spot_img
Beranda blog Halaman 87

Program MBG Jadi Momentum Kebangkitan UMKM Pangan di Yogyakarta

0

SLEMAN (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasokannya. Untuk itu para pelaku usaha local dibidang pangan mempunyai peranan penting dalam memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.

Hal itu disampaikan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam kegiatan sosialisasi pelatihan dengan para pelaku UMKM yang bertempat di Hotel Alana, Yogyakarta pada 2-4 Juli 2205. MBG mendorong keterlibatan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasokannya, yang pada gilirannya dapat memperkuat ekonomi lokal.

Sosialisasi kepada para pelaku usaha Yogyakarta ini dibuka oleh perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Rima Nurisa Brahmani, Kesehatan Masyarakat Punik Mumpuni Wijayanti, dan Titik Susilowati.
MBG atau Makanan Bergizi Gratis ini menjadi salah satu stimulan penunjang ketika semua dengan rutin, setiap hari mengonsumsi makanan-makanan bergizi. Badan Gizi Nasional hadir untuk mewujudkan generasi emas bangsa dapat benar-benar direalisasikan.

“Tentunya Badan Gizi Nasional hadir sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan integrasi program-program gizi di tingkat nasional maupun di daerah. Melalui badan ini, diharapkan upaya penanganan masalah gizi dapat dilakukan secara lebih terpadu, efektif, dan berkelanjutan,” ucap Rima Nurisa Brahmani.

Program MBG penting terhadap pertumbuhan anak anak bangsa, terutama di masa pertumbuhan perlu disokong dengan asupan gizi yang baik, ketika negara hadir memastikan bahwasanya terjadi pemenuhan kebutuhan gizi anak anak sekolah, ini akan memastikan terwujudnya generasi Emas Indonesia di 2045.

“MBG akan menyasar pada 3.000 anak sekolah dengan jarak 15 menit dari dapur. Petani dan pengusaha juga bisa menjadi mitra badan gizi nasional, karena dapur sehat membutuhkan bahan baku dari supplier yang berasal dari masyarakat,” lanjut Rima.

Program MBG akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat untuk memasok bahan baku makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Bagi para pelaku UMKM dapat menjadi Mitra BGN dan akses informasi kemitraan nya bisa di lihat melalui mitrabgn.go.id

Kemudian, Kesehatan Masyarakat Punik Mumpuni Wijayanti menyampaikan gizi yang baik adalah dasar bagi kesehatan, pertumbuhan, dan produktivitas. Kekurangan gizi akan berdampak pada penurunan fungsi kognitif dan daya tahan tubuh, serta memicu masalah kesehatan seperti stunting, wasting, dan kekurangan mikronutrien.

“UMKM pangan berperan penting sebagai penyedia makanan harian masyarakat. Menu yang disajikan UMKM berkontribusi besar terhadap pola konsumsi dan status gizi masyarakat,” papar Punik Mumpuni.
Gizi masyarakat adalah tanggung jawab bersama. UMKM pangan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Bersama, kita bisa wujudkan masyarakat sehat, usaha kuat, dan pangan lokal Jogja yang lestari.

Menambahkan, Titik Susilowati menjelaskan tujuan utama dari program MBG adalah untuk mengurangi angka malnutrisi dan stunting yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, khususnya pada kelompok rentan. Kelompok ini meliputi balita, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Program MBG bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan gizi harian masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan ibu, dapat tercukupi dengan baik sesuai dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG),” jelas Titik Susilowati.

Selain itu, Program MBG juga bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa melalui penyediaan makanan bergizi di sekolah. Menyediakan makanan sehat di sekolah diharapkan dapat mendukung konsentrasi siswa dan meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan belajar, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Dengan melibatkan lebih banyak pihak dalam proses distribusi dan produksi pangan bergizi, program ini dapat membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Program MBG diharapkan dapat menurunkan prevalensi stunting dan malnutrisi, terutama pada kelompok rentan. Dengan memberikan makanan bergizi secara teratur, anak-anak dan ibu hamil serta menyusui akan mendapatkan manfaat kesehatan yang signifikan, yang berujung pada peningkatan kualitas hidup mereka.***

Bazaar Inspiratif MR.D.I.Y. Menghadirkan Nuansa Baru di Java Mall Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY atau Perseroan atau MR.D.I.Y. Indonesia), pemimpin ritel perlengkapan rumah tangga di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya untuk terus memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia.

Kali ini, MR.D.I.Y. Indonesia secara resmi menghadirkan kampanye terbaru yang bertajuk “Inspirasi buat yang Ada Aja Idenya”, sebuah inisiatif yang mengajak keluarga Indonesia untuk menemukan potensi luar biasa dalam hal-hal sederhana melalui penggunaan produk-produk praktis dan terjangkau dari MR.D.I.Y. Kampanye terbaru dari MR.D.I.Y. ini menjadi salah satu wujud komitmen Perseroan untuk lebih dekat dengan kehidupan masyarakat dan mendukung rutinitas harian dengan solusi kreatif yang aplikatif.

Ria Sutrisno, Head of Marketing MR.D.I.Y. Indonesia mengatakan, “Kampanye ‘Inspirasi buat yang Ada Aja Idenya’ ini dirancang untuk memberikan inspirasi kepada keluarga Indonesia dalam memanfaatkan produk MR.D.I.Y. yang tidak hanya bermakna, namun dapat menciptakan nilai lebih. Kami percaya bahwa inspirasi tidak harus datang dari sesuatu yang mewah, melainkan justru bisa dari hal-hal kecil dan kebahagiaan sehari-hari yang nyata. Kehadiran MR.D.I.Y. tidak hanya menjadi tempat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, melainkan menjadi wadah untuk berkreasi, menata ruang, bahkan memulai usaha kecil.”

Kampanye “Inspirasi buat yang Ada Aja Idenya” ini juga terinspirasi dari cerita keluarga Indonesia, kreator lokal, dan pelaku usaha lokal yang merupakan pelanggan MR.D.I.Y. Indonesia.

Mereka berhasil menemukan inspirasi dari produk sederhana MR.D.I.Y. menjadi sebuah karya yang bernilai atau bahkan karir.

Untuk mengembangkan dan menyebarkan inspirasi tersebut, cerita ini kita hadirkan kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus lebih banyak pelanggan untuk mencari inspirasi dan memulainya bersama MR.D.I.Y. Indonesia.

Sejak hadir pertama kali di Semarang pada tahun 2018, kini MR.D.I.Y. Indonesia telah memiliki 83 toko di seluruh Provinsi Jawa Tengah.

Sebagai bagian dari upaya untuk semakin dekat dengan keluarga di Semarang dan sekitarnya, MR.D.I.Y. menyelenggarakan rangkaian Bazaar Inspirasi di Java Mall yang berlangsung dari 4 – 6 Juli 2025.

Bazar ini dirancang sebagai pengalaman menyeluruh yang menghadirkan zona inspirasi dari berbagai ruangan rumah seperti garasi, dapur, ruang belajar, dan kamar tidur.

Kegiatan ini juga akan dimeriahkan dengan aktivitas panggung, workshop interaktif, dan undian berhadiah.
Kehadiran MR.D.I.Y. ke Semarang tidak sekedar membawa Bazaar Inspirasi, melainkan upaya untuk hadir dan mendukung ide-ide serta kreativitas masyarakat lokal.

Terlebih lagi, kota Semarang memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 5,62% dan terdapat lebih dari 30 ribu UMKM, membuat kota ini menjadi pasar yang potensial, karena tren konsumen saat ini juga lebih mengarah untuk mencari solusi, bukan sekadar produk.

Salah satu elemen penting dari kampanye ini adalah storytelling autentik yang ditampilkan melalui produk-produk kebutuhan rumah tangga yang tersedia bagi setiap anggota keluarga.

“Kami mengapresiasi setiap cerita yang hadir dari pelanggan saat berbelanja di toko maupun menggunakan produk-produk MR.D.I.Y.. Kampanye ini diharapkan dapat mendorong pelanggan setia MR.D.I.Y. untuk dapat menemukan peluang dan kreativitas dari hal-hal yang sederhana.” lanjut Ria.

Inspirasi Hadir Lewat Hal-Hal Sederhana dan Keseharian Keluarga
Lebih lanjut, cerita inspirasi juga hadir dari pelanggan setia MR.D.I.Y. yang berdomisili di Semarang.

Seorang pegawai swasta sekaligus ibu rumah tangga, Zian, membagikan pengalamannya ketika berbelanja di MR.D.I.Y.

“Sebagai pengantin baru yang baru saja pindah rumah, saya merasakan betapa pentingnya menjaga rumah tetap nyaman dan penuh inspirasi. Seringkali saya meluangkan waktu untuk mengecek sudut-sudut rumah dan bertanya pada diri sendiri, ‘Apakah ada yang ingin diubah?’ Mulai dari area dapur, taman, kamar mandi, sampai kamar tidur. Dari kebiasaan itu, saya jadi suka mengunjungi toko MR.D.I.Y. yang berlokasi di Sukun untuk mencari inspirasi menata rumah baru saya.” ungkap Zian.

Menurutnya, MR.D.I.Y. seperti one-stop convenience store. Ia menambahkan, “Mulai dari barang-barang yang memang sudah ada di daftar belanja, sampai yang tadinya tidak terpikirkan namun ternyata bermanfaat. Khususnya kalau soal perkakas rumah, MR.D.I.Y. sudah jadi toko pertama yang muncul dipikiran saya.”

Selain perlengkapan rumah tangga, Zian juga menemukan berbagai produk hobi yang mendukung keseharian lebih produktif dan menyenangkan.

“Di MR.D.I.Y., saya juga menemukan perlengkapan olahraga, alat mewarnai, sampai alat tulis pun ada. Saya merasa MR.D.I.Y. lebih paham kebutuhan saya dibanding saya sendiri. Karena sering sekali barang yang awalnya tidak saya pikirkan, begitu melihat di toko MR.D.I.Y. otomatis masuk keranjang.” tutup Zian.

Dalam rangkaian peluncuran kampanye “Inspirasi buat yang Ada Aja Idenya”, MR.D.I.Y. juga menghadirkan berbagai produk dan promosi menarik yang dapat menambah semangat keluarga Indonesia untuk menemukan inspirasi dalam berbelanja di seluruh toko MR.D.I.Y.. Di antaranya adalah diskon Hemat Mat Mat hingga 33% untuk lebih dari ribuan produk terpilih, dan program Tebus Super Hemat yang menawarkan berbagai produk kebutuhan rumah tangga dengan harga khusus.

“Kami percaya inspirasi hadir dari momen-momen sederhana dalam keseharian—merakit, memperbaiki, berkreasi, hingga berbagi waktu bersama keluarga. Dari rutinitas sederhana dan ide kecil tersebut, siapa pun bisa menciptakan kreativitas dan perubahan positif. Kami berharap lebih banyak keluarga Indonesia yang terinspirasi dan MR.D.I.Y. selalu siap menjadi bagian perjalanan hidup masyarakat, baik dalam memperindah tempat tinggal, memulai usaha kecil, maupun menciptakan momen kebersamaan keluarga yang bermakna,” tutup Ria.

PLN UIP JBT Sabet Dua Penghargaan Platinum di CSR Nusantara Awards: Bukti Nyata PLN untuk Rakyat

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) terus menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan pada ajang CSR Nusantara Awards 2025.

PLN UIP JBT mendapatkan dua penghargaan sekaligus dengan predikat platinum atas kedua program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang telah dilaksanakan.

Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada PLN Group atas pencapaian kinerja TJSL yang berhasil menyabet hampir seluruh kategori.

Dirinya menyebut program TJSL dari PLN tersebar di seluruh Indonesia mulai dari barat hingga ke timur.

“Pada tahun ini, kami menyelenggarakan CSR Nusantara Awards yang ke-16. Istimewa karena kami mendapatkan program-program terbaik dari PLN Group. Jadi, luar biasa buat kami, tahun ini PLN Group menunjukan kinerja CSR yang luar biasa dan mendapatkan predikat platinum karena mereka hampir memenangkan seluruh kategori. Jadi, inisiatif mereka ini tersebar dari ujung timur ke ujung barat. Maka, mereka pantas berbangga karena program yang mereka lakukan,” kata La Tofi.

Program TJSL pertama yang berhasil mendapatkan penghargaan adalah Pelatihan dan Sertifikasi “Membangun SDM Cisokan Tangguh” bagi masyarakat di sekitar proyek pembangunan PLTA Cisokan.

Program ini didasari dari keinginan PLN untuk melibatkan masyarakat lokal dalam proses pembangunan PLTA Cisokan.

Oleh karena itu, PLN mengadakan sejumlah pelatihan dan sertifikasi sesuai dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi pekerja di proyek pembangunan PLTA Cisokan sekaligus meningkatkan daya saing masyarakat di dunia kerja secara nasional.

Adapun kategori pelatihan dan sertifikasi mencakup administrasi proyek perkantoran, flagman, operator dump truck, operator bulldozer, operator excavator, welder, dan security.

Program TJSL kedua yang juga mendapatkan penghargaan platinum adalah bantuan infrastruktur akses air di Desa Parigimulya, Kabupaten Subang yang berjudul “Mengalirkan Harapan, Menyambung Kehidupan”.

Memiliki penduduk lebih dari 500 kepala keluarga (KK) yang sebagian besar bekerja sebagai petani, tentunya membuat Desa Parigimulya membutuhkan pasokan air yang cukup.

Namun yang terjadi adalah desa tersebut seringkali mengalami kesulitan pasokan air bersih sebagai kebutuhan utama dan juga penunjang aktivitas.

Adanya kesulitan tersebut menumbuhkan inisiatif PLN untuk menyediakan sarana dan prasarana air bersih bagi Desa Parigimulya.

Kedua program ini berhasil mendapatkan penghargaan tersebut karena memiliki dampak langsung bagi masyarakat, adanya inovasi, memiliki sifat keberlanjutan, hingga relevansinya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang telah ditetapkan oleh PBB.

Program “Membangun SDM Cisokan Tangguh” sesuai dengan TPB No. 4 yakni Pendidikan Berkualitas. Sedangkan program bantuan akses air bersih di Desa Parigimulya juga turut mendorong TPB No. 6 yakni Air Bersih dan Sanitasi Layak.

General Manager PLN UIP JBT, Widya Anggoro Putro menjelaskan bahwa PLN senantiasa meyakini bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan juga harus diikuti pembangunan sosial.

Adanya PLN, menurutnya, harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin pembangunan daerah tidak hanya di sisi infrastruktur saja, namun juga pembangunan sosialnya melalui peningkatan kesejahteraannya. PLN ini bekerja sangat dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran kami juga harus bisa dirasakan langsung dampak positifnya bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami berfokus pada program TJSL yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat,” ungkap Anggoro.

PLN senantiasa hadir di tengah masyarakat dan berkomitmen untuk memberikan dampak positif langsung, salah satunya melalui program TJSL.

Berpedoman pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang telah dicanangkan PBB diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadikan masyarakat yang mandiri.

KAI Daop 4 Semarang Hadirkan Promo Spesial di Jateng Fair 2025, Diskon Tiket KA Eksekutif dan Bisnis!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menghadirkan Promo Tiket KA, dimana masyarakat dapat membeli tiket kereta api dengan diskon 10 persen. Promo ini berlaku untuk pembelian di Booth KAI pada event Jateng Fair 2025 yang berada di Gedung Merbabu PRPP Semarang mulai 4 hingga 6 Juli 2025.

Promo ini berlaku untuk kereta api kelas eksekutif dan bisnis di Jawa dan Sumatera untuk keberangkatan sampai dengan H+45.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan, program promo ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan event Jateng Fair yang merupakan agenda tahunan provinsi Jawa Tengah yang bertempat di PRPP Kota Semarang, juga sekaligus untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan melalui penjualan tiket dengan tarif yang terjangkau.

Franoto melanjutkan bahwa diskon tiket KA tersebut tidak berlaku untuk kereta compartement, luxury, priority, imperial, panoramic, dan kereta wisata lainnya. Tiket dengan tarif diskon ini dapat dibatalkan dan diubah jadwal sesuai aturan yang berlaku.

Selain diskon tiket KA 10%, Jateng Fair 2025 juga semakin meriah dengan adanya diskon tiket KA 30% untuk kelas ekonomi yang telah dimulai dari bulan Juni lalu dan berlaku hingga 31 Juli 2025. Diskon tiket 30% ini bisa didapatkan melalui aplikasi Access by KAI.

“KAI berharap masyarakat dapat memanfaatkan promo ini sebaik-baiknya selama tiket masih tersedia. Kami juga memberitahukan kembali bahwa tarif promo ini tidak bisa digabungkan dengan reduksi atau diskon lainnya,” tambah Franoto.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.

Franoto berharap dengan adanya promo-promo menarik ini, KAI Daop 4 dapat meningkatkan animo masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api sekaligus mendorong peningkatan kunjungan ke Kota Semarang dan daerah-daerah lainnya yang dilayani oleh KAI.

“Semoga kehadiran KAI di Jateng Fair 2025 dapat memberikan kemudahan akses transportasi serta turut mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” tutup Franoto.

Resmi Jadi LSP, Unissula Perkuat Kompetensi Mahasiswa di Dunia Kerja

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) mengeluarkan lisensi perdana kepada Unissula sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) pada Rabu (2/7).

Berdasarkan Keputusan Ketua BNSP Nomor Kep. 1446/BNSP/VI/2025, lisensi ini memungkinkan Unissula untuk mengadakan sertifikasi kompetensi dalam skema Okupasi Senior Office Operator.

Dr. Andre Sugiyono, Wakil Rektor I Unissula, menegaskan bahwa lisensi ini memungkinkan universitas untuk memvalidasi kemampuan dalam bidang administrasi dan operasional perkantoran.

“Yaitu posisi atau jabatan dalam dunia kerja yang berfokus pada tugas-tugas administrasi dan operasional perkantoran,” jelasnya.

Persyaratan lisensi mencakup pelaksanaan sertifikasi profesi sesuai pedoman BNSP 201 dan pedoman lain yang relevan.

Ini termasuk delapan unit kompetensi yang ditetapkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, mulai dari penggunaan sistem operasi hingga identifikasi keamanan informasi pengguna.

Lisensi ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal ditetapkan pada 20 Juni 2025, menandai langkah strategis Unissula dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui standar sertifikasi nasional.

Dekan Fakultas Hukum Unissula, Jawade Hafidz, Raih Gelar Profesor

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dekan Fakultas Hukum Unissula, Dr Jawade Hafidz SH MH berhasil meraih gelar guru besar.

Ia meraih gelar profesor dalam kepakaran ilmu administrasi negara sebagaimana tertuang dalam sertifikat uji kompetensi jabatan akademik dosen No 09063/B4/DT.04.01/2025.

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah semakin banyak dosen Unissula yang berhasil meraih gelar guru besar. Ini merupakan nikmat dan rahmat dari Allah SWT yang harus kita syukuri. Capaian ini juga akan semakin meningkatkan atmosphere akademik di Unissula serta meningkatkan daya saing Unissula di level nasional dan internasional, serta memperkuat program program internasionalisasi di level fakultas dan universitas,” ungkapnya, (1/7).

Jawade memiliki rekam jejak melaksanakan tri darma perguruan tinggi yang impresif baik di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Ia juga memiliki inisiasi dan tanggung jawab yang besar dalam mensukseskan Fakultas Hukum Unissula untuk go internasional dengan berbagai implementasi program internasionalisasinya.

Ia banyak berkolaborasi dan membangun aliansi pendidikan dengan berbagai fakultas hukum dari berbagai universitas terkemuka di dunia seperti dari Malaysia, Mesir, Brunai Darussalam, Australia dan Belanda.

Ia juga aktif mengintensifkan kolaborasi riset, konferensi internasional, pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, kuliah kerja lapangan internasional, membuka kelas internasional dan program akademik lainnya.

Selain membangun kolaborasi internasional ia juga memperkuat kerjasama di dalam negeri antara lain dengan Polri, KPK, Kejaksaan, Kehakiman, Mahkamah Konstitusi, Kemenkum HAM, DPR RI, Pemda Provinsi, Pemda Kabupaten dan berbagai lembaga lainnya.
Tujuannya untuk memberikan kesempatakan dan wawasan kepada para mahasiswa Fakultas Hukum Unissula di semua level pendidikan.

Yaitu S1 di prodi Ilmu Hukum, S2 Magister Kenotariatan, S2 Magister Ilmu Hukum, dan S3 Program Doktor Ilmu Hukum.

PT Surveyor Indonesia Sosialisasikan TKDN untuk Penguatan Industri Nasional di Joint Convention Semarang 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — PT Surveyor Indonesia (PTSI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat industri nasional lewat penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), saat tampil dalam gelaran bergengsi Joint Convention Semarang (JCS) 2025 yang resmi dibuka di Patra Convention Hotel, Semarang.

Tak sekadar menghadiri seremoni pembukaan, PTSI juga ambil bagian dalam sesi Business Forum, yang menjadi ajang strategis bagi para pelaku industri energi, migas, dan manufaktur.

Dalam forum tersebut, PTSI diwakili oleh Sarjuni Adicahya, Vice President Divisi Bisnis Strategis Industrial Services, yang memaparkan peran vital lembaganya sebagai institusi verifikator TKDN terakreditasi.

“TKDN bukan hanya alat pengendali impor, melainkan strategi keberimbangan yang memperkuat industri dalam negeri sambil membuka ruang untuk kolaborasi teknologi dengan pihak luar,” ujar Sarjuni.

Sarjuni menekankan bahwa TKDN bukan sekadar formalitas, melainkan mekanisme konkret untuk memastikan bahwa produk-produk dalam negeri mendapat tempat utama dalam rantai pengadaan nasional.

Produk luar negeri tetap diperbolehkan masuk, namun produk lokal dengan nilai TKDN tinggi akan memperoleh prioritas dalam pengadaan pemerintah.

Ia juga menjelaskan proses penilaian TKDN yang ketat dan transparan.

“Penilaian dilakukan melalui verifikasi oleh lembaga independen seperti PTSI dan disahkan oleh Kementerian Perindustrian. Ini menjamin akuntabilitas dan transparansi dalam perhitungan nilai kandungan lokal,” tegasnya.

Dalam paparannya, PTSI juga menyoroti tekanan kompetitif dari industri luar negeri, terutama dari Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang.

Menurut Sarjuni, TKDN merupakan instrumen strategis untuk memberi ruang tumbuh bagi industri nasional tak hanya dari sisi kuantitas produksi, tetapi juga kualitas, efisiensi, dan inovasi teknologi.

Tak ketinggalan, isu demografi juga menjadi sorotan. Indonesia yang sedang menuju puncak bonus demografi harus mampu memanfaatkan momentum ini untuk mencetak tenaga kerja unggul.

“TKDN membuka lapangan kerja, tapi pemuda harus siap dengan skill yang relevan agar bisa mengambil peluang dari tumbuhnya industri lokal,” ujar Sarjuni.

Partisipasi PTSI di JCS 2025 sekaligus menegaskan peran perusahaan sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku industri, dalam mewujudkan ketahanan energi nasional serta kemandirian industri berbasis sumber daya dalam negeri.

671.451 Penumpang Pilih KA Selama Juni, KAI Daop 4 Buktikan Kepercayaan Masyarakat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 671.451 penumpang telah diberangkatkan sepanjang bulan Juni 2025. Jumlah tersebut terdiri dari 588.375 penumpang Kereta Api Jarak Jauh dan 83.076 penumpang Kereta Api Lokal.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa kinerja ini menunjukkan peran vital transportasi kereta api dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya selama momen libur sekolah dan hari besar keagamaan yang terjadi pada bulan tersebut.

“Volume penumpang ini merupakan refleksi dari kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI yang semakin prima, serta pergeseran preferensi masyarakat ke moda transportasi yang lebih aman, nyaman, dan efisien. Kami bersyukur kereta api tetap menjadi pilihan utama dan akan terus meningkatkan pelayanan agar dapat memenuhi ekspektasi pelanggan,” kata Franoto.

Adapun stasiun dengan volume keberangkatan KA Jarak Jauh terbanyak adalah Stasiun Semarang Poncol dengan jumlah 161.384 penumpang, disusul Stasiun Semarang Tawang sebanyak 158.798 penumpang, Stasiun Tegal 88.966 penumpang, Stasiun Pekalongan 67.950 penumpang, Stasiun Pemalang sebanyak 33.337 penumpang, dan Stasiun Cepu sebanyak 25.776 penumpang, dan Stasiun Ngrombo 12.596 penumpang

Sementara itu, untuk layanan KA Lokal, Stasiun Semarang Tawang mencatat keberangkatan tertinggi dengan 32.499 penumpang, diikuti Stasiun Ngrombo 16.247 penumpang, Stasiun Semarang Poncol 14.200 penumpang, Stasiun Cepu 3.418 penumpang, dan Stasiun Alastua 3.062 penumpang.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan antarkota maupun regional. Selain faktor efisiensi dan ketepatan waktu, kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI juga terus tumbuh seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan, penyediaan fasilitas yang ramah pelanggan, serta kemudahan akses melalui layanan digital seperti aplikasi Access by KAI,” imbuh Franoto.

Franoto menambahkan transportasi publik yang andal dan inklusif merupakan bagian penting dari Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam upaya meningkatkan infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat.

Kereta api sebagai moda transportasi massal memiliki peran strategis dalam mewujudkan konektivitas antarwilayah, pemerataan pembangunan, serta pengurangan ketergantungan terhadap transportasi pribadi yang berdampak pada kemacetan dan emisi karbon.

“KAI Daop 4 Semarang memandang bahwa volume pelanggan yang tinggi merupakan bagian dari transformasi ekosistem mobilitas yang lebih berkelanjutan. Dengan tingginya jumlah penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal, ada kontribusi langsung terhadap penguatan sektor-sektor pendukung lainnya seperti pariwisata, perdagangan, dan ekonomi lokal di sekitar stasiun,” ungkap Franoto.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, KAI Daop 4 terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah, termasuk integrasi layanan antarmoda dan peningkatan pelayanan di stasiun.

Selain itu, perusahaan juga aktif mendorong digitalisasi layanan, peningkatan aspek keselamatan dan keamanan, serta mendukung terciptanya sistem transportasi publik yang ramah lingkungan.

Antisipasi Kemacetan, KAI Daop 4 Semarang Kampanyekan Tertib Parkir di Area Stasiun

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang mengajak masyarakat untuk lebih tertib dalam berlalu lintas, khususnya di kawasan stasiun. Ajakan ini disampaikan seiring dengan meningkatnya kepadatan kendaraan di sekitar area stasiun yang kerap menimbulkan kemacetan, terutama akibat kendaraan yang berhenti sembarangan untuk mengantar atau menjemput penumpang.

Berdasarkan pantauan di sejumlah stasiun besar di wilayah Daop 4 seperti Stasiun Semarang Poncol, masih sering dijumpai pengemudi kendaraan yang berhenti atau bahkan menunggu penumpang cukup lama di bahu jalan yang telah diberi tanda larangan berhenti maupun parkir.

Keberadaan kendaraan yang berhenti di area terlarang tersebut berdampak langsung pada tersendatnya arus lalu lintas, serta mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan lain maupun para penumpang kereta api.

“Stasiun merupakan ruang publik dengan mobilitas tinggi, terutama pada jam-jam sibuk keberangkatan dan kedatangan kereta. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran dan keteraturan di kawasan stasiun dengan tidak berhenti sembarangan, apalagi di titik-titik yang sudah diberi rambu larangan,” ujar Manager Humas Daop 4 Semarang Franoto Wibowo.

Lebih lanjut, Franoto mengatakan bahwa pihaknya telah menyediakan titik-titik khusus untuk aktivitas antar-jemput penumpang di beberapa stasiun.

Area tersebut dirancang agar pengemudi dapat berhenti sejenak secara tertib tanpa mengganggu alur lalu lintas umum maupun aktivitas keluar-masuk kendaraan operasional KAI.

Penggunaan zona drop off dan pick up secara tepat akan sangat membantu kelancaran keseluruhan sistem transportasi.

Guna mendukung terciptanya kawasan stasiun yang aman dan nyaman, KAI Daop 4 Semarang juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Kepolisian untuk memastikan pengawasan dan penegakan aturan berjalan optimal. Edukasi kepada masyarakat turut dilakukan melalui media sosial, spanduk, serta pengumuman di area stasiun.

“Kesadaran bersama menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem transportasi yang tertib dan efisien. Tidak berhenti atau parkir sembarangan di depan stasiun adalah bentuk kontribusi nyata kita sebagai warga yang peduli pada kelancaran dan keselamatan bersama,” tambah Franoto.

KAI Daop 4 mengajak seluruh pihak, termasuk pengemudi ojek online, taksi, kendaraan pribadi, hingga petugas lapangan, untuk terus mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas di sekitar stasiun. Dengan kerja sama yang baik, lingkungan stasiun akan menjadi ruang yang lebih nyaman, aman, dan terintegrasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kids Room ibis Styles Semarang Simpang Lima, Ruang Bermain Imajinatif untuk Anak-anak

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – ibis Styles Semarang Simpang Lima dikenal dengan konsep ramah anak, berkomitmen untuk terus berinovasi menciptakan pengalaman menginap yang menyenangkan bagi keluarga, khususnya bagi anak-anak.

Hotel berlokasi strategis di tengah kota ini kembali menambahkan fasilitas menarik di bulan Juni 2025 bertajuk Kids Room.

Tipe kamar tematik anak ini dirancang khusus untuk menciptakan ruang imajinatif bagi anak-anak, sangat cocok untuk si kecil yang menyukai konsep playfull dan berjiwa adventure.

Kamar tersebut telah dilengkapi dengan corak dekorasi tema anak pada fasilitas handuk, sprei, gorden, tenda anak, serta dilengkapi meja dan alat mewarnai yang menciptakan kesempatan sempurna bagi keluarga untuk menikmati liburan yang edukatif sekaligus menghibur.

Untuk mendapatkan kamar tematik, tamu dapat melakukan pemesanan kamar melalui pihak hotel secara langsung, menginformasikan kriteria tema untuk putra atau putri, maksimal empat hari sebelum kedatangan.

Pemesanan kamar tematik anak hanya berlaku untuk pemesanan pada kamar tipe Deluxe Double Bed yang langsung menghadap ke Simpang Lima Semarang, tanpa adanya biaya tambahan apapun, selama persediaan masih ada.

“Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih dari sekedar menginap. Kami memperkuat hotel ibis Styles Semarang Simpang Lima sebagai destinasi staycation ramah anak, kami berharap para tamu dapat menciptakan kenangan indah bersama keluarga disini,” ujar Primaningrum, selaku General Manager ibis Styles Semarang Simpang Lima.

Untuk para ayah bunda yang sedang mencari tempat liburan seru nan menyenangkan bersama buah hati, ibis Styles Semarang Simpang Lima adalah pilihan yang tepat.

Dengan kombinasi kamar tematik yang kreatif, serta suasana yang ramah keluarga, hotel ini menawarkan pengalaman liburan tak terlupakan.

Segera rencanakan liburan Anda dan rasakan pengalaman staycation penuh keceriaan di hotel kami.

Untuk pemesanan bisa langsung melakukan booking melalui Whatsapp 081312349711 atau info lebih lanjut melalui telepon di 024-8419711.