spot_img
Beranda blog Halaman 53

Peduli terhadap Masyarakat Sekitar, KAI Daop 4 Salurkan Bantuan Program TJSL Senilai Rp94,8 Juta

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang kembali menunjukkan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bina Lingkungan.

Terbaru bantuan senilai Rp94,8 juta disalurkan kepada delapan penerima dari berbagai wilayah di Jawa Tengah pada Rabu (8/10).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Tim TJSL KAI Daop 4 Semarang, bertempat di Kantor Daop 4 kepada para perwakilan penerima. Bantuan TJSL kali ini meliputi bidang pendidikan dan kemasyarakatan, mulai dari renovasi sekolah hingga renovasi rumah ibadah.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa bantuan tersebut menjadi wujud nyata komitmen KAI Daop 4 untuk tumbuh bersama masyarakat. Dari perbaikan lapangan olahraga di Kelurahan Wates Semarang, renovasi masjid di Kelurahan Petarukan Pemalang, hingga pembangunan pojok baca di SDN 01 Cibiyuk Pemalang yang kini menjadi tempat baru bagi anak-anak desa untuk belajar dan membaca bersama.

“Program TJSL ini bukan sekadar bantuan dana, tapi bentuk kepedulian kami agar masyarakat di sekitar wilayah operasional KAI dapat terus berkembang,” ujar Franoto.

Untuk pojok baca di SDN 01 Cibiyuk Pemalang, penyaluran dana TJSL ini lahir dari kepedulian terhadap peningkatan literasi anak-anak di daerah sekitar jalur kereta api. SDN 01 Cibiyuk hingga kini belum memiliki fasilitas perpustakaan atau ruang baca yang memadai.

“Kami berharap pojok baca ini bisa menjadi awal dari kebiasaan baru – anak-anak membaca bersama, berdiskusi, dan belajar dengan suasana yang menyenangkan. Program ini juga menjadi contoh nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam memajukan masyarakat di sekitar lintasan kereta api.,” kata Franoto.

Franoto melanjutkan, KAI Daop 4 tidak hanya berorientasi pada pendapatan dari kegiatan usaha transportasi, tetapi juga berkomitmen menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Melalui kegiatan seperti ini, Daop 4 ingin terus memperkuat hubungan baik dengan masyarakat serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di sekitar jalur kereta api.

“Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, KAI Daop 4 Semarang percaya bahwa kemajuan perusahaan akan berjalan seiring dengan kemajuan lingkungan dan masyarakat di sekitarnya,” tutupnya.

Adapun rincian penerima bantuan TJSL KAI Daop 4 pada Rabu (8/10) sebagai berikut:

  1. Ketua Panitia Perbaikan Fasilitas Olahraga Lapangan Voli, beralamat di Suler RT 05 RW 02, Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang menerima bantuan senilai Rp 6.130.000,- berupa dana perbaikan fasilitas lapangan voli.
  2. Yayasan Pendidikan Umum Bangunsari (YPUB) SD Bangunsari, beralamat di Jalan Lodan IIIA RT 01 RW 03 Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang menerima bantuan senilai Rp 4.000.000,- berupa dana peninggian teras sekolah SD Bangunsari.
  3. SD Negeri Kemijen 03, beralamat di Jalan Cilosari Barat RT 03 RW 08, kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, menerima bantuan senilai Rp 3.000.000,- berupa dana pengadaan sarana kebersihan SD Negeri Kemijen 03.
  4. SD Muhammadiyah 10, beralamat di Jalan Brotojoyo II/25 Panggung Kidul, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, menerima bantuan senilai Rp 3.500.000,- berupa dana sarana prasarana SD Muhammadiyah 10.
  5. SD Muhammadiyah 05, beralamat di Jalan Cumi-Cumi Raya, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, menerima bantuan senilai Rp 5.000.000,- berupa dana perbaikan prasarana SD Muhammadiyah 05.
  6. Komite Sekolah SD Negeri 01 Cibiyuk, beralamat di Jalan Raya Desa Cibiyuk RT 04 RW 01 Desa Cibiyuk, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menerima bantuan senilai Rp 48.250.000,- berupa dana pembangunan pojok baca SDN 01 Cibiyuk.
  7. Panitia Renovasi Musholla At-Taqwa, beralamat di Jalan Kartini Gg. Garuda RT 10 RW 12 Keboijo Kelurahan Petarukan Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, menerima bantuan senilai Rp 10.000.000,- berupa dana renovasi Musholla At-Taqwa.
  8. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sambong, beralamat di Jalan Nasional Blora-Cepu, Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, menerima bantuan senilai Rp 15.000.000,- berupa dana pembangunan Masjid Jami’ Ummul Mu’minin Aisyah.

Lewat Program Gizi Anak, Sido Muncul Bantu 120 Balita dan Percepat Penurunan Stunting di Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Upaya PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Indonesia kembali menunjukkan hasil nyata. Lewat program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Sido Muncul berkontribusi menurunkan angka stunting di Kabupaten Semarang hingga tinggal 3,1 persen, menjadikannya terendah kedua di Jawa Tengah.

Program bertajuk “Sido Muncul Peduli Gizi Anak” ini menyalurkan bantuan senilai Rp360 juta untuk 120 balita gizi kurang di tiga kecamatan: Ambarawa, Jambu, dan Banyubiru. Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, kepada Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, di kawasan Agrowisata Pabrik Sido Muncul, Klepu, Rabu (8/10/2025).

Setiap balita penerima akan memperoleh Rp500 ribu per bulan selama enam bulan, mulai Oktober 2025 hingga Maret 2026. Dana disalurkan langsung kepada orang tua untuk memastikan penggunaannya lebih tepat sasaran dan mudah dipantau perkembangannya.

“Kami ingin bantuan ini benar-benar memberi hasil. Karena itu, setiap bulan kami minta laporan perkembangan berat badan anak-anak penerima,” ujar Irwan Hidayat.

Irwan menuturkan, inisiatif ini bukan semata kegiatan sosial, melainkan bagian dari panggilan pribadi. Ia mengaku pernah mengalami masa kecil yang sulit akibat kekurangan gizi dan gangguan kesehatan.

“Saya lahir dalam kondisi lemah, bahkan pernah mengalami gejala stunting. Dari pengalaman itu saya belajar bahwa hidup sehat dan bermanfaat adalah anugerah yang harus dibagikan,” tuturnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengapresiasi komitmen Sido Muncul yang terus menunjukkan kepedulian terhadap isu kesehatan anak. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menekan angka stunting di daerah.

“Bantuan ini sangat berarti. Saat ini anak stunting di Kabupaten Semarang tinggal 1.835 anak, turun hampir separuh dari dua tahun lalu yang masih sekitar 3.600 anak,” kata Ngesti.

Ia menambahkan, penurunan signifikan tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan dukungan CSR berbagai pihak. Kabupaten Semarang kini juga memperluas program makanan bergizi gratis dan edukasi gizi keluarga di tingkat kelurahan.

Dampak bantuan Sido Muncul mulai dirasakan masyarakat. Inneke, warga Kelurahan Jambu, mengaku bantuan tersebut membantu memperbaiki kondisi gizi anak keduanya, Calista (2), yang kini mulai menunjukkan peningkatan berat badan setelah rutin mendapat asupan tambahan.

“Dulu Calista hanya minum ASI, belum banyak makan. Sekarang sudah mau belajar makan, dan bantuan ini sangat membantu kami memenuhi gizinya,” ujarnya.

Hingga kini, Sido Muncul telah membantu 864 anak di berbagai daerah, dari Jakarta hingga Gianyar. Bagi perusahaan jamu legendaris itu, membantu memperbaiki gizi anak bukan sekadar aksi sosial, melainkan investasi bagi masa depan bangsa.

“Menolong anak-anak agar tumbuh sehat bukan amal sesaat, tapi bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk masa depan Indonesia,” pungkas Irwan.

KAI Daop 4 Semarang Catat Kinerja Volume Angkutan Barang Sebesar 28 Ribu Ton pada September 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang mencatat kinerja volume angkutan barang yang cukup baik pada September 2025 dengan capaian volume angkutan barang mencapai 28.359 ton.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa capaian pada September tahun 2025 meningkat 51% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mengangkut sebanyak 18.788 ton.

“Pertumbuhan ini merupakan hasil dari optimalisasi layanan, peningkatan kerja sama dengan mitra logistik, serta keandalan moda angkutan kereta api dalam menjawab kebutuhan distribusi barang yang efisien dan tepat waktu,” ungkap Franoto.

Adapun rincian angkutan barang KAI Daop 4 Semarang pada September tahun 2025 adalah sebagai berikut:

  • Angkutan Petikemas: 18.259 ton
  • Angkutan Retail (BHP): 185 ton
  • Angkutan Retail (Parcel)/ General Cargo: 491 ton
  • Angkutan Barang Lainnya: 9.424 ton

Total pengangkutan barang tersebut didukung oleh infrastruktur dan sistem logistik yang terus ditingkatkan KAI untuk menghadirkan layanan pengiriman yang tepat waktu dan efisien.

Adapun KAI Daop 4 mencatat ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) angkutan barang pada September 2025 sebesar 98,60% untuk keberangkatan dan 96,19% untuk kedatangan.

KAI Daop 4 Semarang berkomitmen menjadi mitra logistik strategis bagi pelaku usaha dan masyarakat. Moda angkutan kereta api memiliki sejumlah keunggulan, seperti:

  • Daya angkut besar untuk pengiriman dalam jumlah besar sekaligus
  • Keamanan terjamin dengan sistem pengawasan berlapis
  • Ketepatan waktu tinggi karena bebas hambatan jalan raya
  • Biaya kompetitif dan transparan, tanpa pungutan liar
  • Ramah lingkungan, dengan jejak karbon yang lebih rendah dibandingkan moda angkutan jalan

“Infrastruktur dan sarana yang dimiliki KAI mendukung kelancaran pengiriman barang skala besar. Kami juga didukung oleh teknologi pemantauan modern, gudang penyimpanan representatif, serta peralatan bongkar muat yang mendukung,” tambah Franoto.

Kinerja unggul KAI Daop 4 Semarang juga ditopang oleh lokasi operasional yang strategis, mencakup berbagai kawasan industri penting di Jawa Tengah seperti Kawasan Industri Wijayakusuma, Kawasan Industri Terpadu Batang, dan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

KAI membuka secara luas bagi masyarakat maupun perusahaan yang ingin melakukan kerja sama angkutan barang. Untuk informasi lebih lanjut terkait kerjasama angkutan barang KAI, dapat menghubungi Unit Angkutan Barang Daop 4 Semarang di Jl. MH Thamrin Nomor 3 Semarang, atau dapat melalui website cargo.kai.id

Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Kolaka, Dorong Generasi Sehat dan Cerdas

0

KOLAKA (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi hadir di Kelurahan Sakuli, Kolaka untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus gencar melakukan sosialisasi program MBG untuk memberikan penguatan gizi untuk jutaan penerima manfaat.

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini digelar di Kelurhan Sakuli, Kab. Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Senin, (6/10).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari Anggota Komisi IX DPR RI, Ahmad Safei, Staff Promosi dan Edukasi Gizi BGN Kholiddin, Lurah Watuliandu Muh. Adiyanto serta tokoh masyarakat setempat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Ahmad Safei, menegaskan bahwa isu gizi merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan bangsa. Untuk itu gizi yang baik akan sangat membantu dalam upaya melahirkan generasi bangsa yang berkualitas, sehat, dan berdaya saing global.

“Sebagai wakil rakyat, saya memandang gizi yang baik adalah pondasi utama bagi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, mari kita pahami bersama apa itu Program Makan Bergizi Gratis, bagaimana penyalurannya, dan apa manfaatnya bagi masyarakat. Saya berharap sosialisasi ini bukan sekadar seremoni, tetapi titik tolak untuk perubahan nyata,” tutur Ahmad Safei.

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Sementara itu, Staff Promosi dan Edukasi Gizi BGN Kholiddin menyampaikan bahwa MBG dirancang bukan sekadar program bantuan, melainkan sebuah investasi masa depan.

“Makan itu penting, tetapi harus bergizi. Karena itulah MBG hadir, untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan yang tepat sejak dini. Program ini melibatkan masyarakat sekitar, mulai dari relawan dapur hingga penyedia bahan pangan, sehingga manfaatnya juga dirasakan dalam peningkatan ekonomi lokal,” jelasnya.

Dukungan dari pemerintah daerah turut disuarakan oleh Lurah Watuliandu, Muh. Adiyanto yang menyampaikan apresiasinya.

“Kami menyambut program ini dengan penuh antusias. Permasalahan gizi masih menjadi tantangan besar, tetapi dengan kerja bersama, kita bisa memastikan anak-anak Kolaka tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” ucap Adiyanto.

Sosialisasi MBG di Kolaka menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Program ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam memperkuat ketahanan gizi sekaligus memberdayakan potensi lokal, sehingga cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 dapat tercapai melalui generasi yang sehat dan berkualitas.*

Gencarkan Sosialisasi MBG, Pemerintah Targetkan Bengkulu Jadi Contoh Daerah Sehat

0

KEPAHIANG (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan ke berbagai daerah, kali ini menyapa masyarakat Kabupaten Kepahiang, Bengkulu. Program MBG merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi.

Kegiatan sosialisasi program MBG ini bertempat di Gedung Serba Guna Desa Bandung Jaya, Kecamatan Kabawetan, Kepahiang pada Minggu (5/10). Sosialisasi kali ini dihadiri langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI Eko Kurnia Ningsih, Anggota DPRD Bengkulu Edwar Samsi, dan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Anyelir Puspa Kemala.

Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI Eko Kurnia Ningsih menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan bergizi sejak dini.

“Program ini bukan sekadar pembagian makanan, tetapi bagian dari upaya membangun generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif. Kita ingin anak-anak Bengkulu tumbuh dengan gizi seimbang agar memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Eko Kurnia Ningsih.

Ia menambahkan, pelaksanaan program MBG juga harus disertai edukasi tentang pentingnya pola makan sehat di sekolah maupun di rumah.

“Kita harus memastikan bahwa masyarakat memahami makna gizi yang baik, bukan hanya kenyang tetapi juga bergizi. Dengan begitu, kita dapat menurunkan risiko masalah gizi di daerah ini,” imbuhnya.

Senada, perwakilan BGN, Anyelir Puspa Kemala, menjelaskan bahwa BGN berkomitmen mengawal program ini agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Kami memastikan setiap menu yang disajikan disusun oleh ahli gizi dan sesuai kebutuhan anak. Ini adalah langkah nyata untuk memastikan tidak ada anak yang belajar dalam keadaan lapar,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Bengkulu, Edwar Samsi, menyampaikan dukungannya terhadap penerapan program MBG yang juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal.

“Program ini memberikan manfaat ganda. Selain menyehatkan anak-anak, juga menggerakkan ekonomi masyarakat karena UMKM lokal dapat berperan dalam penyediaan bahan pangan bergizi,” tuturnya.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat Bengkulu diharapkan semakin memahami bahwa program MBG adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, sekolah, dan masyarakat, Bengkulu diharapkan dapat menjadi contoh daerah yang berhasil mencetak generasi sehat dan berdaya saing tinggi.

MBG dibentuk dengan tujuan memberikan akses makan bergizi kepada anak usia sekolah, ibu hamil & menyusui juga balita, menekan angka stunting dan gizi buruk, meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar, serta dirancang untuk memberdayakan pelaku usaha lokal (UMKM pangan, petani, dll).*

Program MBG Disosialisasikan di Pekanbaru: Dorong Generasi Sehat, Cerdas dan Berdaya Saing

0

PEKANBARU (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Kota Pekanbaru untuk memperluas penerima manfaat. Sosialisasi program MBG menjadi langkah awal dalam upaya melahirkan generasi sehat dan cerdas dengan memberikan penguatan gizi yang tepat. 

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Sosialisasi program MBG kali ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Maharani, Analis Kebijakan Badan Gizi Nasional Kolonel Inf Erin Andriyanto, serta tokoh masyarakat setempat. Kebijakan baru ni menjadi momentum penting untuk mengajak masyarakat Riau memahami dan mendukung penuh pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

Dalam kesempatan itu, Anggota DPR RI Komisi IX, Dr. Maharani, menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah nyata pemerintah dalam mempersiapkan generasi unggul Indonesia. 

“Untuk menciptakan negara yang berdaya saing, kita harus memastikan anak-anak kita lahir dengan sehat dan cerdas. Oleh karena itu pemerintah menghadirkan program Makan Bergizi Gratis agar anak-anak tumbuh sehat dan cerdas. Kita harus bersama-sama mendukung program ini tanpa kecuali agar dapat terus berlanjut,” tutur Maharani Kamis, (3/10).

Maharani juga menambahkan bahwa manfaat program MBG tidak hanya dirasakan anak-anak, tetapi juga meluas hingga masyarakat sekitar. Para petani dapat menyalurkan hasil panen mereka melalui Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG), sementara ibu-ibu rumah tangga dapat turut berperan sekaligus memperoleh tambahan penghasilan. 

“Ini adalah bentuk sinergi antara kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi lokal,” lanjutnya.

Sementara itu, Kolonel Inf Erin Andriyanto menekankan bahwa MBG adalah salah satu program strategis nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. 

“Secara umum, program MBG adalah bagaimana dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, serta memudahkan akses gizi makanan bagi masyarakat. Dengan begitu, program ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar SPPG,” tegasnya.

Ia menambahkan, program ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk mengatasi permasalahan gizi, stunting, dan anemia yang masih menjadi tantangan besar. Melalui pendekatan gizi seimbang, diharapkan generasi muda Indonesia dapat tumbuh kuat, sehat, dan siap menghadapi persaingan global.

Sosialisasi MBG di Pekanbaru ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat pemahaman dan dukungan masyarakat terhadap program pemerintah. Dengan kolaborasi semua pihak, program MBG diyakini mampu membawa dampak positif yang luas, baik dari sisi kesehatan maupun kesejahteraan masyarakat.*

Kejari Kota Semarang Tegas! 19 Ribu Botol Miras, 216 Gram Sabu, dan 30 Ribu Pil Terlarang Dimusnahkan Sekaligus

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang memusnahkan ribuan barang bukti hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap.

Barang bukti yang dimusnahkan mencakup berbagai jenis kejahatan, mulai dari narkotika, psikotropika, obat-obatan terlarang, senjata tajam, minuman keras, hingga rokok tanpa cukai.

Pemusnahan dilakukan di halaman kantor Kejari Kota Semarang, Selasa (7/10), dan disaksikan oleh perwakilan Pengadilan Negeri Semarang, Polrestabes Semarang, Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang, serta BNN Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Kejari Kota Semarang Candra Saptaji, SH, MH. mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab penegakan hukum sekaligus pengingat bagi masyarakat agar menjauhi segala bentuk tindak pidana.

“Kami melaksanakan pemusnahan terhadap perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap. Barang bukti yang dimusnahkan antara lain narkotika jenis sabu, psikotropika seperti aprazolam, priclona, klonazepam, atarax, serta obat-obatan terlarang seperti pil logoy, tablet DMP, Tilyarindo, Merlopam, Lorazepam, dan MDMA,” ujar Candra.

Selain narkotika dan obat-obatan terlarang, Kejari juga memusnahkan 19.000 botol minuman keras, 216 gram sabu-sabu, serta lebih dari 30.000 butir pil terlarang berbagai jenis.

Tak hanya itu, barang bukti lain seperti 73 poli dan 86 karton rokok ilegal, serta berbagai senjata tajam dan alat komunikasi turut dimusnahkan.

“Total ada 97 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap dalam lima bulan terakhir. Alhamdulillah, proses pemusnahan berjalan lancar. Semoga kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kejahatan harus dimusnahkan di muka bumi,” tegasnya.

Pemusnahan dilakukan dengan berbagai cara — miras dihancurkan dengan alat berat, narkotika dan obat-obatan diblender, rokok tanpa cukai dibakar, sementara senjata tajam dimusnahkan dengan digerinda.

Langkah tegas Kejari Semarang ini diharapkan mampu memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan sekaligus memperkuat pesan moral kepada masyarakat untuk menjauhi perbuatan melawan hukum.

DPR RI dan BGN Gelar Sosialisasi MBG untuk Perkuat Gizi Anak Kolaka

0

KOLAKA (Pertamanews.id) – Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Mangolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (5/10).

Program MBG merupakan kebijakan baru pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi yang tepat.

Kegiatan sosialisasi program MBG ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Ahmad Safei, Staff Promosi dan Edukasi Gizi BGN Kholiddin, Lurah Mangolo Hardiansyah Hasmir, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ahmad Safei menyampaikan bahwa program MBG bukan sekadar kegiatan bagi-bagi makanan, tetapi sebuah langkah nyata negara dalam memperkuat kualitas gizi generasi muda Indonesia.

“Program makan bergizi gratis ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Tujuannya bukan hanya menurunkan angka stunting, tetapi juga membangun fondasi generasi emas Indonesia 2045,” ujar Ahmad Safei.

Lebih lanjut, Ahmad Safei menambahkan, pelaksanaan program MBG diharapkan dapat menjangkau anak-anak sekolah dari PAUD hingga SD serta melibatkan berbagai pihak, termasuk guru dan orang tua.

“Kami di Komisi IX DPR RI akan terus mengawal agar pelaksanaan program ini tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan. Tidak hanya membagi makanan, tetapi juga memberdayakan UMKM lokal dan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Sementara itu, Staff Promosi dan Edukasi Gizi BGN Kholiddin menjelaskan bahwa MBG merupakan program strategis yang tak hanya berorientasi pada aspek kesehatan, tetapi juga ekonomi masyarakat.

“Program MBG ini menjadi trendsetter karena menggabungkan aspek gizi, pemberdayaan ekonomi, dan partisipasi masyarakat. Dalam dapur penyedia makanan, ada ahli gizi yang memastikan kualitas makanan, dan tenaga lokal dilibatkan agar manfaatnya terasa langsung di daerah,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lurah Mangolo Hardiansyah Hasmir menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program ini di wilayahnya.

“Alhamdulillah, program ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kami. Banyak anak yang sebelumnya berangkat sekolah tanpa sarapan kini bisa belajar dengan lebih fokus. Ini langkah besar untuk masa depan anak-anak Kolaka,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah dan DPR RI menegaskan komitmennya untuk memastikan program MBG menjadi gerakan nasional yang berkelanjutan, demi mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan tangguh.*

Nasmoco Bukukan 214 SPK di GIIAS Semarang, Toyota Tetap Jadi Primadona Pasar Otomotif Jateng-DIY

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Di tengah perlambatan ekonomi nasional, Nasmoco Group, diler resmi Toyota di Jawa Tengah dan DIY, justru menunjukkan performa gemilang.

Dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2025 yang berlangsung di Muladi Dome Semarang pada 24–28 September 2025, Nasmoco sukses membukukan 214 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam lima hari pameran.

Capaian ini mempertegas dominasi Toyota sebagai pilihan utama masyarakat di Jateng dan DIY. Penjualan terbesar disumbang oleh segmen Multi-Purpose Vehicle (MPV) — terutama New Avanza, New Innova Reborn, New Innova Zenix Hybrid, New Calya, dan New Agya — yang tetap menjadi favorit keluarga Indonesia.

Presiden Director Nasmoco Group, Benny Redjo Setyono, menyampaikan apresiasi kepada pengunjung dan pelanggan yang terus mempercayakan pilihan mobilitasnya kepada Toyota.

“Kondisi ekonomi saat ini merupakan perpaduan antara peluang menjanjikan dan tantangan yang perlu diatasi, terutama di sektor otomotif. Kami bersyukur selama GIIAS Semarang berlangsung antusiasme pengunjung di Booth Toyota Nasmoco luar biasa dan Nasmoco berhasil meraih 214 SPK selama lima hari pameran. Ini bukti bahwa Toyota masih diterima pasar otomotif di Jawa Tengah. Terima kasih atas kepercayaan dan kesetiaan pelanggan Nasmoco,” ujar Benny.

Tak hanya unggul dalam penjualan, booth Toyota Nasmoco seluas 270 m² juga menyabet dua penghargaan prestisius dari penyelenggara GIIAS Semarang 2025, yakni:

  • Favorite Booth untuk kategori luas di atas 250 m²
  • Favorite Car Category — Passenger Car MPV

  • Kinerja cemerlang di GIIAS Semarang turut mendorong performa penjualan Toyota di wilayah Jateng dan DIY. Sepanjang September 2025, Nasmoco mencatat total retail sales sebanyak 1.012 unit, mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama pasar otomotif di kawasan tersebut.

Kesuksesan ini tak lepas dari program tematik “Keluarga Bahagia Pakai Toyota” yang telah digulirkan di seluruh 22 cabang Nasmoco sejak Juli 2025. Program ini menawarkan berbagai kemudahan pembelian, benefit menarik, layanan aftersales unggulan, hingga program trade-in yang memudahkan pelanggan mengganti mobil lama dengan model Toyota terbaru.

Memasuki kuartal akhir tahun, Nasmoco kian optimistis mempertahankan momentum positif melalui program spesial bertajuk “Keluarga Bahagia Pakai Toyota YES — Year End Surprise!”

Marketing Division Head Nasmoco Group, Herybertus Budi, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi mobilitas yang lengkap dan berkelanjutan.

“Komitmen kami jelas. Nasmoco telah lebih dari 64 tahun menemani masyarakat Jateng dan DIY sebagai diler Toyota. Kami konsisten menghadirkan ekosistem solusi mobilitas komprehensif melalui jajaran produk lengkap, layanan bengkel nyaman, serta jaringan 22 cabang yang mudah dijangkau. Semua ini menjadikan Nasmoco mitra strategis dalam membangun pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkap Herybertus.

Menurutnya, di tengah maraknya merek otomotif baru yang bermunculan, keandalan jaringan purna jual masih menjadi faktor penentu utama bagi konsumen. Luasnya jaringan bengkel, ketersediaan suku cadang orisinal, dan kualitas layanan servis menjadikan Toyota tetap menjadi pilihan utama bagi pelanggan yang mencari jaminan jangka panjang terhadap investasinya.

“Bagi Toyota dan Nasmoco, ini bukan sekadar menjual mobil, tapi menghadirkan rasa worry-free bagi pelanggan. Kami memberikan solusi mobilitas yang menyeluruh, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi infrastruktur di Indonesia,” tambahnya.

Dengan semangat #PilihYangPastiAja, #OnlyToyotaCanDo, dan #HybridUntukSemua, Nasmoco terus meneguhkan posisinya sebagai diler terpercaya yang tak hanya menjual kendaraan, tetapi juga menghadirkan pengalaman berkendara tanpa khawatir bagi pelanggan di seluruh Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Ketepatan Waktu KA Daop 4 Capai Hampir 100% Sepanjang September 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang mencatat tingkat ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kereta api (on time performance/OTP) yang memuaskan sepanjang bulan September 2025.

Prosentase OTP KA Penumpang mencapai 99,68% untuk keberangkatan dan 96,44% untuk kedatangan. Sedangkan Prosentase OTP KA Barang mencapai 100% untuk keberangkatan, dan 97,89% untuk kedatangan.

Dari seluruh KA yang berangkat, sebanyak 35 KA keberangkatan awal Daop 4 Semarang mencatat ketepatan waktu yang nyaris sempurna 100% pada September 2025 kemarin.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa hal tersebut menunjukkan disiplin operasional dan sinergi antarpetugas di seluruh lini perjalanan KA Daop 4 Semarang berjalan dengan sangat baik.

“Mulai dari petugas pengendali dan pengatur perjalanan kereta, masinis, petugas stasiun, hingga tim perawatan jalur, seluruhnya berperan aktif dalam memastikan setiap perjalanan berangkat dan tiba tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” kata Franoto.

Lebih lanjut, Franoto menjelaskan bahwa tingginya ketepatan waktu ini tidak terlepas dari sejumlah langkah strategis yang dijalankan KAI Daop 4.

Koordinasi antara Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop), petugas stasiun, dan masinis terus ditingkatkan agar pengaturan perjalanan dapat berjalan lebih efisien.

Selain itu, kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana jalur dilakukan secara terjadwal dan berkolaborasi dengan berbagai pihak guna mencegah gangguan perjalanan, dan sistem real-time monitoring diterapkan untuk memantau kondisi lintas serta mendeteksi potensi hambatan sejak dini.

KAI Daop 4 juga secara berkala melakukan evaluasi operasional untuk memperbaiki prosedur perjalanan dan meningkatkan pengendalian keterlambatan di lapangan.

Menurut Franoto, ketepatan waktu yang tinggi memberikan dampak langsung terhadap pengalaman pelanggan. Dengan jadwal perjalanan yang lebih pasti, pelanggan kini dapat merencanakan kegiatan dengan lebih nyaman tanpa khawatir akan keterlambatan.

“Dengan tingginya tingkat ketepatan waktu, pelanggan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih pasti. Jadwal keberangkatan yang sesuai waktu tidak hanya meningkatkan kepercayaan, tetapi juga kenyamanan pelanggan yang semakin tinggi terhadap transportasi kereta api,” jelasnya.

Franoto menegaskan bahwa seluruh jajaran KAI Daop 4 berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan performa pelayanan di semua aspek, baik operasional, keselamatan, maupun kenyamanan pelanggan.