spot_img
Beranda blog Halaman 94

Warga Nongkosawit Belajar Trik Fotografi Produk untuk Promosi Digital

0

SEMARANG (Pertamanews.id) –  Balai Kelurahan Nongkosawit yang terletak di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Pelatihan Optimalisasi Foto Produk dengan Smartphone. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta para penggerak wisata desa dalam menghadapi tantangan promosi digital di era transformasi teknologi informasi di Semarang, Rabu (18/6).

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi lokal melalui strategi visual yang efektif dan terjangkau. Dalam konteks desa wisata, kemampuan mendokumentasikan dan mempromosikan produk secara menarik menjadi elemen penting dalam meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif desa.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan desa, antara lain Bapak Al Choiri, S.H. selaku Kepala Kelurahan Nongkosawit, Bapak Warsono selaku Ketua Pengelola Desa Wisata Nongkosawit, Ibu Farida sebagai Koordinator Desa Wisata, serta para anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Dalam sambutannya, Bapak Al Choiri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kapasitas warga. “Kami mendukung penuh kegiatan pelatihan seperti ini karena bisa membantu warga dalam mengembangkan potensi lokal dan bersaing secara digital,” ujarnya.

Sebagai narasumber dalam pelatihan ini, dihadirkan Bapak Viro Dharma Saputra, S.I.Kom., M.I.Kom., yang menyampaikan materi mengenai teknik pengambilan foto produk dengan menggunakan smartphone. Materi yang diberikan difokuskan pada praktik fotografi produk makanan lokal seperti cetot dan klepon. Peserta diajak untuk memahami prinsip dasar komposisi, pemanfaatan cahaya alami, pemilihan sudut pengambilan gambar yang menarik, serta teknik penataan produk agar hasil foto lebih estetik dan komunikatif.
 

Pelatihan ini juga melibatkan sesi praktik langsung, di mana para peserta melakukan simulasi pemotretan produk dengan bimbingan langsung dari narasumber. Metode ini diharapkan mampu memberikan pengalaman aplikatif yang relevan, sehingga keterampilan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam aktivitas promosi produk UMKM maupun destinasi wisata lokal.
 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM dan penggerak wisata di Desa Wisata Nongkosawit semakin percaya diri dalam mempromosikan produk dan kegiatan desa melalui berbagai platform digital. Kemampuan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan daya.

Mahasiswa MBKM USM Gelar Pameran Fotografi: Potret Keindahan Alam dan Budaya Nongkosawit

0

SEMARANG (Pertamanews.id)Suasana hangat penuh antusiasme menyelimuti Omah Pang, pusat kegiatan budaya di Desa Wisata Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, Semarang. Hari ini, mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Ilmu Komunikasi Universitas Semarang sukses menggelar Pameran Fotografi yang menampilkan kekayaan budaya dan keindahan alam desa setempat, Rabu (18/6).

Acara ini menyoroti beragam potret unik dan memikat, mulai dari makanan khas olahan singkong, keindahan air terjun hidden gem, hingga mural artistik karya mahasiswa internasional yang ikut berkontribusi dalam program ini. Tidak ketinggalan, pesona budaya lokal juga diabadikan melalui foto-foto dolanan gamelan, pembuatan gelang dari biji genetri, hingga tarian Kuntulan, tarian khas yang masih lestari di kalangan warga desa. Salah satu daya tarik utama dalam pameran ini adalah dokumentasi pertunjukan Wayangan Nongkosawit, yang menggambarkan kekayaan nilai-nilai tradisi yang masih hidup di tengah masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi visual, tetapi juga menjadi sarana edukatif. Para pengunjung yang terdiri dari anak-anak, ibu-ibu, hingga mahasiswa diajak berkeliling menikmati setiap karya foto yang dipajang sambil mendengarkan penjelasan sejarah dan perkembangan Desa Wisata Nongkosawit yang disampaikan langsung oleh Ketua Desa Wisata, Bapak Suwarsono, S.P.

“Kami ingin memperkenalkan potensi desa kami yang luar biasa, agar lebih banyak orang tahu bahwa Nongkosawit bukan hanya tempat wisata, tetapi juga pusat budaya dan kearifan lokal,” ujar Bapak Suwarsono dalam sambutannya.

Acara berlangsung meriah dengan atmosfer kekeluargaan. Para tamu tampak menikmati setiap sesi dengan penuh semangat, apalagi saat memasuki sesi akhir acara yang ditandai dengan foto bersama seluruh peserta, mahasiswa, serta warga yang hadir.

Bapak Viro, selaku pembimbing MBKM ini menyatakan bahwa program ini diharapkan agar mahasiswa dapat bermasyarakat dan membantu perkembangan desa wisata nongkosawit.

Pameran ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat lokal mampu menghadirkan kegiatan yang edukatif sekaligus membangkitkan kebanggaan terhadap budaya dan alam lokal.

Perluas Jangkauan ke Internasional, Wali Kota Semarang Agustina Kenalkan SAN PIISAN di California

0

SACRAMENTO (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang memperoleh kehormatan dengan didapuk menjadi salah satu pembicara dalam konferensi internasional yang digelar di California State University, Sacramento, Amerika Serikat pada 10-13 Juni 2025. Pada forum tersebut, Agustina memperkenalkan program SAN PIISAN di hadapan para peserta konferensi dari berbagai negara.

SAN PIISAN merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang bertujuan untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) serta stunting.

“Suatu kehormatan bagi saya menjadi pembicara dalam konferensi internasional ini. Dalam tema konferensi ini, saya berbicara tentang program yang dimiliki Pemerintah Kota Semarang, yakni SAN PIISAN yang merupakan program kesehatan yang diluncurkan oleh Dinas Kesehatan (DKK) Kota Semarang untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak,” terang Agustina usai menghadiri kegiatan tersebut.

Dirinya menyampaikan program SAN PIISAN memprioritaskan kesehatan ibu dan anak,mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, hingga bayi baru lahir.

“Saat ini SAN PIISAN menggunakan pantauan modern berbasis aplikasi ‘Sayang Bunda’ untuk pemantauan ibu hamil dan bayi secara real time,” imbuh Agustina.

Lanjutnya, program ini juga merupakan upaya Pemkot Semarang dalam menunjukkan keseriusannya untuk membenahi sektor kesehatan. Melalui program prioritas Semarang Sehat, Pemerintah Kota Semarang tidak hanya menguatkan pelayanan, tetapi juga memperluas jangkuan jaminan kesehatan bagi seluruh warganya.

Kasus Korupsi BUMD Rp237 Miliar, Mantan Pj Bupati Cilacap Awaluddin Muuri Ditahan Kejati Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menahan Mantan Pejabat (Pj) Bupati Cilacap (2023-2024) Awaluddin Muuri (AM), setelah dihari yang sama ditetapkan sebagai tersangka korupsi pembelian aset BUMD PT Cilacap Segara Artha (CSA) yang ditaksir merugikan keuangan negara Rp237 miliar.

“Hari ini AM ditetapkan sebagai tersangka,” ucap Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Lukas Alexander Sinuraya, di Kota Semarang, Rabu (18/6).

Pada hari yang sama, tersangka yang juga merupakan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap dan mantan calon Bupati Cilacap yang berpasangan dengan Vicky shu tersebut, kini langsung ditahan.

“Kami tahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang,” ungkap Lukas.

Penetapan tersangka Awaluddin merupakan lanjutan dari penyidikan kasus yang sama, di mana sebelumnya penyidik telah menetapkan dua terangka, dari unsur pejabat dan pihak swasta.

Keduanya adalah mantan Kabag Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Cilacap berinisial Iskandar Zulkarnain alias IZ dan mantan Direktur PT Rumpun Sari Antan, Andhi Nur Huda (ANH).

Ketiga tersangka bersekongkol memuluskan rencana jahat pembelian lahan oleh PT Cilacap Segara Artha. Lahan seluas 700 hektare berstatus hak guna usaha (HGU) itu dibeli dari PT Rumpun Sari Antan.

Transaksi dibeli seharga Rp237 miliar dengan anggaran pemerintah. Namun, PT Cilacap Segara Artha tak bisa menguasai lahan tersebut karena belum mendapat restu dari Kodam IV Diponegoro.

Lukas mengatakan, tersangka Awaluddin selaku Sekda Cilacap periode 2022-2024, berperan melakukan pertemuan-pertemuan dengan tersangka Andhi, mambahas jual beli tanah HGU tersebut.

“Tersangka telah melakukan pengadaan tanah yang tidak mengikuti prosedur yang benar,” ungkapnya.

Dalam hal ini, pengadaan tanah hanya dilakukan dengan kerja sama, tidak melalui skema pengadaan untuk kepentingan umum karena dinilai akan memakan waktu lebih lama.

Selanjutnya tersangka, mengajukan Raperda pembentukan Perumda menjadi Perseroda, walaupun Raperda tersebut tidak masuk dalam program pembentukan Perda.

Tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 atau Pasal 5 ayat (2) atau Pasal 12 A, atau Pasal 12 B Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pupuk Indonesia Niaga perkuat komitmen anti penyuapan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga), salah satu pilar distribusi pupuk, perdagangan pupuk dan lainnya, terus memperkuat komitmennya dalam memerangi praktik penyuapan dengan menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berdasarkan standar internasional ISO 37001:2016.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk menjunjung tinggi integritas dan transparansi dalam setiap operasionalnya.

Trudo HD, Plt. Direktur Utama PI Niaga menjelaskan bahwa komitmen anti penyuapan PI Niaga merupakan pilar utama dalam menjalankan seluruh operasional perusahaan.
“Di tengah dinamika bisnis yang kian kompleks, kami meyakini bahwa integritas adalah sesuatu yang paling berharga,” ujarnya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PI Niaga dalam menciptakan lingkungan kerja yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi serta gratifikasi.

Sejalan dengan arahan holding, perusahaan berkomitmen untuk menjaga integritas dan membangun budaya antisuap di seluruh lini operasional.

Komitmen ini diwujudkan melalui serangkaian kegiatan yang berkesinambungan, salah satunya adalah Sosialisasi ISO 37001:2016 yang dilaksanakan pada hari senin 14 April 2025

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman seluruh karyawan mengenai prinsip-prinsip anti penyuapan, risiko-risiko terkait, serta prosedur yang harus dipatuhi sesuai standar ISO 37001:2016.

Dengan pemahaman yang kuat, diharapkan setiap individu di Pupuk Indonesia Niaga dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah dan melaporkan segala bentuk penyuapan.

Tidak berhenti pada sosialisasi, Pupuk Indonesia Niaga juga telah melaksanakan Audit Internal SMAP 2025 yang dilaksanakan selama 2 hari tertanggal 22 & 26 Mei 2025 serta Audit Eksternal SMAP 2025 yang dilaksanakan oleh badan sertifikasi Tuv Nord pada tanggal 16 & 17 Juni 2025.

Audit SMAP ini mencakup berbagai aspek, mulai dari identifikasi risiko suap, mekanisme pelaporan melalui whistleblowing system, hingga penerapan sanksi tegas bagi setiap pelanggaran yang terjadi.

Audit ini merupakan bagian krusial dari siklus SMAP untuk mengevaluasi efektivitas penerapan sistem, mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, dan memastikan bahwa seluruh kebijakan serta prosedur anti penyuapan berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Hasil audit ini akan menjadi dasar bagi perbaikan berkelanjutan untuk memastikan SMAP di Pupuk Indonesia Niaga selalu relevan dan efektif.

Trudo menegaskan,” Audit Internal Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) tahun 2025 ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum krusial untuk menegaskan kembali komitmen kita dalam menjaga integritas dan transparansi di setiap lini bisnis”.

Sebagai Perusahaan yang turut berkontribusi untuk rakyat secara nyata, penerapan ISO 37001:2016 menunjukkan keseriusan Pupuk Indonesia Niaga dalam menciptakan lingkungan bisnis yang bersih dan bebas dari korupsi.

Hal ini tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata para pemangku kepentingan, tetapi juga memberikan jaminan kepada mitra bisnis dan pelanggan bahwa Pupuk Indonesia Niaga beroperasi dengan standar etika tertinggi.

Dengan komitmen yang kuat terhadap anti penyuapan, Pupuk Indonesia Niaga optimis dapat terus berkontribusi dalam membangun ekosistem bisnis yang berintegritas di Indonesia.

Hatsushigure Menyapa UNNES: Ribuan Pengunjung Meriahkan Nihon Matsuri 2025 Meski Diguyur Hujan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Rintik hujan tidak menghalangi semaraknya puncak acara Festival Budaya Jepang Nihon Matsuri 2025 yang digelar di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Sabtu (31/5). Mengusung tema Hatsushigure, festival ini menjadi magnet ribuan pengunjung dari berbagai kalangan yang antusias menikmati suguhan budaya Jepang di tengah suasana syahdu.

“Hatsushigure itu hujan peralihan di musim gugur, pas banget dengan kondisi Indonesia yang sedang sering hujan. Jadi suasana syahdu dan melankolisnya dapat,” ujar Yanuar Lutfi Rohman, S.Pd., M.Pd., dosen pembina acara.

Tema Hatsushigure, yang berarti hujan pertama saat peralihan musim gugur ke musim dingin di Jepang, dipilih sebagai simbol harapan baru di tengah tantangan. Festival ini menghadirkan pertunjukan seni, kompetisi akademik, cosplay, penampilan band, serta sajian kuliner Jepang yang menggugah selera.

Ketua pelaksana acara, Yusuf Faturrohman Yulianto, menegaskan bahwa konsep tahun ini sengaja dibuat inklusif. “Kami ingin acara ini menjadi ruang bertemu dan berekspresi siapa pun yang tertarik dengan budaya Jepang, baik untuk hiburan maupun edukasi,” ujarnya.

Meski sempat diguyur hujan, gelombang pengunjung tetap memadati area festival. Beberapa komunitas cosplay seperti Kaiju turut hadir dan diberi ruang interaksi khusus, menambah kemeriahan dan kedekatan dengan pengunjung. Fasilitas photobooth gratis dan spot estetik juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama di kalangan generasi muda.

Tahun ini, festival kembali digelar di area terbuka (outdoor) setelah sebelumnya dilakukan di dalam ruangan. Perubahan ini memberikan suasana yang lebih hidup dan autentik, seperti layaknya festival musim gugur di Jepang. “Tahun lalu indoor, kesan Matsurinya kurang dapet. Tahun ini kembali outdoor supaya lebih mirip festival di Jepang,” kata Sensei Yanuar.

Salah satu inovasi tahun ini adalah kehadiran “Pojok Memori”, area khusus yang memamerkan kostum maskot Nihon Matsuri dari tahun ke tahun, memberikan sentuhan nostalgia bagi pengunjung lama dan wawasan sejarah bagi pengunjung baru.

Namun demikian, pelaksanaan acara tidak lepas dari tantangan. Cuaca hujan dan pengaturan area kampus yang ramai memerlukan kesiapsiagaan ekstra dari panitia. Penyesuaian jadwal, perlindungan alat elektronik, serta pengelolaan kenyamanan bintang tamu seperti Kameaam dan band pengisi acara menjadi tantangan tersendiri.

“Pesannya, jangan kapok datang ke Nihon Matsuri di UNNES. Silakan datang lagi tahun depan dengan konsep baru yang pasti lebih menarik!” ujar Yanuar menutup sesi wawancara.

Panitia berharap festival ini menjadi jembatan budaya yang terus mempererat hubungan masyarakat dan memperkaya pemahaman lintas budaya, khususnya di kalangan generasi muda. Dengan semangat Hatsushigure, festival ini berhasil menunjukkan bahwa setiap awal yang penuh tantangan bisa berbuah indah dan penuh harapan.

Liburan Seru dan Edukatif di Gets Premiere Semarang, Ada Kelas Kreatif untuk Anak!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menyambut musim liburan sekolah, Gets Premiere Semarang menghadirkan program spesial bertajuk “Play & Learn Class Creative Kids”, sebuah rangkaian aktivitas edukatif dan menyenangkan yang dirancang khusus untuk anak-anak. Kegiatan ini akan berlangsung mulai 21 Juni hingga 12 Juli 2025, menggandeng Creative Kids Semarang sebagai mitra pelaksana.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan pengalaman liburan yang berkesan bagi keluarga, khususnya anak-anak. Harapannya, Gets Premiere Semarang bisa menjadi destinasi utama untuk menginap sekaligus bersantai dengan suasana yang ramah anak dan edukatif,” ujar Rusli Arsyad, General Manager Gets Premiere Semarang.

Program ini terbuka untuk semua anak, baik yang menginap di hotel maupun tidak. Dengan biaya hanya Rp80.000 per anak, peserta dapat mengikuti empat aktivitas seru bertema bajak laut, yaitu:

  • Create a Pirate
  • Searching for Treasure
  • Captain Hook’s Ring Toss
  • Pirate Treasure

Seluruh kegiatan dipandu oleh tim profesional dari Creative Kids Semarang dan sudah termasuk snack. Aktivitas akan digelar setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu pukul 15.00–17.00 WIB, dengan jumlah peserta terbatas.

Oleh karena itu, pengunjung disarankan untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Anak-anak juga bisa membawa pulang hasil karya mereka sebagai kenang-kenangan liburan.

Tak hanya menyuguhkan kegiatan anak-anak, Gets Premiere Semarang juga memperkenalkan promo terbaru bertajuk “Gets Fun Karaoke”. Dengan harga mulai dari Rp188.000 per orang (minimal 10 orang), pengunjung akan mendapatkan berbagai fasilitas menarik, seperti:

  • Gratis 2 jam karaoke
  • Free family set menu
  • Free welcome drink
  • Dan berbagai benefit lainnya

Mengusung konsep “Karaoke Anywhere”, fasilitas ini memungkinkan tamu untuk menikmati hiburan karaoke di berbagai area hotel, mulai dari meeting room hingga ballroom. Sangat cocok untuk sesi ice-breaking dalam rapat, acara komunitas, gathering internal, maupun pesta pribadi.

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan, silakan hubungi (024) 86400500 atau kunjungi Instagram resmi Gets Premiere Semarang di@getspremieresemarang.

Perhatian KAI Daop 4 Semarang: Program Edukasi untuk Redam Kecelakaan Perlintasan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus berkomitmen dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di area perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan.

Berbagai upaya preventif dan edukatif secara konsisten dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan raya dan perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa selama periode Januari hingga Mei 2025, KAI Daop 4 Semarang telah melaksanakan berbagai program peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang. Salah satunya adalah sosialisasi keselamatan di lingkungan sekolah sebanyak 9 kali.

Kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan pemahaman sejak dini kepada para pelajar terkait bahaya melintas sembarangan di jalur rel, mengingat anak-anak dan remaja menjadi salah satu kelompok yang rentan karena sering bermain atau melintas di area jalur kereta api tanpa pengawasan.

Selain itu, KAI Daop 4 Semarang juga mengintensifkan sosialisasi langsung di perlintasan sebidang sebanyak 188 kali sepanjang lima bulan pertama tahun ini.

Kegiatan ini melibatkan petugas lapangan yang memberikan edukasi secara langsung kepada pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, mobil, serta pejalan kaki di perlintasan sebidang resmi maupun liar.

Tujuannya agar masyarakat lebih patuh terhadap aturan berlalu lintas dan memahami prioritas perjalanan kereta api yang telah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas.

Tak hanya itu, tindakan tegas berupa penutupan atau penyempitan 13 perlintasan sebidang liar dan rawan juga telah dilakukan oleh KAI Daop 4 Semarang sepanjang periode tersebut.

Penutupan ini dilakukan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menutup akses ilegal yang kerap dimanfaatkan oleh warga dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Dengan penutupan ini, diharapkan perlintasan tidak resmi yang membahayakan dapat diminimalisir.

Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan masyarakat, KAI Daop 4 Semarang juga telah memasang spanduk peringatan di berbagai titik perlintasan sebidang dan jalur rawan kecelakaan.

Spanduk ini berisi himbauan dan informasi tentang pentingnya berhenti sejenak, melihat kiri-kanan, serta mendahulukan perjalanan kereta api sebagai prioritas utama sesuai ketentuan perundang-undangan. Diharapkan melalui media visual ini, kesadaran pengendara dapat terus meningkat.

Data kecelakaan di wilayah Daop 4 Semarang selama enam tahun terakhir juga menunjukkan pentingnya upaya pencegahan ini. Berdasarkan catatan, jumlah kecelakaan di perlintasan sebidang dalam periode 2019 hingga Mei 2025 mencapai 153 kejadian. Dari jumlah tersebut, 87 kasus melibatkan kendaraan mobil dan 66 kasus melibatkan sepeda motor.

Kecelakaan lebih banyak terjadi di perlintasan sebidang yang tidak dijaga, yakni sebanyak 105 kejadian dibandingkan dengan 48 kejadian di perlintasan yang dijaga.

Selain data kejadian, terdapat korban jiwa yang cukup memprihatinkan. Selama periode tersebut terdapat total 139 korban kecelakaan di perlintasan sebidang di wilayah Daop 4 Semarang, yang terdiri dari 74 orang meninggal dunia, 32 orang mengalami luka berat, dan 33 orang mengalami luka ringan.

Fakta ini menjadi pengingat penting bahwa perlintasan sebidang masih merupakan titik kritis yang memerlukan perhatian, kepedulian, dan kepatuhan dari seluruh pengguna jalan.

Sementara itu, untuk kasus orang tertemper kereta api di jalur rel hingga bulan Juni 2025 tercatat sebanyak 90 kejadian. Faktor utama penyebab kecelakaan ini di antaranya kurangnya kesadaran masyarakat, penggunaan gawai saat melintas, hingga adanya perlintasan liar tanpa izin resmi.

“Berbagai upaya ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menciptakan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di perlintasan sebidang. Namun demikian, kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama berdisiplin dan mematuhi rambu serta aturan yang berlaku,” tutup Franoto.

KAI Daop 4 Semarang akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, Ditjen Perkeretaapian, dan instansi terkait untuk menertibkan perlintasan sebidang serta melaksanakan edukasi berkelanjutan agar angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.

Indosat Catat Pertumbuhan Signifikan Kemitraan IM3 dan 3Kiosk di Jawa Tengah & DIY

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang mengesankan atau marvelous experience bagi masyarakat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Melalui kedua brand-nya, IM3 dan Tri, Indosat konsisten untuk memperluas jangkauan serta meningkatkan kualitas jaringan di wilayah ini. Tidak hanya itu, Indosat berupaya untuk mendukung pertumbuhan perekonomian daerah, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja.

Indosat terus melakukan penambahan BTS 4G baru di wilayah Jawa Tengah dan DIY, yakni naik 12% secara tahunan (YoY) per akhir Maret 2025. Selaras dengan penambahan BTS 4G baru tersebut, jumlah pelanggan Indosat di region ini mencapai 15,9 juta per akhir Maret 2025.

Angka ini bertambah sekitar 200.000 pelanggan dibandingkan Desember 2024. Dengan jumlah pelanggan sebesar itu, wilayah Jawa Tengah dan DIY menjadi penyumbang pelanggan Indosat terbesar kedua di Indonesia.

Fahd Yudhanegoro, Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, “Wilayah Jawa Tengah dan DIY merupakan salah satu wilayah dengan basis pelanggan Indosat terbesar. Oleh karena itu, kami memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas jaringan di wilayah ini secara konsisten dari tahun ke tahun. Upaya ini dilakukan untuk terus memastikan pelayanan yang berkualitas bagi segenap pelanggan. Pada saat yang bersamaan, kami juga ingin berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Salah satu bentuk perwujudannya adalah dengan penciptaan lapangan kerja melalui jumlah Mitra IM3 dan 3Kiosk yang terus bertambah di wilayah ini.”

Hingga Maret 2025, Indosat mencatatkan 52 Mitra IM3 dan 69 3Kiosk di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Jumlah ini bertambah masing-masing sebesar 34 Mitra IM3 baru dan 16 3Kiosk baru, dibandingkan setahun sebelumnya.

Dengan penambahan mitra tersebut, Indosat juga menambah penyerapan lapangan pekerjaan yang berpotensi berdampak pada peningkatan ekonomi lokal masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Dari sisi jangkauan, kini seluruh pelanggan IM3 maupun Tri sudah dapat merasakan jangkauan jaringan di 651 kecamatan per akhir Maret 2025.

Pada tingkat perdesaan, jaringan Indosat telah menjangkau 8.997 desa di wilayah Jawa Tengah dan DIY pada periode yang sama. Dengan perluasan jaringan ini, Indosat berkomitmen untuk mendukung pengoptimalan potensi perekonomian di berbagai pelosok Jawa Tengah dan DIY, termasuk potensi UMKM.

Selaras dengan capaian ini, Network Coverage Population (NCP) Indosat di wilayah ini telah mencapai 99%.

“Hingga akhir tahun 2025, Indosat juga akan memperkuat layanan HiFi Air di wilayah Jawa Tengah dan DIY, yang merupakan layanan internet rumah nirkabel berkecepatan tinggi dengan memanfaatkan teknologi Fixed Wireless Access (FWA). HiFi Air hadir sebagai solusi internet hemat dan cepat bagi keluarga dan UKM yang berada di daerah yang belum terjangkau jaringan kabel atau fiber optic. Langkah ini akan mendukung misi kami untuk menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia, dengan menyediakan akses digital yang lebih mudah dijangkau. Harapannya upaya ini dapat turut menggerakkan roda perekonomian daerah,” tutup Fahd.

Program Makan Bergizi Gratis Buka Peluang Besar bagi UMKM di Palembang

0

PALEMBANG (Pertamanews.id) –  Sosialisasi dari Direktorat Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat (PPM) Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan lancar. Kegiatan sosialisasi ini digelar di Hotel Hayo Palembang Jumat, 13 Juni 2025. 

Badan Gizi Nasional merupakan lembaga yang ditunjuk pemerintah sebagai mitra kerja dalam memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis diseluruh Indonesia.

Acara Direktorat PPM  Badan Gizi Nasional ini dihadiri oleh Rima Nurisa Brahmani, Sri Sumanti, dan Yuniarta Nensy serta masyarakat setempat yang didominasi oleh para pelaku usaha.

Dalam kesempatannya, perwakilan Badan Gizi Nasional Rima Nurisa Brahmani menegaskan bahwa makanan bergizi gratis ini menjadi salah satu stimulan penunjang ketika semua dengan rutin mengonsumsi makanan-makanan bergizi. 

“Tentutunya Badan Gizi Nasional hadir sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan integrasi program-program gizi di tingkat nasional maupun di daerah. Melalui badan ini, diharapkan upaya penanganan masalah gizi dapat dilakukan secara lebih terpadu, efektif, dan berkelanjutan,” tutur Rima Nurisa.

Program MBG menjadi faktor penentu terhadap pertumbuhan anak anak bangsa, terutama dimasa pertumbuhan yang perlu disokong dengan asupan gizi yang baik. 

“Ketika negara hadir memastikan bahwasanya terjadi pemenuhan kebutuhan gizi anak anak sekolah, ini akan memastikan terwujudnya generasi Emas Indonesia di 2045,” tambah Rima.

Adapun 4 kelompok utama penerima manfaat dari program MBG dengan sasaran utama 3000 anak sekolah dengan jarak 15 menit dari dapur. 

Program MBG juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat untuk memasok bahan baku makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

“Petani juga bisa menjadi Mitra badan gizi, karena SPPG membutuhkan bahan baku dari supplier. Dalam program MBG kita di hitung nilai kalori mulai dari ibu hamil, menyusui, anak SD kebutuhan nya berbeda-beda,” jelasnya.

Bagi para pelaku UMKM dapat menjadi Mitra BGN dan akses informasi kemitraannya bisa di lihat melalui mitrabgn.go.id

Kemudian, Sri Sumanti menyampaikan pemahaman mengenai pentingnya memperhatikan asupan makan bergizi untuk mencegah masalah gizi.

“Pemenuhan gizi menargetkan ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, dan anak sekolah sebagai sasaran utama, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Palembang melalui pemenuhan gizi yang optimal.

Gizi kurang seperti stunting, wasting, dan anemia dapat terjadi akibat kekurangan zat gizi penting seperti protein, zat besi, dan vitamin. Hal ini tentunya dapat berdampak pada pertumbuhan anak, daya tahan tubuh yang lemah, serta gangguan perkembangan otak

Menurut Sri, memperhatikan asupan makanan bergizi sangat penting untuk mencegah berbagai masalah gizi, baik itu kekurangan maupun kelebihan gizi.

“Gizi yang baik adalah fondasi dasar untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan. Namun, kita juga tidak bisa menutup mata bahwa masalah gizi, baik stunting, gizi buruk, obesitas, keterbatasan akses, keterbatasan anggaran, masih menjadi tantangan besar bagi bangsa kita, termasuk juga di Sumatera Selatan,” terang Sri Sumantri.

Berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG), anak berusia 7-9 tahun memerlukan sekitar 1.650 kilo kalori per hari, sekitar 1.900-2.000 kilo kalori per hari untuk anak berusia 10-12 tahun, dan sekitar 2.100-2.650 kilo kalori per hari untuk remaja berusia 13-18 tahun. 

“Perbedaan usia anak dan remaja tentu akan membedakan kebutuhan gizinya, sehingga mempengaruhi porsi makan yang diberikan,” tambah Sri.

Senada dengan apa yang disampaikan Sri Sumantri, Yuniarta Nensy menyampaikan bahwa Makan bergizi gratis itu adalah “Makan Bergizi Seimbang”. Dengan tema “Isi Piringku” untuk Indonesia Sehat

“Konsep “Isi Piringku” sebagai penganti “4 Sehat 5 Sempurna. Karena Gizi seimbang sangat penting untuk kesehatan dan produktivitas masyarakat (Ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak),” imbuh Yuniarta.

Pola makan bergizi dan sehat menjadi penting bagi anak dan remaja untuk dapat membantu pertumbuhan optimal dan dapat mendukung pertumbuhan fisik dan kognitif, agar dapat membantu mereka berkembang menjadi individu yang sehat dan cerdas.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.***