spot_img
Beranda blog Halaman 370

Polda Jateng Berhasil Tangkap Jaringan Peretas HP Modus File APK

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komplotan peretas HP dengan modus menyebarkan file APK berhasil ditangkap Polda Jateng. Empat orang pelaku termasuk dua orang diantaranya merupakan bapak dan anak berhasil diamankan. Hal tersebut diungkapkan Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes. Pol. Dwi Subagio, S.I.K., Selasa (8/8/23).

“Keempat pelaku ini ditangkap di tiga lokasi berbeda. Dua pelaku bapak-anak berinisial IW (42) dan RJ (22) ditangkap di Tulung Selapan, OKI, Sumatera Selatan tanggal 30 Juli 2023. Dari pengembangan kedua pelaku, petugas kemudian menangkap dua pelaku yaitu HAR di Tisnogambar, Jember, Jawa Timur dan RD di Pasir Wangi, Garut, Jawa Barat,” jelas Dirreskrimsus.

Kombes. Pol. Dwi Subagio mengatakan adapun peran dari para pelaku yaitu IW dan RJ dari Palembang berperan menyebarkan APK, melakukan peretasan, membeli nomor rekening dan menipu sejumlah korban untuk transfer uang. Sedangkan pelaku HAR dan RD berperan calo dan penjual nomor rekening.

“Sindikat ini skalanya nasional karena dari beberapa wilayah dan korbannya masif bukan hanya Jateng saja. Dimungkinkan masih ada jaringan lain yang lebih besar. Saat ini masih kami masih melakukan pendalaman,” jelasnya.

Diperkirakan jumlah masyarakat yang menjadi korban peretasan oleh para pelaku mencapai lebih dari 100 orang. 48 orang di antaranya bahkan dikuras rekeningnya hingga mencapai milyaran rupiah. Polisi juga meminta agar masyarakat berhati-hati ketika menerima file dari sumber yang tidak jelas. Apalagi, jika sudah teretas para pelaku akan sangat mudah menguasai ponsel korban.

“Ini yang menjadi perhatian kami, handphone yang telah diretas para pelaku segala apa pun yang ada di handphone tersebut berhasil dikuasai oleh para pelaku. Tinggal dia mau ambil dari mana bisa dari kontaknya, fotonya, SMS-nya atau dari Whatsappnya. Jadi apa pun yang kita lakukan itu bisa diretas dan m-Banking bisa ditelusuri oleh mereka sendiri. APK ini merupakan aplikasi yang sangat berbahaya,” jelas Dirreskrimsus.

Dirreskrimsus menerangkan ciri HP yang sudah diretas pelaku di antaranya ada aktivitas aneh di HP (layar HP bergerak sendiri) padahal tidak dioperasikan, baterai cepat habis, dan HP terasa panas bahkan bila tidak beroperasi. Hal ini menandakan ada aplikasi lain yang berjalan di HP dan pelaku menguasai HP kita.

Untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan menekan file APK yang didapat dari perpesanan di HP. Bila mendapati pesan yang berisi file APK agar mengkonfirmasi pengirim dengan menghubungi melalui nomor seluler.

“Bila menerima file undangan atau promosi agar dikonfirmasi pada pengirim melalui nomor telepon seluler pengirim. Jika setelah dikonfirmasi ternyata yang bersangkutan mengaku tidak mengirim, lebih baik diabakan saja (undangan atau file yang dikirimkan tersebut),” ungkap Dirreskrimsus.

Namun bila sudah terlanjur mengeklik file yang dikirimkan, agar segera mematikan paket data dan mengaktifkan mode pesawat. Setelah itu segera hubungi pihak perbankan melalui nomor seluler untuk mengantisipasi bila terjadi transaksi mencurigakan agar mengkonfirmasi melalui telepon seluler.

Saat ini para pelaku diamankan di ruang tahanan Mapolda Jateng. Mereka dijerat dengan pasal 35 dan pasal 51 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE, pasal 81, pasal 82, dan pasal 85 UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana, serta pasal 65 dan 67 UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara dan denda 12 milyar rupiah.

Kejaksaan Agung Periksa 4 Orang Saksi Terkait Perkara Komoditi Emas

0
Gold prices

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 4 orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas tahun 2010 s/d 2022, Selasa (8/8).

Adapun mereka merupakan HW Direktur Operasi PT Antam, Tbk Tahun 2017, AHS selaku Corporate Secretary PT Antam, Tbk Tahun 2017, PPOK selaku Plt. Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara Badan Kebijakan Fiskal pada Kementerian Keuangan Tahun 2020, dan AK selaku Refining PT Pegadaian Galeri 24 Jakarta.

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut Sumadena mengatakan keempat orang saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi.

” Saksi diperiksa berdasakan keempat orang saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi,” jelasnya dalam keterangan pers.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud.

Wisuda ke-171 Undip, Rektor : Jaga dan Tegakkan Integritas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro melaksanakan upacara wisuda ke-171 yang dilaksanakan dalam 14 tahap yakni pada tanggal 8, 9, 14, 15, 16, 18, 21 Agustus 2023 yang bertempat di Gedung Prof. Soedarto, S.H. Kampus Undip Tembalang.

Dalam laporannya Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan menyampaikan bahwa wisuda ini diikuti oleh sebanyak 4.077 orang wisudawan, yang meliputi program Doktor 48 orang; Magister 518 orang; Spesialis 61 orang; Profesi 252 orang; Sarjana 2.697 orang; Sarjana Terapan 282 orang; dan Diploma 219 orang.

“Sebagai upaya menjaga sinergi antara Undip dengan para lulusannya, Undip mengharapkan kerjasama dari alumni untuk memberikan umpan balik melalui tracer study Undip https://tracerstudy.undip.ac.id,” kata Prof Faisal.

“Semoga semua wisudawan senantiasa sukses dalam meniti karir dan selalu menjadi teladan yang baik bagi masyarakat. Kami sungguh bangga atas capaian prestasi akademik yang diraih para wisudawan,” lanjutnya.

Pada kesempatannya Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama S.H., M.Hum. mengatakan bahwa Undip meraih ranking 1 Nasional Universitas yang alumniya paling cepat mendapat pekerjaan berdasar QS Ranking for employability 2021-2022; Rangking 2 nasional dan ranking 30 dunia Sustainable university berdasar UI Greemetric 2020, 2021 dan 2022; Ranking 2 Nasional PTNBH Terbaik tahun 2021 dan 5 Besar PTNBH Terbaik 2022; Top 8 National rank for World University Rank 2023 Versi QS WUR; 5 Besar universitas terfavorit 5 tahun berturut turut; Lebih dari 20 Prodi terakreditasi Internasional, ABEST, FIBAA dan ASIIN; dan 24 Prodi ranking1 s.d. 3 prodi terbaik di tingkat nasional.

“Ilmu yang kita pelajari selama ini sesungguhnya adalah media keterhubungan kita dengan Sang Khalik. Dengan ilmu itulah kita akan beribadah dalam bentuk ilmu amaliah, didalamnya harus dilandasi dengan integritas yang bersendikan pada kejujuran, kebenaran, dan keadilan. Tanpa adanya integritas ilmu hanya akan sekadar menjadi alat kekuasaan belaka bahkan justru dapat merugikan orang lain, sehingga kita harus menjaga dan menegakkan integritas dalam melaksanakan tugas keilmuan,” tegas Prof Yos.

“Majulah terus alumni Undip, pantang mundur, sekali layar terkembang surut kita berpantang, Ever Forward never retreat. Semoga kegemilangan dan kesuksesan akan selalu menyertai kita semua,” pungkas Rektor.

Agius Ingin PSIS Lebih Produktif Saat Lawan Arema FC

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius menyampaikan bahwa timnya ingin lebih produktif dibanding laga-laga sebelumnya menjelang laga kandang melawan Arema FC dalam lanjutan pekan ketujuh BRI Liga 1 2023/2024, di Stadion Jatidiri, Rabu (9/8), kick off pukul 15.00 WIB.

Ia menyebut, belakangan memang Laskar Mahesa Jenar mengalami kebuntuan dalam mencetak gol. Oleh sebab itu, laga lawan Arema pastinya akan lebib produktif.

“Tiga laga terakhir kami belum bisa cetak gol. Maka dari itu di laga besok kami akan mencoba cara lain agar bisa kembali produktif,” ungkap Agius dalam sesi jumpa pers, Selasa (8/8/2023), sore.

Agius mengatakan meski persiapan mepet timnya juga udah melakukan recovery agar stamina pemain selalu terjaga.

“Kemarin kami sudah melakukan evaluasi dan recovery. Namun juga diselingi beberapa taktikal dan evaluasi dari game terakhir. Yang jelas, kami siap dalam laga besok,” ujarnya

Agius menambahkan bahwa kondisi Taisei Maurukawa kemungkinan besar sudah bisa dimainkan. Hanya dalam laga kali ini, sambungnya, PSIS masih belum bisa diperkuat 4 pemainnya seperti Fortes, Vitinho, lalu juga Wawan Febrianto dan Fredyan Wahyu.

“Marukawa mungkin tersedia. Namun 4 pemain penting kami belum bisa,” tambahnya.

Sementara, perwakilan pemain Giovani Numberi menuturkan bahwa rekan-rekannya sudah siap bermain. Ia juga menyadari jika Arema FC adalah tim yang baik. Namun dengan persiapan yang sebetulnya mepet dan taktikal dari pelatih, dirinya mengaku siap dan termotivasi meraih poin penuh.

“Kami harus meraih poin penuh karena dua laga sudah tidak maksimal. Kami mohon dukungannya,” pungkas Gio sapaan akrabnya.

Tangani Stunting, Wali Kota Semarang Integrasikan Rumah Pelita dengan Rumah Sigap

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali Kota Semarang meresmikan Rumah Sigap (Siapkan Generasi Anak Berprestasi) yang terintegrasi dengan Rumah Pelita di Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Selasa (8/8).

Berbagai inovasi dalam mengatasi persoalan stunting terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang.

Pada kesempatan tersebut, Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan perbedaan keduanya. Menurutnya, Rumah Pelita lebih menitikberatkan pada penanganan anak-anak yang sudah mengalami stunting. Sedangkan Rumah Sigap lebih menitikberatkan pada penanganan pra stunting ataupun anak-anak yang memiliki resiko stunting.

“Alhamdulillah hari ini sudah terealisasi, namanya Rumah Sigap, yang mana Rumah Sigap ini terintegrasi dengan Rumah Pelita. Di mana Rumah Sigap ini lebih banyak melakukan penanganan pra stunting atau anak-anak yang memiliki resiko stunting. Sementara di Rumah Pelita ini adalah untuk penanganan anak-anak yang stunting. Jadi ini adalah rumah yang sudah terintergasi,” ujar perempuan yang akrab disapa Mbak Ita.

Rumah Sigap sendiri merupakan bentuk kerja sama kemitraan antara Tanoto Foundation dengan Pemerintah Daerah, dalam hal ini adalah Pemerintah Kota Semarang. Keunggulan dari program kemitraan ini adalah memberikan pelayanan penanganan mental, motorik, edukasi, kegiatan konsultasi kepada anak maupun orang tuanya, termasuk juga melakukan stimulasi yang cukup supaya membantu pertumbuhan dan perkembangan otak anak-anak.

Wali kota perempuan pertama di Kota Semarang tersebut juga menyampaikan jika pihaknya akan meluncurkan program baru untuk membantu menurunkan angka stunting di Kota Semarang. Program baru ini nantinya akan melibatkan organisasi kepemudaan seperti GenRe (Generasi Berencana), Forum Anak, Karang Taruna, Forum OSIS dan lain sebagainya.

“Tanggal 17 Agustus nanti, Pemerintah Kota Semarang akan melakukan launching, namanya Melon Mas singkatan dari Milenial Gotong Royong Atasi Stunting. Jadi itu kolaborasi kami mengajak milenial, karena milenial ini akan juga bisa membantu memberi penjelasan kepada teman-temannya. Ini nanti bisa menjadi contoh, bagaimana anak milenial mendorong upaya penurunan stunting,” ujarnya.

Mbak Ita berharap dengan adanya Rumah Pelita dan Rumah Sigap ini nantinya dapat menurunkan kasus stunting, termasuk juga dalam upaya pencegahan terjadinya kasus stunting baru. Target dari Pemerintah Kota Semarang sendiri mengenai masalah stunting di Kota Semarang adalah nol kasus stunting pada tahun 2024. “Semoga dengan adanya Rumah Sigap dan juga Rumah Pelita dapat menurunkan dan juga mencegah, baik ibu anemia maupun anak-anak yang resiko stunting,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Departemen Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini Tanoto Foundation, Eddy Henry mengapresiasi inovasi Pemerintah Kota Semarang dengan membuat Rumah Pelita. Dirinya juga mengungkapkan akan mendampingi program integrasi antara Rumah Pelita dengan Rumah Sigap selama 3 tahun ke depan. Lebih lanjut, pihaknya juga akan melakukan studi perihal dampak dari program yang sudah dilaksanakan ini.

“Ini adalah kombinasi yang sangat tepat sekali, perlu kita garis bawahi ini adalah pertama kali yang kita saksikan di Indonesia. Ini adalah inovasi yang luar biasa dari Pemerintah Kota Semarang. Kami akan dampingi terus minimum selama 3 tahun dan kita akan lakukan studi mengenai dampaknya,” pungkas Eddy.

Gratis Selama Seminggu, Trans Jateng Solo-Sukoharjo-Wonogiri Resmi Beroprasi

0

WONOGIRI (Pertamanews.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan Koridor VII Trans Jateng rute layanan Solo-Sukoharjo-Wonogiri di Alun-alun Giri Krida Bakti, Selasa (8/8/2023). Ganjar mengatakan, Trans Jateng ini merupakan jawaban dari pemerintah untuk memberi aksesibilitas bagi masyarakat di tiga daerah tersebut.

“Pas di akhir saya menjabat kami launching yang terakhir sehingga menggenapkan seluruh program, sehingga lengkap. Mudah-mudahan bermanfaat,” ujarnya usai menjajal armada Trans Jateng dari Wonogiri ke Sukoharjo.

Di koridor ini, total dioperasionalkan 12 unit armada, 2 armada ramah difabel, dan satu armada cadangan. 14 unit armada tersebut akan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 19.00 WIB, setiap hari. Bus berangkat dari Terminal Tirtonadi Solo hingga Terminal Tipe C Wonogiri.

Ganjar mengatakan, Trans Jateng koridor VII ini juga menggunakan tarif yang sama dengan koridor lainnya. Yakni Rp2.000 untuk pelajar, buruh dan veteran. Sedangkan penumpang umum dikenakan tarif Rp4.000.

“Kami masih mendedikasikan kepada kawan-kawan buruh, pelajar, orang-orang tua, veteran dengan tarif khusus sebagai sebuah tindakan afirmasi kepada mereka,” katanya.

Selama masa promo, tarif Trans Jateng rute Solo-Sukoharjo-Wonogiri digratiskan seminggu mulai Selasa (8/8/2023) hingga Minggu (15/8/2023).

Koridor VII ini terintegrasi dengan layanan Trans Jateng rute Solo-Sumberlawang di Terminal Tipe A Tirtonadi dan transportasi umum di sekitarnya. Sehingga layanan ini semakin mengkoneksikan wilayah yang ada di Jateng.

“Koridor ini mudah-mudahan akan terus berjalan dan terintegrasi dengan layanan yang ada di daerah. Umpama angkutan-angkutan yang masuk ke desa. Sehingga warga itu kalau pergi dari titik ke titik tidak mengalami kesulitan,” ucap Ganjar.

Trans Jateng diharapkan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan. Ganjar pun titip pesan kepada para kru bus untuk selalu ramah dan tetap menjaga kebersihan.

“Dari sisi kebersihan saya mengingatkan terus menerus pada pelayannya untuk menjaga standar minimal. Maka tadi saya cek di tas kru isinya sarung tangan, alat pembersih. Itu kewajiban yang harus mereka lakukan,” kata Gubernur Jateng dua periode itu.

BRT Trans Jateng sendiri memiliki berbagai fasilitas memadai untuk kenyamanan dan keamanan penumpang. Seperti GPS, kamera pengawas, hingga perlengkapan medis di Kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K).

Dengan diresmikannya koridor baru ini, Trans Jateng kini melayani 7 rute perjalanan. Di antaranya Semarang-Bawen, Purwokerto-Purbalingga, Semarang-Kendal, Magelang-Purworejo, Solo-Sragen, Semarang-Grobogan, dan terbaru Solo-Sukoharjo-Wonogiri.

Butuh Dukungan, Gali dan Dewangga Ingin Jatidiri Penuh Hadapi Arema FC

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dua pemain PSIS Semarang yang begitu terpukul usai laga hadapi Madura United yakni Paulo Gali Freitas dan Alfeandra Dewangga Santosa mengajak kepada para suporter dan penonton untuk memenuhi Stadion Jatidiri dalam laga terdekat.

Rabu esok (9/8) pukul 15.00 WIB, PSIS akan menghadapi Arema FC dalam laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2023/24.

Oleh karena itu, Gali dan Dewangga menyebut dukungan suporter akan sangat membantu PSIS dalam memenangkan laga menghadapi Arema FC.

“Ayo suporter Panser Biru dan Snex penuhi Stadion Jatidiri, Semarang untuk laga lawan Arema. Karena kami butuh dukungan kalian untuk memenangkan laga besok,” tutur Gali Freitas pada Senin (7/8).

Senada dengan Gali, Dewangga pun menyebut hal yang sama. Pemain berusia 22 tahun ini mengatakan bahwa dukungan dari suporter sangat penting untuk PSIS.

“Doa dan dukungan langsung teman-teman suporter di Stadion Jatidiri sangat penting untuk kami dalam memenangkan laga besok. Semoga kami bisa bermain bagus dan memenangkan laga besok Rabu,” tandas Dewangga.

Rugikan Negara Rp 5,4 Miliar, Kejagung Amankan Buronan Kasus Korupsi Permukiman Transmigrasi

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung bersama Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung berhasil mengamankan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri Bangka Barat.

Pelaku diamankan Tim Tabur ditempat persembunyiannya di Pasar Pasir Gintung, Tanjung Karang, Bandar Lampung, pada pukul 08.00 WIB, Selasa (8/8).

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut Sumadean menjelaskan, penangkapan AP dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat Nomor: PRINT-05/L.9.13/Fd.1/03/2023 tanggal 17 Maret.

“AP merupakan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa penyalahgunaan penataan aset pelaksanaan pengembangan permukiman transmigran di Desa Jebus, Kabupaten Bangka Barat Tahun 2021,” ungkap Ketut dalam keterangan persnya, Selasa (8/8).

Akibat ulahnya, negara dirugikan sebesar Rp5.468.860.000 (lima miliar empat ratus enam puluh delapan juta delapan ratus enam puluh ribu rupiah).

AP merupakan warga Komplek Transmigrasi RT 04, Desa Jebus, Kecamatan Jebus Bangka Barat. Yang bersangkutan sehari-hari bekerja sebagai Pegawai Honorer Lepas (PHL) Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

AP diamankan karena ketika dipanggil sebagai tersangka oleh Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Bangka Barat, yang bersangkutan tidak berada di alamat yang selama ini dihuni, dan tidak diketahui keberadaannya. Oleh karenanya, AP dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ketika diamankan AP tak melakukan perlawanan.
Kini tersangka dibawa ke kantor Kejaksaan Tinggi Lampung untuk dilakukan serah terima.

Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum.

“Saya mengimbau kepada seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI, agar segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya. Sebab tidak ada tempat bersembunyi yang aman.”, tegas ST Burhanuddin.

Wakil Jaksa Agung : Wujudkan Indonesia Maju dan Junjung Penegakan Hukum

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Wakil Jaksa Agung Dr. Sunarta membuka sekaligus membacakan amanat dalam Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXX (80) Gelombang II Tahun 2023 dengan tema “Jaksa BerAKHLAK untuk Indonesia Maju”, Selasa (8/8).

Dalam amanatnya, Wakil Jaksa Agung mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI beserta jajaran yang telah bekerja keras dan maksimal sehingga PPPJ Angkatan LXXX (80) Gelombang II Tahun 2023 dapat terlaksana.

Hal yang sama juga diucapkan oleh Wakil Jaksa Agung kepada Jaksa Agung Muda Pembinaan yang telah bersungguh-sungguh melakukan proses seleksi peserta PPPJ Gelombang II Tahun 2023 sehingga 320 peserta telah lolos dan memenuhi syarat.

“Semoga melalui kegiatan PPJ Angkatan LXXX (80) Gelombang II Tahun 2023 dapat membentuk, membangun dan menanamkan kedisplinan dan jiwa korsa bagi para Calon Jaksa yang merupakan penerus tongkat estafet perjuangan penegakan hukum di Indonesia,” ujar Wakil Jaksa Agung.

Kemudian, Wakil Jaksa Agung menyampaikan bahwa tema PPPJ Angkatan LXXX (80) Tahun 2023 sangat relevan dengan kondisi saat ini, yang menuntut Jaksa untuk dapat tampil dan berperan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan hukum yang berkembang cepat dan dinamis, dengan tetap mengedepankan hati nurani dan pendekatan hukum yang humanis.

“Tema tersebut juga selaras dan sejalan dengan kebijakan Pemerintah yang aktif melakukan transformasi Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk seluruh insan Adhyaksa melalui penerapan Core Value BERAkhlak sehingga diharapkan para Jaksa memiliki karakter BERorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.”

Lanjutnya, pembentukan karakter tersebut salah satunya diimplementasikan melalui PPPJ yang merupakan langkah awal dan kawah Candradimuka untuk membentuk figur Jaksa yang didambakan masyarakat.

“Jaksa BERAkhlak merupakan jawaban untuk mewujudkan Indonesia Maju dan mampu menyikapi seluruh dinamika penegakan hukum. Untuk itu, dibutuhkan figur Jaksa yang memiliki kecerdasan intelektual dengan didukung kapabilitas, profesional dan integritas yang membentuk kecerdasan emosional dan sosial serta Jaksa yang responsif terhadap perubahan dan mewujudkan tujuan organisasi,” imbuh Wakil Jaksa Agung.

Selanjutnya, Wakil Jaksa Agung menyampaikan PPPJ merupakan tonggak awal bagi peserta untuk menghadapi semua tantangan dalam proses penegakan hukum. Hal tersebut tentu tidak mudah untuk diraih karena butuh perjuangan. “Tunjukkan bahwa kalian merupakan tunas Adhyaksa terbaik yang siap dan mampu meneruskan tongkat estafet dalam penegakan hukum di bawah Panji Adhyaksa,” seru Wakil Jaksa Agung.

Wakil Jaksa Agung menegaskan pelaksanaan PPPJ bukan hanya rutinitas belaka dalam melahirkan Jaksa-Jaksa yang baru. Namun lebih dari itu, melalui PPPJ akan melahirkan Jaksa-Jaksa Paripurna yang mampu mengintegralkan kecerdasan intelektual dengan hati nurani yang berintegritas.

“Saya ingatkan sekali lagi, PPPJ merupakan sarana mendidik dan membentuk karakter serta integritas seorang Jaksa sebagai modal bagi dirinya untuk masuk ke tengah-tengah masyarakat dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang secara profesional yang didasarkan pada nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa.”

Dalam kesempatan ini juga, Wakil Jaksa Agung mengingatkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu cepat dan pesat, perubahan sosial masyarakat melalui media sosial juga tidak dapat dibendung dan perkembangan hukum juga sangatlah dinamis.

Menyikapi hal tersebut, PPPJ menjadi momentum tepat guna menciptakan Jaksa-Jaksa yang adaptif, dengan perubahan melalui proses pembelajaran ataupun transfer keilmuan lain sebagai bekal dalam menghadapi tantangan dimaksud.

Wakil Jaksa Agung juga berpesan agar seluruh peserta PPPJ untuk tetap santun dalam bermedia sosial, tetap menerapkan pola hidup sederhana, jaga diri dari perbuatan tercela dan jangan larut dalam euforia dengan kewenangan.

Tidak kalah penting, Wakil Jaksa Agung juga berpesan agar terus menimba ilmu, menambah pengetahuan dan kedepankan hati nurani karena Ilmu yang dipelajari dengan akal serta nurani akan menghasilkan penerapan hukum yang sarat akan moral dan kemaslahatan bagi masyarakat, bangsa dan negara.

“Tidak kalah pentingnya, saya harapkan juga agar para peserta diberikan bekal dan penguatan moral sehingga dapat membentuk adab dan etika yang tentunya akan semakin memberikan nilai tambah bagi institusi dan berguna untuk mewujudkan Indonesia maju,” ujar Wakil Jaksa Agung.

Sebelum mengakhiri pengarahan, Wakil Jaksa Agung menyampaikan kepada Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI beserta jajaran dan para widyaiswara, “Saya titipkan tunas-tunas Adhyaksa ini, tunas adhyaksa calon penerus masa depan Kejaksaan.”

Hadir dalam pembukaan PPPJ Angkatan LXXX (80) Gelombang II Tahun 2023 yaitu Kepala Komisi Kejaksaan RI, Jaksa Agung Muda Pembinaan, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Jaksa Agung Muda Pidana Militer, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Para Staf Ahli Jaksa Agung, serta Pejabat Eselon II di Lingkungan Kejaksaan Agung dan Badan Diklat Kejaksaan RI.

Presiden Ajak Parlemen ASEAN Bersama Wujudkan Kesejahteraan Berkeadilan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membuka Sidang Umum ke-44 ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Senin (07/08/2023) pagi. Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa parlemen adalah cermin keterwakilan suara rakyat. Oleh karena itu, aspirasi rakyat ASEAN harus dikedepankan dan kepentingan mereka harus diperjuangkan.

“Kita harus bersama-sama memperjuangkan kesejahteraan rakyat kita, kesejahteraan yang berkeadilan,” ujar Presiden.

Presiden pun mengaku bersyukur karena di tengah ketidakpastian dunia, pertumbuhan ekonomi ASEAN tetap stabil. Bahkan, lanjut Presiden, oleh The Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), Asia Tenggara dianggap sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dunia.

“Sebagai ketua ASEAN, Indonesia ingin menjadikan kawasan ASEAN tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia, sebagai epicentrum of growth. Oleh karena itu, integrasi ekonomi ASEAN harus diperkuat, hambatan perdagangan dengan mitra ASEAN harus dihilangkan, kerja sama ekonomi yang setara dan saling menguntungkan harus ditingkatkan,” ujarnya.

Selain itu, kata Presiden, survei Europeran Union-ASEAN Business Sentiment yang melibatkan 600 sektor swasta Uni Eropa menunjukkan 63 persen responden meyakini ASEAN sebagai kawasan dengan kesempatan ekonomi terbaik. Kemudian, sebanyak 80 persen melihat ASEAN sebagai kawasan penting dan 84 persen menyatakan ingin meningkatkan angka perdagangan dengan ASEAN

“Survei tersebut menunjukkan bahwa trust/kepercayaan terhadap ASEAN sangat tinggi, dan tugas kita semua untuk menggunakan trust tersebut, menggunakan kepercayaan tersebut untuk membangun Asia Tenggara yang sejahtera,” ujar Presiden.

Kepala Negara pun menegaskan pentingnya dukungan parlemen ASEAN dan juga kerja keras semua pihak untuk wujudkan harapan tersebut.

“Itu semua membutuhkan dukungan parlemen ASEAN. Kita semua perlu kerja keras agar harapan tersebut dapat terwujud. Sekali lagi, Piagam ASEAN dibuka dengan ‘We, the Peoples’ artinya kepentingan rakyat ASEAN di atas segala-galanya,” tandasnya.

DPR RI menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sidang Umum ke-44 AIPA yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 10 Agustus 2023. Sidang Umum AIPA ini mengusung tema ‘Responsive Parliaments for a Stable and Prosperous ASEAN’ atau ‘Parlemen yang Responsif untuk ASEAN yang Stabil dan Sejahtera’.

Hadir dalam acara ini, antara lain, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta Sekretaris Jenderal AIPA Siti Rozaimeriyanty Dato Haji Abdul Rahman.