spot_img
Beranda blog Halaman 398

KPK Bongkar Modus Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan beberapa modus korupsi yang terjadi di lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menyampaikan, lapas merupakan sektor yang sangat rentan terjadinya tindak pidana Korupsi.

KPK juga pernah mengungkap praktik Korupsi di Lapas Sukamiskin pada 2018 lalu.

“KPK juga telah menerima sejumlah aduan masyarakat soal modus korupsi dalam Lapas, mulai pungutan liar atau pungli dan suap-menyuap,” ujar Ali Fikri, Rabu (10/5).

Berdasarkan laporan masyarakat, terdapat dugaan pungutan liar (pungli), penyalahgunaan anggaran, penyalahgunaan wewenang.

Selain itu, ada pula suap-menyuap, serta pengadaan barang atau jasa yang merugikan negara.

Kasus Pembunuhan Korban Dicor, Tersangka : Dendam Terbalaskan dan Merasa Puas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – M. Husein (28) merupakan tersangka kasus pembunuhan dengan korban dimutilasi dan dicor mengaku merasa puas usai melakukan aksi kejam tersebut.

Kejadian tersebut terjadi di tempat usaha ruko air isi ulang AHS Arga Tirta, Jalan Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Tembalang, Semarang dengan korban bernama Irwan Hutagalung (63).

M.Husein mengaku motif tersangka melakukan aksi tersebut karena merasa sakit hati sering dipukuli dan dimaki oleh korban yang merupakan sebagai atasannya perihal pekerjaan.

“Korban sejak pertengahan bulan puasa sering membentak, memukul kepala saya karena beranggapan ada saja pekerjaan yang belum beres,” bebernya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan atas kelakuan korban timbul perasaan dendam untuk menghabisi nyawa korban sejak Senin (1/5/2023).

Kemudian Kamis (4/5/2023) malam, tersangka mengaku melakukan penusukan dengan linggis di pipi kanan dan kiri korban saat sedang tidur di lokasi kejadian

“Jum’at dinihari, kemudian saya memotong leher korban dalam keadaan hidup. Kemudian tangan kanan dan kiri saya potong karena digunakan sering menampar saya,” katanya.

Sabtu sore, Husein menuturkan membawa korban ke samping tempat usaha korban dan mengecornya dengan semen dan pasir. Sedangkan potongan kepala dan tangan di masukan kekarung.

“Usai mengecor korban, saya lalu melarikan diri ke Banjarnegara di rumah kosong milik teman saya bernama Feri,” bebernya.

Merasa Puas

Bukanya menyesal, Husein saat ditanyai para awak media justru merasa puas karena sudah melakukan aksi tersebut.

“Ya memang karena saya sakit hati atas perlakuan korban. Saya merasa puas, karena dendam saya terbalaskan,” pungkasnya.

Kasus Bos Ajak Karyawan Menginap, Ridwal Kamil: Saya Kutuk Habis!

0

BANDUNG (Pertamanews.id) – Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengecam kabar bos perusahaan di Cikarang yang mengajak staycation karyawannya jika ingin perpanjang kontrak kerja.

Hal itu merupakan sebuah kriminalitas jika terbukti, maka aturan tersebut bisa masuk ranah pidana.

“Menggunakan pelecehan seksual untuk syarat kenaikan atau perpanjangan kontrak, itu saya kutuk habis. Tidak boleh terjadi. Apakah itu oknum, apakah itu sifatnya sebuah hal baru yang mewabah, itu harus kita hentikan,” kata Ridwan, Selasa (9/5).

Ridwan Kamil meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat untuk memastikan bahwa upaya perlindungan terhadap pekerja menjadi salah satu fokus pemerintah serta melakukan penelusuran lebih lanjut mengenai kasus ini.

“Penanganan cukup oleh dinas tenaga kerja seperti yang kita lakukan sekarang,” tegasnya.

Selanjutnya, Ridwan Kamil memastikan terkait ajakan bos kepada karyawan tidur bareng dilakukan oleh oknum, pasalanya perbuatan ini sangat tidak pantas dan menghilangkan kewibawaan sebagai pemimpin perusahaan.

“Karena perusahaan itu kan sudah ada aturan, ada peraturan perusahaan bahwa perjanjian kerja sama itu merupakan aturan tertinggi di perusahaan. Jadi kalau ada kontrak diperpanjang dan sebagainya. Itu sudah ada di aturan perusahaannya dan itu adalah oknum pastinya,” tandasnya.

Lolos Hukuman Mati, Teddy Minahasa Divonis Penjara Seumur Hidup

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat (Jakbar) memvonis mantan Kapolda Sumatra Barat Irjen Pol Teddy Minahasa dengan pidana penjara seumur hidup dalam kasus narkoba jenis sabu.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat menilai, Teddy terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah terlibat dalam peredaran sabu sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Teddy Minahasa Putra dengan pidana penjara seumur hidup,” ujar ketua majelis hakim Jon Saragih saat membacakan amar putusan di PN Jakarta Barat, Selasa (9/5).

“Memerintahkan terdakwa tetap berada dalam tahanan,” tambah Hakim.

Dalam menjatuhkan putusan tersebut, hakim turut mempertimbangkan sejumlah keadaan yang memberatkan dan meringankan.

Hal memberatkan yaitu tidak mengakui perbuatannya, menyangkal perbuatannya dan berbelit memberikan keterangan, menikmati keuntungan dalam penjualan narkotika jenis sabu, tidak mencerminkan aparat penegak hukum dengan baik, perbuatan terdakwa telah mengkhianati perintah presiden dalam menindak narkoba, dan tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba.

Sementara hal yang meringankan Teddy Minahasa di antaranya belum pernah dihukum dan terdakwa banyak mendapat penghargaan.

Jenderal bintang dua itu dinilai terbukti melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Vonis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang meminta agar Teddy Minahas dihukum mati.

Tindak pidana itu turut melibatkan AKBP Dody Prawiranegara, Linda Pujiastuti, Kompol Kasranto, Aiptu Janto Parluhutan Situmorang, Muhammad Nasir, dan Syamsul Maarif.

Keenam terdakwa kini masih menunggu sidang pembacaan putusan yang akan digelar pada besok, Rabu (10/5).

Mayat Dicor di Tembalang Semarang, Kapolrestabes Semarang: Sebelum Dimutilasi Korban Dianiaya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan mengenai penemuan mayat dicor, sebelum dimutilasi menjadi empat bagian, korban dianiaya menggunakan linggis.

Irwan menyebut bahwa korban yang bernama Irwan Hutagalung (63) atau pemilik usaha ruko air isi ulang AHS Arga Tirta, Jalan Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Tembalang, Semarang itu ditemukan dalam keadaan tubuhnya terpotong menjadi empat bagian.

“Hasil autopsi kami belum terima tapi di lengan kanan itu terlihat tebasan dan di leher. Kemudian, korban diduga kuat sebelum dicor dengan menggunakan semen sebelumnya dianiaya sampai meninggal dunia dengan menggunakan linggis,” kata Irwan di lokasi kejadian saat melakukan olah TKP, Selasa (9/5/2023), siang.

Berdasarkan olah TKP, pihaknya juga mengatakan bahwa petugas juga menemukan temuan baru yakni pakaian korban yang masih tampak berlumuran darah. Lalu juga ada linggis dan semen yang digunakan untuk mengecor korban.

“Masih ada darah di pakaian korban. Di TKP yang sempit kira-kira 1 meter. Linggis kemungkinan untuk menganiaya korban dan menggali lubang,” jelasnya.

Sementara itu, mengenai meninggalnya korban, tambahnya, berdasakan keterangan saksi Yuli, saat Kamis dia masih melihat korban beraktivitas.

“Tapi ketika di hari Jumat dia sudah tidak menemui korban. Kemungkinan korban sudah tidak ada sekira Jumat baik dinihari maupun di hari itu,” beber Irwan.

Saat ini pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman kasus dengan mengumpulkan semua data dari Olah TKP, keterangan para saksi maupun hasil forensik untuk segera mengungkap kasus tersebut.

Sukses Pemilu 2024, Butuh Kearifan Media

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sukses penyelenggaraan Pemilu 2024, kini menjadi dambaan masyarakat Indonesia. Salah satu indikasi sukses, antara lain bakal terpilihnya pemimpin nasional yang mampu memimpin dengan amanah, berkeadilan dan berkejujuran tinggi, hingga mampu menyejahterakan masyarakat.

Menuju suksesnya agenda nasional tersebut diperlukan kontribusi kearifan media massa dan media sosial di Tanah Air dalam pemberitaan Pemilu 2024.

“Tanpa sikap arif yang mengedepankan nurani dari kalangan media massa dan media sosial, rasanya sulit untuk mewujudkan Pemilu damai berkeadilan yang saat ini didambakan masyarakat,” tegas Ketua PWI Jawa Tengah H Amir Machmud NS, SH MH, pada Halaqoh Ulama yang diselenggarakan MUI Jawa Tengah bekerja sama dengan Badan Kesbangpol Jawa Tengah, di Convention Hall, Masjid Agung Jawa Tengah, Sabtu (6/5).

Halaqoh Ulama seri2, yang digagas MUI Jawa Tengah tersebut, dibuka oleh Ketum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji, MSi, mengetengahkan tema, Peran MUI dalam penguatan Pemilu Damai, dengan subtema Menemukan Pemimpin dan Politisi Santun.

Pada Jumat (5/5) malam tampil tiga narasumber sekaligus secara panel. Yakni Komisioner KPU Jawa Tengah, Ikhwanudin, mengetangahkan tema Syarat Calon Pemimpin Politik: Penekanan dan Catatan atas Persyaratan dalam Peraturan Pemilu, Rektor UIN Walisongo, Semarang, Prof Dr H Imam Taufiq, MAg dengan tema Panduan Ajaran Islam dalam Menemukan Pemimpin Politik yang Santun: Fatwa – Fatwa MUI Terkait, serta Ketua Bidang Fatwa MUI Jawa Tengah KH Kharis Shodaqoh.

Amir Machmud yang berbicara pada sesi akhir Halaqoh menegaskan, mewujudkan kearifan media untuk berpegang teguh kepada idealisme jurnalistik, yang tercover dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999, diperkuat dalam Kode Etik Jurnalistik dan Kode Perilaku Wartawan, rasanya menjadi tantangan berat di tengah arus industrialisasi media digital saat ini. Fenomenanya, idealisme jurnalistik mainstream, kini sedang dalam kondisi tidak kuat menghadapi arus disrupsi digital, bahkan ada kecenderungan yang ikut arus..

“Yang memperihatinkan, setiap hari informasi yang tersaji di media sosial mencerminkan jurnalisme “iblis” yang penuh nuansa hoaks, bukan jurnalisme “Malaikat” yang didambakan publik. Hal ini sebagai bukti pengaruh kuatnya arus informasi di media sosial yang belum memberi nilai kesantunan, pencerahan dan pemberdayaan. Isu-isu yang diviralkan banyak yang sesungguhnya tidak patut untuk konsumsi publik,” tandas Amir Machmud.

Ketua PWI Jawa Tengah ini mengajak kalangan media massa dan media sosial untuk kembali pada fitrahnya, menjalankan fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontro sosial. Dalam konteks menuju Pemilu 2024, agar mampu memberi warna sebagai media yang jernih, mengawal pemilu agar terselenggara secara jujur, adil, berkualitas serta mampu membangkitkan partisipasi pemilih yang tinggi.

“Kita berharap, media mampu menjadi wadah bagi terlaksananya pendidikan politik yang positif kepada khalayak. Peran ini yang kita tunggu. Dari pemberitaan media, publik agar menjadi paham kapan pemilu diselenggarakan, apakah sudah terdaftar sebagai pemilih, siapa saja mencalonkan dan yang akan dipilih sesuai nurani. Publik paham pula tentang hak dan tanggung jawab dalam Pemilu,” harapnya.

Amir menyatakan respek tinggi atas inisiasi yang dibangun MUI Jawa Tengah menyelenggara Halaqoh Ulama sehingga akan mampu membangun wanaca yang positif untuk suksesnya Pemilu 2024.
Sementara itu, Kiai Kharis Shodaqoh pada hari pertama Halaqoh menyampaikan, sulthon (pemimpin negara) memiliki peranan sangat penting dalam kehidupan.

Pengasuh Pondok Pesantren AlItqon Bugen Kota Semarang itu mengibaratkan, ketika seorang ulama melihat ada perjudian, kemudian membacakan ayat Alquran tentang haramnya judi, tentu belum tentu bisa membubarkan perjudian tersebut.

“Tapi kalau polisi yang datang, pasti langsung bubar perjudiannya. Penjudinya lari semua. Maka penting sekali sinergi ulama dengan umara,” katanya.

Menurut dia, dalam politik tidak ada istilah santun. Dia setuju MUI berada di tengah-tengah, sebab jika mendorong atau mendukung calon, tentu tidak tepat.

H-1 KTT ASEAN, Presiden Jokowi Tinjau Gladi Pelaksanaan

0

LABUHAN BAJO (Pertamanews.id) – Presiden Joko Widodo diagendakan bakal meninjau gladi pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN dalam rangkaian kunjungan kerja hari kedua di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (8/5/2023).

Presiden mengawali agenda hari kedua dengan meninjau gladi ketibaan para pemimpin ASEAN di lobi Hotel Meruorah. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong, mengatakan gladi tersebut untuk memastikan kesiapan prosesi penyambutan para kepala negara peserta KTT ke-42 ASEAN.

“Presiden ingin memastikan seluruh persiapan sesuai dengan yang kita harapkan. Begitu hadir kemarin langsung meninjau kesiapan bandara, kemudian tadi pagi melakukan gladi bersih di Hotel Meruorah bagaimana penyambutan kepala negara,” ujar Usman KTT ke-42 ASEAN, Hotel Bintang Flores, Senin (8/5/2023).

Seturut keterangan Biro Pers, Media, dan Sekretariat Presiden, Presiden Jokowi juga dijadwalkan meninjau gladi sesi foto tiap pemimpin ASEAN dengan Presiden Jokowi hingga gladi foto bersama.

Kemudian, Presiden Jokowi akan menyambangi Komodo Ballroom di Meruorah Convention Center untuk meninjau tempat acara puncak KTT ke-42 ASEAN sebelum meninjau tempat jamuan santap siang para pemimpin ASEAN.

Agenda hari kedua ditutup dengan peninjauan gladi jamuan santap malam para pemimpin ASEAN yang akan digelar di Ayana Komodo Waecicu Beach. Selain itu, Presiden Jokowi juga dijadwalkan meninjau lokasi Media Center KTT ke-42 ASEAN di Hotel Bintang Flores pada Senin siang.

Diduga Monopoli Bisnis di Lapas, Anak Menkumham Yasonna Dilaporkan ke KPK

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Anak Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Yamitema Tirtajaya Laoly, dilaporkan ke KPK terkait dugaan monopoli bisnis di lapas.

Laporan itu disampaikan oleh Komunitas Rakyat Arus Depan (Komrad) Pancasila.

“Datang hari ini ke KPK untuk membuat aduan supaya bisa ditelusuri dugaan-dugaan tersebut apakah ada yang bisa berpotensi menjadi tindak pidana korupsi atau tidak,” kata Koordinator Komrad Pancasila, Antony Yudha di gedung Merah Putih KPK, Senin (08/05/2023).

Antony mengatakan laporan itu dilayangkan usai beredar isu mengenai dugaan monopoli bisnis di lingkungan lapas yang menyeret nama Yamitema.

Ia menyebut pengadaan barang-barang kebutuhan sehari-hari di dalam lapas hanya dilakukan oleh Jeera Foundation, sebuah yayasan yang disebut bagian dari PT Natur Palas Indonesia.

“Pengadaannya hanya dilakukan oleh yang banyak beredar bernama Jeera, sebagaimana yang kita ketahui dinaungi oleh NPI, Natur Palas Indonesia, yang dimiliki direksinya adalah Yamitema Laoly yang merupakan anak dari Menkumham,” ujarnya

Menurutnya, Yamitema meraup keuntungan besar dari bisnis tersebut. Sebab, di Indonesia setidaknya ada sekitar 404 lapas yang dihuni oleh ribuan narapidana.

“Ada total dari 404 lapas di seluruh Indonesia dan tiap lapas itu berisi ribuan napi, dari pengadaan itu bisa dibayangkan berapa jumlah keuntungan apabila isu-isu itu benar adanya,” kata Antony.

“Makanya kita datang ke KPK, untuk menelusuri apakah dugaan monopoli itu benar adanya,” sambungnya.

Antony pun menyarankan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menonaktifkan Yasonna dari jabatan Menkumham agar proses hukum dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Kita meminta kepada presiden turun tangan dalam permasalahan ini, supaya penyelidikan hukumnya bisa berjalan. Kita meminta presiden untuk menonaktifkan dulu Menkumham Yasonna Laoly, supaya tidak ada upaya-upaya intervensi, upaya-upaya untuk menghambat kasus ini,” ucapnya.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri membenarkan laporan terhadap Yamitema tersebut. Namun, ia mengaku belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait isi laporan yang dilayangkan.

“Setelah kami cek benar, ada laporan dimaksud. Namun kami tentu tidak bisa sampaikan pihak pelapor maupun isi laporannya,” kata Ali saat dikonfirmasi.

Ali memastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan cara menelaah dan memverifikasi guna memastikan syarat sebuah laporan.

“Termasuk apakah menjadi wewenang KPK atau kah tidak,” ujarnya.

Tampil Sederhan, Kedinkes Lampung Klarifikasi Harta Kekayaan ke KPK

0

LAMPUNG (Pertamanews.id) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Lampung, Reihana Wijayanto mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Senin (8/5).

Reihana diminta KPK untuk memberi klarifikasi tentang harta kekayaannya. Sebelumnya, Reihana viral karena dia sudah menjadi Kadinkes 14 tahun dan bergaya hidup mewah.

Adapun Reihana telah menjadi Kadinkes Provinsi Lampung selama lebih dari satu dekade dan telah bertahan di tiga periode kepemimpinan gubernur.

Publik merasa aneh karena kekayaannya dianggap tidak wajar, sehingga akhirnya kini dirinya dipanggil oleh KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Pasalnya, Reihana hanya seorang ASN dengan pangkat Pembina Utama Madya atau golongan IV D, yang gajinya diperkirakan sekitar Rp3.447.200 – Rp5.661.700, belum termasuk tunjangan.

Diketahui, Reihana akan dimintai klarifikasi karena berdasarkan analisa awal KPK, LHKPN Reihana dinilai terlalu kecil.

Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan menyebut, jumlah kekayaan yang dilaporkan pejabat tersebut tidak sesuai dengan profilnya.

“Analisa awal sih (LHKPN Reihana) kecil banget ya,” tutur Pahala.

Dalam prosesnya, tim KPK telah menganalisis LHKPN Reihana tahun-tahun sebelumnya, rekening bank, sertifikat tanah hingga pengaduan yang menyeret Reihana.

Bus Tanpa Sopir Terjun Bebas ke Jurang di Wisata Guci Tegal

0

TEGAL (Pertamanews.id) – Sebuah bus pariwisata berwarna merah terjun ke jurang di jalur Objek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu 7 Mei 2023.

Insiden ini mengakibatkan belasan penumpang luka-luka sehingga dilarikan ke puskemas terdekat.

Saksi mata di lokasi, Mohammad Alwi (52) mengatakan, bus pariwisata dari Tangerang itu tengah diparkir dalam kondisi mesin menyala.

Namun pengemudi bus keluar saat sedang memanaskan mesin tersebut.

“Tiba-tiba bus terjun ke sungai yang berada tepat di bawah areal parkir hingga terguling di sungai. Penumpang belum naik semua, ada sekitar 20 orang yang sudah di dalam bus,” jelas Alwi.

Untuk sementara, penyebab bus itu terjun ke sungai diduga rem tangan bus yang tidak berfungsi.

Sedangkan saat ini, terdapat Belasan penumpang yang mengalami luka-luka telah dievakuasi ke Puskesmas Bojong dan Bumijawa untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara korban meninggal dunia belum diketahui. Kecelakaan tunggal ini dalam penanganan Satlantas Polres Tegal.