berbagi, memberi dan menyantuni. Makna dari prinsip tersebut adalah dapat memberikan manfaat bagi kehidupan banyak orang, karyawan mau pun masyarakat.

“Hal ini diwujudkan dengan program yang diselenggarakan untuk masyarakat luas sebagai dukungan nyata di bidang social, olahraga, budaya, sampai dengan program acara edukatif untuk pemberdayaan komunitas mau pun UKM,” ujarnya

Komitmen JNE sebagai perusahaan ekspres dan logistik nasional, untuk berkontribusi secara nyata selama 33 tahun terhadap kemajuan perekonomian Bangsa serta Negara, diwujudkan dalam berbagai langkah bisnis yang dapat menjadi peluang bagi masyarakat.

“Pengembangan bisnis terus dilakukan dengan meningkatkan berbagai sektor penting agar JNE memiliki kualitas pelayanan terbaik, sehingga dapat selalu bermanfaat bagi seluruh stakeholder, pelanggan, maupun para mitra,” ujar Eri.