spot_img
Beranda blog Halaman 392

Padma Hotels Raih Penghargaan Tripadvisor Travellers Choice Awards 2023

0

BALI (Pertamanews.id) – Padma Hotels dengan bangga mengumumkan bahwa Padma Resort Legian, Padma Resort Ubud, properti terbarunya Padma Hotel Semarang, dan Resinda Hotel Karawang menerima beberapa penghargaan bergengsi pada TripAdvisor Travellers’ Choice Awards 2023, Rabu (24/5).

Sesuai dengan namanya, TripAdvisor Travellers’ Choice Awards adalah suatu penghargaan bagi industri pariwisata dan perhotelan unggulan atas pencapaian gemilangnya di berbagai kategori berdasarkan jutaan ulasan pelancong dari seluruh dunia. Dengan mengedepankan nilai warisan budaya Indonesia, Padma Hotels senantiasa menyuguhkan kekayaan budaya lokal, serta menawarkan keramahan khas Indonesia.

Terletak di sepanjang tepi pantai Legian yang popular, Padma Resort Legian menjadi tujuan destinasi yang menawan, di mana keanggunan kontemporer berpadu dengan inspirasi desain Bali. Selain itu, fasilitas-fasilitas resor kelas dunia dan ruang pertemuan kian disempurnakan oleh kehangatan dan keramahan khas Bali. Digambarkan oleh banyak tamu sebagai “rumah kedua”, Padma Resort Legian, dengan Hotel Manager Kristanti Tannady, bertujuan untuk menjadikannya lebih dari sekedar resor mewah. Dengan visi untuk menciptakan tempat yang berkesan di mana setiap tamu selalu merasakan kenyamanan seperti di rumah sendiri.

Dikelilingi hutan bambu Payangan yang mempesona, Padma Resort Ubud hadir sebagai destinasi layaknya surga yang mewah dan menyenangkan, sesuai dengan standar Padma Hotels. Resor ini menyuguhkan pemandangan indah dari setiap kamar dan infinity pool air hangat sepanjang 89 meter yang sangat terkenal. “Merupakan keinginan terbesar kami untuk memberikan layanan yang tulus dan personal sehingga benar-benar membuat tamu kami merasa betah selama mereka tinggal bersama kami.” ungkap Sudiman Arpan, General Manager Padma Resort Ubud.

Dengan komitmen teguh untuk memberikan yang terbaik, properti terbaru dari Padma Hotels, Padma Hotel Semarang menjadi standar dan tolok ukur baru untuk akomodasi terbaik bagi para pelancong. Terinspirasi dari warisan keberagaman budaya Jawa Tengah, Padma Hotel Semarang mempresentasikan hal tersebut dengan indah, di mana setiap sudut dirancang dengan pesona dan keunikan budaya lokal. General Manager, Eti Rusmiati, menyatakan, “Kami benar-benar merasa terhormat telah mendapatkan penghargaan sebesar TripAdvisor sebagai pendatang baru di industri ini. Hal ini mendorong semangat kami untuk terus memberikan layanan terbaik kepada para tamu kami.”

Membawa suasana resor tropis ke kawasan industri Karawang, Resinda Hotel Karawang, Managed by Padma Hotels, adalah pilihan terbaik untuk para tamu bersantai di sela kesibukannya. Kolam renang yang terinspirasi dari laguna serta pilihan restoran modern hanyalah beberapa dari sekian banyak fasilitas yang ditawarkan. General Manager Ruth Hutapea sangat bangga pada seluruh tim atas pencapaiannya dalam TripAdvisor Traveller’s Choice Awards selama beberapa tahun berturut-turut.

Pemerintah akan Mengkaji Putusan MK tentang Perpanjangan Masa Jabatan Pimpinan KPK

0

JAKARTA (Pertamnews.id) – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan bahwa pemerintah akan mengkaji putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perpanjangan masa jabatan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meskipun belum membaca secara langsung putusan MK tersebut, Mahfud MD menjamin bahwa pemerintah akan mendalami vonis tersebut.

“Saya belum sempat membaca putusannya. Nanti pemerintah akan menyikapi setelah mendalami vonisnya dan mendengar berbagai pendapat,” ujar Mahfud MD kepada wartawan pada Jumat 26 Mei 2023.

Akan tetapi, Mahfud yang juga mantan Ketua MK ini meyakini putusan MK umumnya sudah jelas dan resmi. Mahfud tidak memungkiri ada potensi multitafsir setelah putusan tersebut.

“Filosofinya vonis MK sudah jelas dan tak perlu penjelasan resmi. Kita lihat saja perkembangannya sebab kalau dilihat dari polemik di media tampaknya vonisnya memang menimbulkan tafsir yang tidak tunggal,” jelas Mahfud.

Sebelumnya, Majelis Hakim MK menyatakan bahwa masa jabatan pimpinan KPK selama empat tahun adalah tidak konstitusional dan mengubahnya menjadi lima tahun.

Putusan tersebut dibacakan oleh Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman, dalam sidang pengucapan ketetapan dan putusan yang disiarkan melalui kanal YouTube Mahkamah Konstitusi RI pada Kamis 25 Mei 2023.

Anwar Usman menyatakan bahwa Pasal 34 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang berbunyi “Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi memegang jabatan selama empat tahun” bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Jaga Kebugaran dan Pererat Tali Silaturahmi, Kejati Sulteng Gelar Olahraga di Jumat Pagi

0

PALU (Pertamanews.id) – Kegiatan senam kembali meriahkan pagi Jumat di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng). Rutinitas yang telah menjadi tradisi ini telah dirancang Kepala Kejaksaan Tinggi Agus Salim,SH.,MH sejak awal menjabat di Sulteng. Hal ini menunjukkan komitmen Kejati Sulteng dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh para pejabat dan pegawai. Jumat (26/5)

Dengan semangat membara, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Emilwan Ridwan, S.H., M.H., beserta para pejabat struktural dan pegawai, bergabung dalam sesi senam yang dipandu oleh instruktur profesional.

Antusiasme yang tak kalah dari sebelumnya terpancar dari wajah-wajah mereka, menandakan betapa pentingnya senam pagi dalam menjaga kesehatan dan semangat kerja.

Tidak hanya sekadar menjaga kesehatan, kegiatan senam pagi ini juga menjadi ajang untuk membangun kebersamaan dan kekeluargaan di antara seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.

Emilwan Ridwan ditemui dilokasi senam menyampaikan pentingnya sinergi dan kekompakan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Dengan kebugaran tubuh dan semangat yang terjaga, kami siap memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” katanya penuh keyakinan.

Setelah sesi senam selesai, momen berharga tersebut tak luput dari perhatian. Semua pejabat dan pegawai Kejati Sulteng berkumpul untuk mengabadikan kebersamaan dalam sebuah foto bersama. Dalam suasana canda dan tawa, mereka menunjukkan semangat dan keakraban yang terpancar dari setiap sudut.

Tidak hanya itu, setelah menguras energi dengan gerakan-gerakan senam, para pejabat dan pegawai Kejati Sulteng pun menjaga asupan nutrisi dengan sarapan pagi bersama.

Dalam suasana penuh keceriaan dan kehangatan, mereka saling berbincang dan mengobrol, memperkuat hubungan sosial di antara mereka. Kegiatan senam pagi di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah tidak hanya sekadar olahraga, tetapi juga sebagai medium untuk mempererat hubungan dan semangat kerja yang kuat di dalam institusi.

Dengan semangat yang terjaga dan kebersamaan yang terbangun, Kejati Sulteng siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjadi pilar keadilan yang tangguh di wilayah Sulawesi Tengah.

PLN UIP JBT Mendapat Persetujuan Bupati Cirebon untuk Dokumen Rencana Tindak Darurat Bendungan Karedok

0

CIREBON (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) berhasil mendapatkan persetujuan dari Bupati Cirebon terkait dokumen Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan Karedok untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede. Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, penandatanganan dokumen tersebut dilaksanakan setelah dilaksanakan pemaparan RTD kepada Bupati Cirebon, jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon serta stakeholder terkait lainnya.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi menyampaikan kesiapannya dalam mendukung pembangunan Bendungan Karedok. Menurutnya dokumen RTD ini penting untuk diketahui dan dijadikan pedoman oleh seluruh pihak apabila terjadi kondisi darurat.

“Penting bagi kita untuk mengetahui dengan betul pedoman RTD ini agar apabila terjadi kondisi darurat masyarakat tidak panik, meskipun kita tidak pernah mengharapkan kondisi seperti itu sampai terjadi,” kata Imron.

General Manager PLN UIP JBT, Djarot Hutabri EBS menyatakan bahwa dokumen RTD merupakan salah satu syarat administrasti yang wajib dipenuhi PLN dalam rangka mendapatkan izin penggenangan awal Bendungan Karedok untuk PLTA Jatigede. Bendungan tersebut sangat diperlukan untuk mengatur debit air yang keluar dari turbin PLTA Jatigede sehingga kebutuhan irigasi tidak terganggu.

“Bendungan Karedok ini dibangun dengan tingkat kompleksitas serta ketelitian yang sangat tinggi sehingga sangat kecil kemungkinan terjadi keruntuhan bangunan,” jelas Djarot.

Djarot juga menyampaikan bahwa Kabupaten Cirebon termasuk wilayah yang memiliki potensi dampak paling kecil apabila terjadi keruntuhan bendungan. Namun, dokumen ini menurutnya harus tetap dipahami oleh seluruh pihak terkait agar menjadi pedoman dalam upaya meminimalisir kerugian jiwa dan harta benda yang mungkin terjadi akibat runtuhnya bendungan.

“RTD ini tetap diperlukan sebagai pedoman bila terjadi suatu keadaan yang diperkirakan akan mempengaruhi kondisi keamanan struktur bendungan sehingga diperlukan tindakan darurat untuk melindungi manusia dan juga harta benda,” lanjut Djarot

Kehadiran Bendungan Karedok ini diyakini akan semakin memperkuat kualitas irigasi yang sebelumnya bertumpu pada Bendungan Jatigede. Lebih lanjut, irigasi yang baik diprediksi akan meningkatkan potensi panen hingga tiga kali dalam setahun.

“Kami juga sekaligus berterima kasih serta terus memohon dukungan dari seluruh pihak baik Pemerintah, BPBD, badan kesehatan, keamanan, masyarakat dan pihak terkait lainnya agar pembangunan PLTA Jatigede serta Bendungan Karedok dapat segera rampung dan beroperasi dengan lancar dan andal,” tutup Djarot.

Pembangunan PLTA Jatigede dengan kapasitas 2×55 Mega Watt (MW) menjadi wujud komitmen PLN dalam menjalankan transisi energi melalui Energi Baru Terbarukan (EBT). Hingga kini, pembangunan PLTA Jatigede telah mencapai progres 94,7% dan ditargetkan dapat beroperasi pada Januari 2024. Sedangkan Bendungan Karedok sendiri ditargetkan untuk penggenangan awal pada September 2023.

Melalui Puspaga, KemenPPPA Maksimalkan Tekan Kasus Kekerasan pada Anak

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyebut perlu sinergi semua pihak untuk bersama-sama mencegah dan menekan terjadinya kasus kekerasan terhadap anak.

“Semua pihak terkait seperti orang tua, keluarga, masyarakat, dan pemerintah daerah agar terus melakukan upaya-upaya perlindungan khusus dari kekerasan agar dapat menekan terulangnya kasus-kasus serupa di masa yang akan datang,” ujar Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Nahar saat dihubungi di Jakarta, Rabu. (24/5).

Hal ini dikatakan Nahar menanggapi kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang anak di Sukabumi, Jawa Barat, yang berujung meninggal dunia.

Nahar sangat prihatin terhadap terjadinya kasus tersebut dan terus mengevaluasi serta mengembangkan berbagai kebijakan dalam melakukan pencegahan dan penanganan kasus yang laporannya terus meningkat.

KemenPPPA pun terus berupaya meningkatkan kapasitas pengasuhan orang tua, melalui layanan konsultasi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

“Orang tua perlu memahami apa yang dilakukan dan dihadapi anak-anaknya, pemanfaatan layanan konsultasi keluarga melalui Puspaga,” tutur Nahar.

KemenPPPA juga mendorong setiap desa atau kelurahan agar semakin ramah perempuan dan peduli anak melalui Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), termasuk mendorong terbentuknya gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Serta, menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak melalui pelaksanaan program seperti Sekolah Ramah Anak (SRA), Ponpes Ramah Anak, sekolah inklusi, penerapan disiplin positif di lingkungan sekolah, dan upaya-upaya lainnya yang berbasis masyarakat.

KemenPPPA pun mendorong pemerintah daerah untuk melaksanakan sistem perlindungan anak dan menciptakan lingkungan yang ramah bagi anak.

“Diharapkan kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak dalam rangka mewujudkan pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus bagi anak dapat dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” jelas Nahar.

Dalam kebijakan tersebut, pihaknya juga ingin memastikan bahwa pelaksanaan upaya pencegahan dan penanganan kasus-kasus kekerasan di daerah telah dilaksanakan dengan ketersediaan kebijakan, sarana prasarana, dan SDM yang memadai.

Segera Beroperasi! Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lakukan Uji Coba Secara Bertahap

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Laju Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) mulai ditingkatkan secara bertahap pada pelaksanaan testing & commissioning.

Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, mengungkapkan mulai Senin 22 Mei kemarin, kecepatan perjalanan kereta cepat tersebut mulai ditingkatkan, pada Selasa (23/5).

Laju kereta pada saat tes berlangsung mencapai kecepatan maksimum 180km/jam dengan waktu tempuh 50 menit dari Stasiun Halim, Jakarta Timur ke Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung.

“Dengan menggunakan kereta inspeksi (comprehensive inspection train/CIT), kecepatan KCJB ini terus ditingkatkan. Jika sebelumnya kecepatan rata-rata 60km/jam, kini menjadi 180km/jam,” ujar Dwiyana.

Kecepatan tersebut masih akan terus bertambah hingga mencapai kecepatan operasional yaitu 350km/jam. Bahkan juga bisa mencapai puncak kecepatan teknis yaitu 385km/jam.

Seperti diketahui, Kereta Cepat Jakarta Bandung merupakan salah satu bagian dari Proyek Strategis Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 silam.

Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung melibatkan China dalam proses pembangunannya yang diperkirakan sudah dimulai sejak tahun 2015 meskipun diwarnai kontroversi.

Ayah di Medan Cekoki Sabu dan Perkosa Anaknya Berusia 14 Tahun 

0

MEDAN (Pertamanews.id) – Polisi menangkap seorang pria di Medan yang tega memperkosa anaknya berulang kali selama tiga tahun. Mirisnya, sebelum memperkosa korban, ayah bejat itu mencekoki anaknya dengan narkoba jenis sabu.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon mengatakan pelaku berinisial YP (45) warga Kecamatan Medan Marelan. Sementara anaknya masih berusia 14 tahun.

“Si YP ini berkali-kali melakukan pencabulan terhadap putrinya dan sudah dilakukan kurang lebih tiga tahun,” kata Josua, Rabu (24/5).

Selan mencekoki korban dengan barang haram itu, Josua menceritakan bahwa pelaku juga ikut memakai sabu itu. Kata dia, YP melakukan hal itu karena merasa kecewa dengan istrinya usai mengetahui bahwa korban bukan anak biologisnya.

“Jadi si pelaku ini mengaku khilaf. Dia kecewa mengetahui korban bukan anak biologis serta dendam terhadap istrinya,” tuturnya.

Semangat Penjual Tempe Asal Boyolali, Akhirnya di Tahun 2023 Bisa Berangkat Haji

0

BOYOLALI (Pertamanews.id) – Tekad bulat seorang penjual tempe asal Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, untuk dapat naik haji ke tanah suci membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terharu. Penjual tempe bernama Untung Suratno itu setiap hari menyisihkan keuntungan menjual tempe untuk ditabung sebagai biaya haji.

“Saya seorang penjual tempe yang bungkusnya masih pakai daun. Menunggu 11 tahun (untuk bisa berangkat haji). Saya menabung tiap hari dari menjual tempe, kalau ada lebih ya ditambahkan ke tabungan,” ujar Untung Suratno saat berdialog dengan Ganjar Pranowo di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Selasa (23/5/2023) malam.

Untung menjelaskan memang niat menabung agar bisa berangkat haji bersama istri. Impiannya itu sempat terhalang pandemi covid-19 sedangkan istrinya lolos untuk berangkat haji tahun 2020 lalu.

“Untuk haji dengan istri saya. Istri sudah berangkat lebih dulu karena saya terbentur corona sehingga menunggu tiga tahun,” ujarnya.

Mendengar cerita Untung, Ganjar Pranowo langsung memberikan pujian. Menurutnya apa yang dilakukan oleh Untung itu adalah sedikit contoh bagaimana kebulatan tekad para calon jemaah haji menunaikan rukun Islam kelima itu.

Selain Untung, banyak kisah jemaah haji yang menabung untuk bisa berangkat haji. Rata-rata yang diajak berdialog dengan Ganjar ada yang menabung sebulan Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Tapi ada juga yang menjual sawah atau lainnya untuk menutup biaya haji. Kebanyakan calon jemaah haji yang berangkat tahun ini adalah yang mendaftar sekitar 11-12 tahun lalu.

“Mereka tadi saya ajak dialog dan ada yang mengharukan ya, ada yang penjual tempe loh yang tiap hari menabung, lalu ada kelebihan dikit tambah lagi atau barangkali ada yang saking semangatnya sawah dijual. Jadi betapa niatnya mereka, tulusnya mereka untuk beribadah,” kata Ganjar usai memberi sambutan pelepasan calon jemaah haji kloter 1 embarkasi Solo.

Ganjar yang datang bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mengaku senang melihat para calon jemaah haji. Ia berharap ibadah haji yang sudah ditunggu-tunggu itu berjalan lancar sehingga menjadi haji mabrur dan selamat sampai pulang ke rumah nanti. Ia juga berharap kuota ibadah haji bisa terus bertambah sehingga lebih banyak yang bisa berangkat.

“Semuanya dikasih kesempatan karena makin hari makin panjang antreannya. Jadi kesempatannya musti diatur. Syukur-syukur nanti kuotanya bisa bertambah,” ungkapnya.

Gubernur dua periode itu berpesan kepada para calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan selama perjalanan, berada di tanah suci, dan nanti pulang ke rumah masing-masing. Apabila ada hal yang tidak diketahui disarankan agar bertanya kepada pendamping.

“Terus komunikasi dengan pendamping. Kalau ada yang tidak tahu ditanyakan karena sebagian besar tadi belum pernah ke sana ya. Kalau yang sudah ya saya kira tidak terlalu sulit, tapi yang belum ya sering-sering bertanya. Biasanya yang terjadi sering tersesat, tidak tahu hotelnya, tidak tahu transportasi yang mau dipakai mana gitu ya,” pesannya.

Sentra Kuliner “Teras Gunung”: UMKM Binaan PLN yang Berada di Bawah SUTET

0

KABUPATEN SEMARANG (Pertamanews.id) – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran sentral dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui UMKM, roda perekonomian di daerah akan bergerak. Pergerakan ini menjadi bagian dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi secara nasional. Selain itu, munculnya UMKM baru juga akan sangat membantu dalam penyerapan tenaga kerja dan juga meciptakan kreatifitas yang sejalan dengan usaha untuk mempertahankan dan mengembangkan unsur-unsur tradisi dan kebudayaan masyarakat.

Adalah PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) melalui Program PLN Peduli yang terus berkomitmen untuk mengembakan UMKM yang berada di wilayah kerjanya. Salah satunya adalah Sentra Kuliner “Teras Gunung” yang berlokasi di Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Bekerjasama dengan Kelurahan Candirejo beserta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Teras Gunung, PLN UIP JBT memberikan bantuan dana untuk pengembangan sarana dan prasarana pedagang UMKM di kawasan sentra kuliner tersebut.

Pengembangan sarana dan prasarana dilakukan untuk menambah kenyamanan bagi pelanggan serta menambah lapak untuk pedagang baru. Daya listrik di sentra kuliner tersebut juga ditambah menjadi 3.500 Volt Ampere (VA) untuk memenuhi kebutuhan aktivitas pedagang. Tidak berhenti disitu, para pedagang dan pengelola Kawasan kuliner tersebut akan diberikan pelatihan serta pendampingan agar dapat semakin berkembang menuju UMKM Naik Kelas.

General Manager PLN UIP JBT, Djarot Hutabri EBS menjelaskan bahwa program bantuan pengembangan UMKM ini selain sangat bagus dan bermanfaat juga memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Dari sisi masyarakat mendapatkan bantuan pengembangan UMKM, sedangkan dari sisi PLN akan mendapatkan keuntungan dari pemakaian listrik yang digunakan. Menurutnya ini adalah metode Creating Shared Value (CSV) dimana upaya meningkatkan manfaat sosial dapat dilakukan proses bisnis perusahaan.

“Kami sangat senang dapat turut serta membantu pengembangan UMKM di Sentra Kuliner Teras Gunung ini. Kami juga berharap Sentra Kuliner ini dapat dikelola dengan sebaik mungkin sehingga dapat terus berkembang ke depannya,” tutur Djarot.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Kmounikasi, Achmad Ismail turut menambahkan bahwa lokasi dari kawasan Sentra Kuliner “Teras Gunung” ini sangat unik karena berada di bawah lintasan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET). Menurutnya, hal ini dapat menjadi edukasi bagi masyarakat tentang amannya beraktivitas di bawah instalasi listrik dengan tegangan tinggi tersebut.

“Ini adalah contoh serta edukasi yang baik, ya. Selama ini, mungkin ada beberapa kekhawatiran masyarakat tentang keamanan beraktivitas di bawah SUTET. Ini adalah contoh yang diaplikasikan oleh teman-teman Pokdarwis Teras Gunung. Jadi, harapan kami ke depan kekhawatiran berkativitas di bawah SUTET sudah tidak ada lagi, karena ini sangat aman,” ungkap Ismail.

Selain pengembangan sarana dan prasarana, bantuan dana juga dipergunakan untuk peningkatan fasilitas dan daya tampung pengunjung agar dapat meningkatkan omset para pedagang di Kawasan kuliner tersebut mengingat lokasinya yang sangat strategis dan pemandangan pegunungan yang disajikan menjadikan kawasan ini sebagai salah satu pilihan wisata kuliner di kabupaten Semarang.

Program bantuan ini sendiri merupakan wujud upaya PLN dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang sejalan dengan dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 1 dan 8, yaitu Menghapus Kemiskinan; Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Traveling by Train, KAI Ajak Komunitas Treveler Berwisata ke Banyuwangi menggunakan KA Blambangan Ekspres

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menggelar Traveling by Train (TBT) ke-13 dengan mengajak Influencer Sosial Media berwisata ke Banyuwangi yang diselenggarakan selama tiga hari dimulai pada Selasa (23/5) sampai dengan Kamis (25/5).

Vice President of Passenger Marketing KAI Gotro Nur Riyadi mengatakan Traveling by Train merupakan ajang yang rutin diselenggarakan setiap tahun dengan konsep mengajak masyarakat atau para traveler untuk dapat merasakan perjalanan menggunakan kereta api sekaligus mendapatkan pengalaman baru dari perjalanan tersebut.

“Dalam kegiatan ini, sebanyak 20 influencer sosial media akan diajak berwisata menuju Banyuwangi menggunakan KA Blambangan Ekspres dari Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng,” jelasnya, Selasa (23/5/2023).

Pemilihan Kabupaten Banyuwangi menjadi tujuan Traveling by Train Tahun 2023 karena Banyuwangi saat ini telah menjadi sebuah kabupaten yang berkembang dan banyak akan destinasi wisatanya.

“Banyuwangi merupakan daerah yang saat ini banyak wisata dan sangat ideal jika berwisata menggunakan transportasi kereta api,” katanya.

Pada hari pertama, peserta akan berkumpul di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dan berangkat menuju Banyuwangi menggunakan KA Blambangan Ekspres. Selanjutnya pada hari kedua dan ketiga, peserta akan diajak tour, outbond dan berwisata edukasi di destinasi wisata yang ada di Kabupaten Banyuwangi.

Dalam pelaksanaan TBT ini dimaksudkan untuk mempromosikan daya tarik wisata di sekitar Banyuwangi yang belum banyak terekspos, sehingga akan berdampak pada peningkatan pariwisata dari Semarang ke Banyuwangi dan penggunaan kereta api sebagai sarana transportasinya.

Dengan dilaksanakannya TBT ini diharapkan dapat mendukung langkah pemerintah dalam membangkitkan kembali ekonomi pariwisata dalam negeri di paska pandemi.

“Traveling by Train juga bertujuan mempercepat kebangkitan pariwisata dan KAI mendukung dari sisi sektor transportasi,” bebernya.

Sementara, Kepala Daop 4 Semarang KAI Wisnu Pramudyo mengaku bangga event Traveling by Train (TBT) ke-13 memulai perjalanannya di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng.

Ia mengatakan, para pelanggan di Kota Semarang terus berkembang dan memiliki ketertarikan yang cukup tinggi untuk melakukan traveling di Pulau Jawa menggunakan kereta api.

“Diharapkan dengan kegiatan TBT ke-13 ini, dapat meningkatkan minat masyarakat Semarang dan sekitarnya dalam menggunakan jasa transportasi kereta api sebagai pilihan utamanya dalam bepergian,” pungkas Wisnu.