spot_img
Beranda blog Halaman 95

Wali Kota Agustina Luncurkan Program Semarang Inklusif, Mewujudkan Kota Adil untuk Semua

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komitmen membangun kota yang adil dan ramah bagi semua, diwujudkan Agustina Wali kota Semarang dan Wakil Wali kota Iswar Aminuddin dengan menghadirkan Program Semarang Inklusif. Program ini bertujuan untuk memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dari pembangunan kota.

Program Semarang Inklusif adalah satu dari lima prioritas 100 Hari Kerja, bersama dengan Semarang Bersih, Pendidikan Berkeadilan, Infrastruktur Terawat, dan Semarang Sehat.

Namun program ini bukan hanya rencana jangka pendek program ini merupakan bagian dari visi pembangunan jangka panjang Kota Semarang.

“Membicarakan program Rumah Inklusi ini sangat asyik, karena kita sedang menyiapkan sesuatu yang lebih dari sekadar tempat pelayanan kita ingin menjadikannya sebagai Rumah Inspirasi. Jika kita berhasil membangunnya dengan baik, maka ini akan menjadi sistem pengelolaan dan perawatan disabilitas yang terintegrasi pertama di Indonesia,” ungkap Agustina belum lama ini.

Menurutnya, ada seni dalam mengkoordinasikan berbagai pihak meliputi pemerintah, masyarakat, penyandang disabilitas, relawan, dan stakeholder lainnya.

Langkah awal dari program ini dimulai dengan pembangunan Rumah Inspirasi di lima kecamatan, yaitu Mijen, Tembalang, Semarang Barat, Semarang Tengah, dan Genuk.

Rumah ini dirancang sebagai pusat layanan yang ramah disabilitas dan kelompok rentan lainnya.

Di dalamnya akan tersedia sembilan layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, ketenagakerjaan, dukungan UMKM, mental health, pertanian, permukiman, hingga akses terhadap bantuan lain sesuai kebutuhan.

Proses pendataan penyandang disabilitas sedang dilakukan secara menyeluruh dengan sistem by name by address, agar setiap warga yang membutuhkan mendapatkan layanan yang tepat sasaran.

Tidak hanya itu, Pemkot juga melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam proses ini, seperti petugas kecamatan, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), relawan, penyandang disabilitas sendiri, dan para pemangku kepentingan.

Rumah Inspirasi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan komunitas dalam membangun ekosistem layanan yang inklusif, menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Semarang Inklusif dengan Rumah Inspirasinya bukan sekadar program sosial, melainkan bagian dari perwujudan visi besar kota menuju masyarakat berkeadilan sosial, lestari, dan inklusif. Program ini menjadi pondasi awal untuk pembangunan lima tahun ke depan.

“Kita tidak hanya bicara soal bangunan fisik, tetapi tentang membangun sistem perlindungan dan pemberdayaan yang kuat dan berkelanjutan. Karena itu, kita juga sedang siapkan apa yang kami sebut sebagai Protect System untuk menjawab kebutuhan ril kawan-kawan disabilitas,” terang Agustina.

Untuk mendukung terciptanya ruang yang setara bagi semua, Pemkot Semarang juga telah membebaskan 523 ruang publik di seluruh kecamatan dari tarif retribusi. Artinya, masyarakat kini bisa menggunakan berbagai fasilitas milik kota secara gratis untuk kegiatan non-komersial, termasuk di antaranya aula pertemuan di rumah susun, lapangan futsal, taman-taman kota, hingga halaman Balaikota.

Pembebasan ini memberikan ruang partisipasi yang lebih besar bagi komunitas, organisasi sosial, dan warga umum dalam menghidupkan kegiatan sosial, budaya, dan edukatif tanpa beban biaya.

KAI Daop 4 Semarang dan Komunitas Railfans Hias Lokomotif KA Argo Sindoro Sambut Era Baru Layanan Kereta Eksekutif Stainless Steel New Generation

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang bersama Komunitas Railfans Daop Empat (KRDE) melaksanakan kegiatan hias lokomotif KA Argo Sindoro pada Minggu, 15 Juni 2025 bertempat di Depo Lokomotif Semarang Poncol.

Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan pengoperasian perdana KA Argo Sindoro dan KA Argo Muria relasi Semarang – Jakarta PP menggunakan rangkaian Kereta Eksekutif Stainless Steel New Generation.

Dengan mengusung tema “New Gen | New Style, The New Era of Argo Sindoro dan KA Argo Muria”, lokomotif CC 206 yang menarik rangkaian KA Argo Sindoro tampil berbeda dan istimewa. Lokomotif ini dihias dengan livery khusus berupa stiker bertema modern dan futuristik yang menampilkan slogan “New Gen, New Style”, melambangkan semangat baru dalam penyelenggaraan layanan KA Argo Sindoro dan Argo Muria yang lebih nyaman, modern, dan berkelas.

Untuk menambah kemeriahan, lokomotif juga dipercantik dengan rangkaian bunga melati yang melambangkan keharuman dan keanggunan layanan kereta api Indonesia, serta dekorasi selendang warna magenta yang memberikan sentuhan elegan dan penuh energi baru.

Secara visual, desain livery pada lokomotif ini juga menampilkan ikon Tugu Muda Semarang di sisi kiri dan Monumen Nasional (Monas) Jakarta di sisi kanan, yang merepresentasikan titik awal dan akhir perjalanan KA Argo Sindoro dan KA Argo Muria.

Kehadiran kedua ikon ini menggambarkan hubungan erat dua kota besar di Pulau Jawa yang terhubung melalui layanan kereta api andalan tersebut.

Pada bagian bawah livery terpampang kalimat “The New Era of Argo Sindoro – Argo Muria” sebagai penegasan bahwa kedua layanan kereta ini kini telah memasuki era baru, dengan menggunakan rangkaian kereta eksekutif stainless steel generasi terbaru yang dilengkapi beragam teknologi mutakhir untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman perjalanan pelanggan.

Kehadiran sarana baru ini diharapkan dapat memberikan suasana perjalanan yang lebih menyenangkan, aman, dan berkelas bagi para pelanggan setia KAI.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan hias lokomotif ini selain sebagai bentuk penyambutan era baru KA Argo Sindoro dan KA Argo Muria, juga menjadi wujud sinergi positif antara KAI dan komunitas pecinta kereta api.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan pesan semangat transformasi dan inovasi KAI kepada para pelanggan. Kehadiran kereta eksekutif stainless steel New Generation di KA Argo Sindoro dan KA Argo Muria menjadi representasi komitmen KAI untuk terus meningkatkan mutu layanan serta memberikan pengalaman perjalanan kereta api yang modern, nyaman, dan berkesan. Kami juga mengapresiasi peran aktif komunitas Railfans Daop Empat yang selalu mendukung perjalanan sejarah perkeretaapian Indonesia,” ujar Franoto.

KAI berharap kehadiran sarana baru ini dapat semakin menarik minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi andalan dalam bepergian ke berbagai tujuan, khususnya di Semarang–Jakarta PP.

KAI Daop 4 Semarang Resmi Hadirkan Kereta Eksekutif Stainless Steel New Generation

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang secara resmi mengoperasikan sarana terbaru berupa rangkaian Kereta Eksekutif Stainless Steel New Generation untuk perjalanan KA Argo Sindoro dan KA Argo Muria relasi Semarang-Jakarta PP mulai hari ini, Minggu (15/6).

Pergantian sarana ini merupakan bagian dari upaya KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan, kenyamanan, serta pengalaman perjalanan kereta api bagi para pelanggan setia.

Pada hari perdana pengoperasian rangkaian baru ini, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hal ini terbukti dari tingkat okupansi KA Argo Sindoro yang mencapai 96 persen atau sebanyak 430 penumpang dari total 450 tempat duduk yang tersedia.

Sementara KA Argo Muria bahkan mencatatkan okupansi hingga 97 persen, dengan total 436 penumpang. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dan pembaruan sarana yang dilakukan KAI disambut positif oleh masyarakat.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa penggantian sarana dari generasi sebelumnya ke Stainless Steel New Generation ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi massal berbasis kereta api yang modern, aman, dan nyaman.

“Penggantian sarana ini diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan dan berkelas bagi pelanggan, sejalan dengan harapan masyarakat terhadap peningkatan layanan kereta api jarak jauh. Fasilitas interior yang lebih modern, sistem informasi penumpang terkini, serta fitur-fitur tambahan lainnya menjadi keunggulan utama dari rangkaian ini,” ujar Franoto.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati sensasi perjalanan nyaman ini, tiket KA Argo Sindoro dan KA Argo Muria dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, serta kanal penjualan resmi lainnya.

Untuk mempermudah perencanaan perjalanan pelanggan, berikut jadwal perjalanan KA Argo Sindoro dan KA Argo Muria relasi Semarang-Jakarta PP:

KA Argo Sindoro (Semarang-Jakarta):

  • Berangkat Stasiun Semarang Tawang: 07.00 dan 22.40 WIB
  • Stasiun Pekalongan: 08.03 dan 23.44 WIB
  • Stasiun Tegal: 08.44 dan 00.24 WIB
  • Stasiun Cirebon: 09.34 dan 01.14 WIB
  • Tiba Stasiun Bekasi: 11.39 dan 03.19 WIB
  • Stasiun Jatinegara: 11.52 dan 03.33 WIB
  • Stasiun Gambir: 12.10 dan 03.50 WIB

KA Argo Muria (Semarang-Jakarta):

  • Berangkat Stasiun Semarang Tawang: 17.00 WIB
  • Stasiun Pekalongan: 18.04 WIB
  • Stasiun Tegal: 18.44 WIB
  • Stasiun Cirebon: 19.35 WIB
  • Tiba Stasiun Bekasi: 21.40 WIB
  • Stasiun Jatinegara: 21.55 WIB
  • Stasiun Gambir: 22.11 WIB

KA Argo Sindoro (Jakarta-Semarang):

  • Berangkat Stasiun Gambir: 16.45 WIB
  • Stasiun Jatinegara: 17.02 WIB
  • Stasiun Bekasi: 17.15 WIB
  • Stasiun Cirebon: 19.24 WIB
  • Tiba Stasiun Tegal: 20.11 WIB
  • Stasiun Pekalongan: 20.50 WIB
  • Stasiun Semarang Tawang: 21.55 WIB

KA Argo Muria (Jakarta-Semarang):

  • Berangkat Stasiun Gambir: 07.15 dan 22.40 WIB
  • Stasiun Jatinegara: 07.32 dan 22.57 WIB
  • Stasiun Bekasi: 07.45 dan 23.09 WIB
  • Stasiun Cirebon: 09.53 dan 01.18 WIB
  • Tiba Stasiun Tegal: 10.41 dan 02.05 WIB
  • Stasiun Pekalongan: 11.20 dan 02.47 WIB
  • Stasiun Semarang Tawang: 12.25 dan 03.55 WIB

“Kami berharap dengan kehadiran rangkaian baru ini, pelanggan dapat merasakan pengalaman perjalanan kereta api jarak jauh yang jauh lebih nyaman, modern, dan menyenangkan. KAI berkomitmen untuk terus berinovasi demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” tutup Franoto.

JNE Express Siapkan Logistik Terbaik untuk Pestapora 2025: Dukungan Utama bagi Industri Kreatif

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – JNE Express kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri kreatif tanah air dengan menjadi mitra logistik resmi Pestapora 2025, salah satu perayaan musik tahunan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Boss Creator.

Kolaborasi ini menandai peran strategis JNE dalam memastikan kelancaran distribusi logistik sepanjang rangkaian acara, sekaligus memperluas kontribusi JNE dalam menghadirkan kebahagiaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Festival Pestapora bukan sekadar panggung hiburan, melainkan ruang selebrasi kreativitas yang menyatukan musik, seni, dan kolaborasi lintas komunitas.

Tahun ini, Pestapora hadir lebih semarak dengan rangkaian acara yang dimulai dari pre-event bertajuk “Latihan Pestapora” di beberapa kota besar, hingga acara puncak yang digelar selama tiga hari penuh di Jakarta.

Rangkaian Latihan Pestapora 2025 akan dibuka di Kota Solo pada 15 Juni 2025 di Pamedan Mangkunegaran, menghadirkan penampilan musisi favorit tanah air seperti Tulus, JKT48, HIVI!, dan Rony Parulian.

Selanjutnya, semarak Latihan Pestapora akan berlanjut ke Pekanbaru pada 25 Juli 2025, yang dimeriahkan oleh Juicy Luicy, Bernadya, dan kembali menampilkan Tulus.

Puncak Festival Pestapora 2025 akan digelar selama tiga hari penuh, pada 5, 6, dan 7 September 2025, menghadirkan ratusan musisi ternama yang akan menghidupkan panggung dalam selebrasi musik terbesar di Indonesia.

Kiki Ucup sebagai Festival Director Pestapora menyampaikan harapannya dengan diadakannya Pestapora 2025 untuk keempat kalinya, “Harapannya selalu sama dari tahun ke tahun, semoga Festival Pestapora kali ini dapat lebih banyak memberikan kebahagiaan, dan dapat memberikan fasilitas kepada semua orang sekaligus memfasilitasi rasa perasaan orang, serta juga menjadi wadah para talenta lokal Indonesia.”

Sebagai bentuk dukungan yang lebih dari sekadar aspek operasional, JNE memberikan manfaat langsung bagi pelanggan melalui program penukaran resi kiriman menjadi tiket konser.

Pelanggan di kota-kota penyelenggara Pestapora dapat menukarkan resi dari seluruh layanan JNE (YES, REG, dan JTR) untuk memperoleh tiket sesuai lokasi pilihan.

Selain itu, anggota JNE Loyalty Card (JLC) juga mendapat kesempatan eksklusif menukarkan 30 poin JLC dengan dua tiket konser. Informasi lengkap mengenai mekanisme penukaran dapat diakses melalui tautan: http://bit.ly/JNEPestapora2025.

Tak hanya itu, JNE juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aktivasi media sosial dengan beragam hadiah menarik. Pengguna cukup menjawab pertanyaan di kolom komentar akun resmi JNE (@JNE_ID) untuk kesempatan memenangkan tiket konser dan merchandise eksklusif Pestapora 2025.

Eri Palgunadi selaku SVP Marketing Group Head JNE menyampaikan, “Kami sangat antusias menjadi bagian dari Pestapora 2025 sebagai mitra logistik resmi. Kami berkomitmen untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara, mulai dari persiapan hingga hari pelaksanaan. JNE akan memastikan segala kebutuhan logistik Pestapora 2025 terdistribusi dengan baik dan tepat waktu. Hal ini merupakan salah satu bukti nyata bentuk komitmen dan dukungan JNE sebagai perusahaan ekspres dan logistik Nasional untuk memberikan kontribusi terhadap kemajuan dan perekonomian terutama dalam mendukung kemajuan industri musik Indonesia. Serta memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan, seusai dengan tagline “Connecting Happiness” dimana JNE selalu berusaha untuk menghubungkan kebahagiaan dan memberikan manfaat seluas – luasnya kepada seluruh masyarakat Indonesia selama lebih dari 34 tahun.”

Hari Ini Jalan Ditutup Sementara, KAI Daop 4 Semarang Perbaiki Perlintasan Ronggowarsito

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka meningkatkan keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang akan melaksanakan pekerjaan perbaikan jalur rel di perlintasan sebidang Jalan Ronggowarsito, Kota Semarang, pada Minggu, 15 Juni 2025.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pekerjaan ini bertujuan untuk menjaga keandalan prasarana jalur rel khususnya di titik-titik yang bersinggungan langsung dengan jalur jalan raya.

“Perbaikan ini sangat diperlukan untuk memastikan operasional kereta api yang andal, aman, dan nyaman serta mengurangi potensi gangguan perjalanan akibat kondisi prasarana yang menurun, terutama di area perlintasan sebidang yang padat aktivitas,” ujar Franoto.

Pekerjaan perbaikan akan dimulai pada Minggu (15/6) pukul 19.00 WIB hingga Senin (16/6) pukul 04.00 WIB, atau berlangsung kurang lebih selama 9 jam.

Selama masa pekerjaan tersebut, akses jalan di Jalan Ronggowarsito Kota Semarang akan ditutup sementara. KAI bersama dengan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat akan menerapkan rekayasa lalu lintas guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

“Kami imbau kepada masyarakat maupun pengguna jalan yang hendak menuju atau dari Pelabuhan Tanjung Emas untuk dapat memanfaatkan jalur alternatif melalui Jalan Arteri Utara Semarang selama penutupan berlangsung,” tambah Franoto.

Lingkup pekerjaan perbaikan meliputi pembongkaran aspal eksisting di perlintasan sebidang, perataan dan penghalusan jalur rel khususnya pada area lengkungan, serta peninggian jalur hilir sekitar 10 cm dari kondisi sebelumnya.

Penyesuaian elevasi ini penting dilakukan untuk meningkatkan daya tahan jalur terhadap potensi genangan air atau rob yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Setelah pembongkaran dan perbaikan rel selesai dilaksanakan pada Minggu malam hingga Senin dini hari, pekerjaan akan dilanjutkan dengan proses penstabilan jalur pada Senin (16/6), dan ditutup dengan pengaspalan ulang jalan pada Selasa (17/6), sehingga kondisi jalan kembali layak dilintasi masyarakat secara nyaman dan aman.

Franoto menegaskan bahwa KAI terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan perjalanan kereta api.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pekerjaan berlangsung. Upaya ini adalah bagian dari komitmen KAI untuk menciptakan perjalanan kereta api yang handal, aman, nyaman, dan selamat, demi pelayanan terbaik kepada para pelanggan maupun masyarakat,” tutup Franoto.

SCU Semarang Gelar Wisuda Periode II 2025 Besok, Ada Kejutan Istimewa Menanti Lulusan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang akan menggelar Wisuda Periode II Tahun 2025, bertempat di Kampus SCU 1 Bendan, Kota Semarang, pada Sabtu (14/6) besok.

Acara ini akan menjadi momen istimewa bagi para lulusan, dengan kehadiran agenda spesial yang telah dipersiapkan oleh pihak universitas.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni SCU, Prof. Dr. Berta Bekti Retnawati, SE, MSi, mengungkapkan bahwa pada wisuda kali ini akan tersaji momen yang berbeda dari biasanya.

“Besok itu ada satu momentum khusus, ada sesuatu yang spesial,” ujar Prof. Berta dalam konferensi pers di kampus SCU, Jumat (13/6).

Pada periode ini, SCU akan mewisuda sebanyak 316 lulusan, yang terdiri dari 12 program sarjana (S1), 4 program magister (S2), dan 1 program diploma 3 (D3).

Wisuda juga akan diwarnai dengan kehadiran sejumlah wisudawan berprestasi yang telah mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Di antaranya:

  1. Amarissa Sara Allodatu Siahaan
    Wisudawan Terbaik S1 Psikologi
  • Judul skripsi: “Stres pada Mahasiswa Aktivis Organisasi: Apakah Spiritualitas Berperan?”
  • Penerima pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM-PM) Nasional 2023 dengan proyek “Kasih Tika (Katakan Isi Hatimu Dengan Kartu): Permainan Kartu untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosi Siswa SMP Negeri 1 Semarang”
  • Juara 3 Lomba Proposal Penelitian Nasional 2023 oleh FORKOM Psikologi Jawa Tengah
  • Juara 3 Research Competition (RECOMPETE) Nasional 2024 oleh Poplite (Populix)
  1. Sida Larasati
    Lulusan S1 Ilmu Komunikasi
  • Juara 2 Liga Mahasiswa Nasional 2022
  • Juara 1 Liga Mahasiswa Jogja 2023
  • Juara 3 Liga Mahasiswa Jogja 2023
  1. Paloma Paramita
    Wisudawan Terbaik S2 Profesi Psikologi
  • Berpengalaman sebagai associate asesor di berbagai lembaga nasional seperti Kompas Gramedia Group, PLN, Pertamina, Astra, Phapros, dan Pusat Psikologi Terapan SCU
  • Aktif sebagai trainer dan praktisi asesmen dalam pengembangan SDM

Wisuda kali ini menjadi bukti dedikasi SCU dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif berkarya, berkontribusi, dan menginspirasi di tingkat nasional.

Inisiatif Hijau Bank Raya, Pohon Bakau Sebagai Langkah Konkrit Dukung Ekosistem Laut

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia, Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, terus mendorong upaya penerapan Enviroment, Social & Governance (ESG) melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/Corporate Social Responsibility (TJSL/CSR) salah satunya dengan menghadirkan inovasi yang memberikan cara mudah bagi nasabah untuk dapat berpartisipasi dalam melestarikan lingkungan.

Program ini merupakan rangkaian dari program Mission VGNZ Program (MVP) Aksi Tanam 1000 Kebaikan yang mengajak nasabah untuk berkontribusi dalam penanaman bakau dari setiap transaksi keuangan mereka di Raya App. Mission VGNZ Program merupakan program promo untuk menarik minat nasabah bertransaksi di Raya App melalui sejumlah misi transaksi.

Di program MVP Aksi Tanam 1000 Kebaikan ini, untuk transaksi pada periode 25-26 April dan 25-26 Mei 2025, dimana dalam setiap transaksi QRIS maupun top up e-wallet, nasabah dapat berkontribusi untuk penanaman pohon bakau sesuai dengan kuota yang tersedia.

Dalam program ini, di setiap babak nasabah berpeluang untuk berkontribusi dalam menanam 1000 pohon bakau. Melalui program MVP Aksi Tanam 1000 Kebaikan ini, Bank Raya telah menanam sejumlah 3500 pohon bakau.

Program pelestarian penanaman bakau ini secara bertahap akan diperkenalkan kepada nasabah melalui berbagai program yang menarik kedepannya. Di tahap pertama ini, sebanyak lebih dari 1.400 nasabah telah berpartisipasi dalam program penanaman bakau.

Sebagai implementasi dari program tersebut, Bank Raya berkolaborasi bersama Bakau Manfaat Universal Foundation (BakauMU), lembaga nirlaba yang berfokus pada pengelolaan lingkungan, sosial, dan kemanusiaan, untuk melakukan penanaman pohon bakau di Pantai Mangunharjo, Semarang, Jawa Tengah secara bertahap.

Program ini menjadi bagian dari program TJSL/CSR Bank Raya di pilar Pelestarian Lingkungan, dan selanjutnya akan diserahkan kepada petani Kelompok Ngebruk Lestari (KENARI) yang tergabung sebagai komunitas pelestarian lingkungan di BakauMU, untuk selanjutnya dapat dikelola menjadi fungsi ekologis bagi biota laut, serta melindungi ekosistem pesisir pantai pantura.

Simbolis penanaman pohon bakau oleh Bank Raya bersama dengan BakauMu sebagai bagian dari program CSR Pantura Green Belt Program yang berlokasi di Pantai Mangunharjo, Semarang , Jawa Tengah.

Simbolis penanaman bakau ini dilakukan oleh Bapak Ida Bagus Ketut Subagia selaku Direktur Utama Bank Raya, Ibu Ir. Zulaekha selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha Cabang Dinas Kehutanan Wilayah III Kota Semarang, Bapak Zulkarnain selaku Community Branch Leader Bank Raya Semarang, Bapak Andri Setiadi selaku Sekjen Yayasan Bakau Manfaat Universal dan Bapak Beni Irawan Sudewo selaku Lurah Kelurahan Mangkang Wetan serta Bapak Anwar Nuardi selaku Ketua Komunitas petani Kelompok Ngebruk Lestari (KENARI).

Ida Bagus Ketut Subagia selaku Direktur Utama Bank Raya mengatakan, program ini merupakan langkah konkrit dan komitmen Bank Raya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan komitmen ESG Bank Raya, sejalan dengan semangat kami untuk terus memberdayakan kemajuan komunitas.

” Kami juga berharap melalui Aksi Tanam 1000 Kebaikan ini kita semua dapat memberikan dampak positif baik bagi nasabah Bank Raya, masyarakat Indonesia dan tentu saja bagi kelanjutan bumi,” ujar Ida.

Melangkah lebih jauh, Bank Raya juga turut mengajak pelaku UMKM lewat digaungkannya literasi keuangan digital kepada masyarakat sekitar, agar mereka dapat mengelola keuangan personal dan usaha lebih baik dan diharapkan dapat membantu produktivitas usaha mereka, sekaligus menerapkan praktis bisnis ramah lingkungan dengan memanfaatkan bank digital.

Komitmen Bank Raya menerapkan nilai-nilai ESG terus diperkuat melalui penerapan di praktik bisnis dan operasional Bank Raya secara keseluruhan, seperti mendukung adanya inovasi produk yang dapat membantu mengurangi dampak lingkungan yang selaras dengan prinsip green banking.

Melalui penerapan green banking, Bank Raya terus melakukan upaya untuk memperkuat kemampuan manajemen risiko bank khususnya yang terkait dengan lingkungan hidup dan meningkatkan portofolio pembiayaan ramah lingkungan seperti di bidang energi terbarukan dan efisiensi energi.

Seperti yang tercermin pada tahun 2024, penyaluran kredit pada Kelompok Usaha Berkelanjutan/UMKM meningkat dari Rp2,89 triliun menjadi Rp2,97 triliun.

Untuk mendukung ESG Bank Raya juga melakukan perhitungan jejak karbon yang dihasilkan dari seluruh kegiatan operasional. Selama Tahun 2024, Bank Raya menghemat penggunaan air sebesar 8,47%, serta mengurangi limbah operasional berupa penggunaan kertas sebesar 0,47 Ton, dan penghematan konsumsi BBM yang mengalami penurunan sebesar 29,04% dibandingkan tahun 2023.

Dengan berbagai inisiasi tersebut, Bank Raya masuk ke dalam indeks ESG Sector Leader oleh KEHATI. Terpilihnya PT Bank Raya Indonesia Tbk. sebagai konstituen Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI menunjukan PT Bank Raya Indonesia Tbk. memiliki komitmen untuk melakukan upaya pengelolaan manajemen berkelanjutan yang peduli terhadap lingkungan hidup, sosial dan tata kelola perusahaan yang baik.

“Bank Raya akan terus berkomitmen dalam jangka panjang untuk melakukan upaya pengurangan emisi serta dampak buruk lain bagi lingkungan yang sejalan dengan prinsip green banking. Kami juga terus berkomitmen untuk semakin mengukuhkan langkah kami menjadi bank digital utama yang memberikan solusi keuangan digital dengan akses terluas bagi masyarakat Indonesia serta kami juga berkomitmen untuk terus mendorong percepatan penetrasi perbankan digital dengan mengedukasi masyarakat, agar mereka dapat mengelola keuangan secara optimal dan digitalize,” Tutup Bagus.

KAI Daop 4 Semarang Luncurkan Kereta Eksekutif Modern, Nyaman & Elegan untuk Penumpang Argo

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam upaya untuk terus meningkatkan pelayanan dan kenyamanan pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pembaruan sarana pada 2 KA dengan keberangkatan awal dari Daop 4 Semarang, yakni KA Argo Muria dan KA Argo Sindoro dengan relasi Semarang Tawang – Gambir PP. Pembaruan ini diberlakukan mulai Minggu, 15 Juni 2025.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa rangkaian baru yang digunakan pada kedua kereta ini adalah Kereta Eksekutif Stainless Steel New Generation, hasil produksi PT Industri Kereta Api (INKA). Sebelumnya, KA Argo Muria dan KA Argo Sindoro menggunakan rangkaian kereta eksekutif generasi lama, dan kini diganti dengan generasi terbaru ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Pengoperasian rangkaian Stainless Steel New Generation ini menjadi momen perdana bagi KA keberangkatan awal dari wilayah Daop 4 Semarang yang menggunakan kereta tipe terbaru ini. Kami berharap ke depan jenis rangkaian serupa juga akan digunakan secara bertahap untuk kereta-kereta lainnya,” ujar Franoto.

Beragam Fitur Modern untuk Pengalaman Perjalanan Lebih Nyaman

Rangkaian Stainless Steel New Generation memiliki kapasitas tetap 50 tempat duduk per kereta eksekutif, namun dengan pembaruan signifikan dari sisi interior dan fasilitas. Desain kabin lebih modern dan clean, menciptakan suasana perjalanan yang lebih nyaman dan menyenangkan.

Pintu masuk kereta serta pintu penghubung antar kereta telah menggunakan pintu elektrik otomatis yang memudahkan penumpang saat membuka dan menutup pintu tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga. Suara pintu pun kini lebih senyap, menambah kenyamanan selama perjalanan.

Fitur lain yang tak kalah penting adalah kehadiran Passenger Information Display System (PIDS) di setiap kereta, yang menampilkan informasi real-time seperti stasiun terdekat, kecepatan perjalanan, hingga suhu ruangan. Sistem ini sangat membantu penumpang dalam mendapatkan informasi penting selama di perjalanan.

Dari sisi kenyamanan, jendela pada rangkaian baru ini telah menggunakan material tempered double glass yang memiliki kemampuan lebih baik dalam meredam panas, sinar UV, serta mengurangi kebisingan dari luar.

KAI juga memperhatikan kebutuhan pengisian daya perangkat elektronik pelanggan. Selain stop kontak konvensional di dinding kereta, kini tersedia USB charger port pada masing-masing kursi, sehingga penumpang dapat dengan mudah mengisi daya HP, laptop, maupun smartwatch mereka sepanjang perjalanan.

Untuk mendukung kenyamanan di toilet, tersedia fasilitas tambahan berupa keran khusus untuk berwudu di bagian bawah toilet, serta meja lipat untuk mengganti popok bayi di toilet wanita. Fasilitas ini merupakan bentuk perhatian KAI terhadap beragam kebutuhan pelanggan, termasuk penumpang wanita dan keluarga.

Tarif Tetap, Pelayanan Semakin Meningkat

Meskipun terdapat peningkatan fasilitas dan pembaruan sarana yang signifikan, KAI memastikan bahwa tarif untuk KA Argo Muria dan KA Argo Sindoro tidak mengalami perubahan. Tarif tetap seperti sebelumnya, yakni mulai dari Rp410.000 sampai dengan Rp520.000, tergantung pada jarak tempuh, dan hari keberangkatan.

“Ini merupakan komitmen KAI untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan. Kami ingin masyarakat merasakan pengalaman perjalanan yang lebih baik dengan harga yang tetap terjangkau,” terang Franoto.

Upaya Berkelanjutan untuk Peningkatan Layanan

Franoto menambahkan bahwa pembaruan sarana ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan layanan kereta api yang semakin modern, aman, dan nyaman sesuai kebutuhan masyarakat saat ini.

Dengan kehadiran Kereta Eksekutif Stainless Steel New Generation di KA Argo Muria dan KA Argo Sindoro ini, kami berharap pelanggan dapat merasakan langsung peningkatan kualitas perjalanan, baik dari sisi fasilitas, kenyamanan, maupun pengalaman selama berada di atas kereta.

“Ini adalah wujud transformasi layanan KAI yang berorientasi pada kepuasan pelanggan. Semoga dengan pembaruan ini dapat mendorong minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api yang lebih aman, nyaman, dan andal,” tutup Franoto.

Tak Lolos Jalur Mandiri, Jangan Galau! Intip Rekomendasi 15 PTS Ternama Ini

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Gagal masuk Universitas Negeri melalui jalur mandiri bukan jadi penghalang untuk calon mahasiswa untuk kuliah. Karena ada banyak pilihan kuliah di kampus swasta yang juga berkualitas yang bisa kalian pilih.

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MKn menyampaikan saat ini ada banyak Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia, yang bisa menjadi rujukan untuk dipilih dalam melanjutkan studi di bangku perkuliahan.

Ia mencontohkan Unissula sebagai PTS terbaik di Jawa Tengah sudah sejak lama menjadi rujukan pilihan kuliah yang sangat menarik karena terbukti keunggulannya baik dari sisi akreditasi, dosen pengajarnya, kerjasama internasionalnya, prestasi dosen dan mahasiswanya, fasilitas laboratorium maupun gedung perkuliahannya, serta lingkungan yang asri, aman dan nyaman.

Selain itu Unissula juga unggul dalam perankingan universitas kelas dunia baik dari Webometrics, Edurank, Unirank dan lembaga perankingan lainnya. Unissula juga punya budaya dan pendidikan karakter yang unggul yaitu Budaya Akademik Islami serta selalu mengajarkan berbakti kepada orang tua (birrul walidain).

Saat ini Unissula sudah terakreditasi unggul nasional dan internasional. Memiliki prodi yang sangat beragam mulai dari D3 hingga doktoral S3. Alumninya mudah mendapat pekerjaan rata rata kurang dari tiga bulan pasca diwisuda.

“Unissula adalah PTS terbaik di Jateng dalam penjaminan mutu, proses pembelajaran, fasilitas pembelajaran, jumlah riset, jumlah jurnal internasional Scopus, jumlah mahasiswa baru dan jumlah guru besar,” ungkap Prof Gunarto (12/6/2025).

Dengan fasilitas yang tidak kalah dari PTN dan bimbingan dosen yang berkualitas, ditambah tempat kuliah yang nyaman kamu juga akan mampu bersaing dengan alumni PTN lainya didunia kerja.

Berikut 15 PTS yang bisa menjadi referensi untuk melanjutkan kuliah setelah gagal masuk PTN jalur mandiri yang nantinya bisa mewujudkan cita-cita yang kamu inginkan.

  1. Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  2. Universitas Mercu Buana Jakarta
  3. Universitas Gunadarma Depok
  4. Universitas Muhammadiyah Malang
  5. Universitas Islam Malang
  6. Universitas Telkom Jakarta
  7. Universitas Bina Nusantara Jakarta
  8. Universitas Muhammadiyah Yogjakarta
  9. Universitas Dian Nuswantoro Surabaya
  10. Universitas Naratoma
  11. Univertas Islam Indonesia Yogyakarta
  12. Universitas Kristen Maranatha Bandung
  13. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta
  14. Univesitas Kristen Petra Surabaya
  15. Universitas Muhammadiyah Surakarta

Ini Solusi Hebat Sido Muncul untuk Ekosistem Rawa Pening ; Tabur 20 Bibit Ikan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Konservasi dan menyelamatkan ekosistem Rawa Pening kembali ditegaskan melalui kolaborasi strategis antara sektor swasta, masyarakat sipil, dan pemerintah daerah.

Dalam momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup, PT Sido Muncul, Tbk bersama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PWNU Jawa Tengah serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menggelar sarasehan dan ziarah lingkungan di kawasan Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/6).

Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi panggung penting untuk menggulirkan kembali agenda konservasi yang berkelanjutan, sekaligus menyerukan keterlibatan lebih kuat dari pemerintah pusat.

Direktur PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat, menegaskan pentingnya pendekatan yang berkelanjutan dan inovatif untuk menyelamatkan Rawa Pening dari kerusakan ekologis yang makin parah. Sejak tahun 2016, Pihaknya telah merintis teknologi pelet biomassa berbahan tanaman invasif seperti eceng gondok sebagai solusi energi alternatif ramah lingkungan.

“Saya sudah buat peletnya, bahkan mesinnya sudah ada. Kalorinya 4.300, dan bisa dijual sekitar Rp1.600. Ini bisa jadi bahan bakar murah untuk UMKM sekitar dan sekaligus mengatasi eceng gondok. Tapi sayangnya, belum ada pihak yang benar-benar menindaklanjuti,” ujar Irwan.

Menurutnya, pengelolaan Rawa Pening tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia menekankan bahwa pemanfaatan sumber daya lokal bukan hanya mendukung konservasi, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai ekonomi lahan, dan menjadikan kawasan ini lebih berdaya guna.

Sebagai bentuk kontribusi langsung, Sido Muncul menyerahkan bantuan 20.000 bibit ikan untuk ditebar di Rawa Pening. Langkah ini diharapkan menjadi stimulus dalam menjaga keberlanjutan ekosistem air dan meningkatkan kesejahteraan nelayan setempat.

Irwan Hidayat menggarisbawahi bahwa konservasi lingkungan bukanlah kegiatan sekali jadi. Dibutuhkan kontinuitas, kemauan politik, dan keterlibatan aktif masyarakat.

“Kami percaya, kalau semua pihak bersinergi dengan niat yang tulus, Rawa Pening bisa diselamatkan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga dunia usaha dan masyarakat,” tandas Irwan.

Krisis Ekologis di Rawa Pening

Rawa Pening merupakan ekosistem perairan yang krusial di Kabupaten Semarang. Namun, tantangan besar terus membayangi, mulai dari sedimentasi yang mengurangi daya tampung air hingga pertumbuhan masif eceng gondok yang menutup permukaan danau.

Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, kondisi ini bukan hanya mengancam keseimbangan ekologis, tetapi juga mereduksi potensi kawasan sebagai destinasi wisata unggulan dan sumber penghidupan masyarakat lokal.

Wakil Bupati Semarang Nur Arifah mengakui, pemerintah daerah terus berupaya mengelola kawasan ini dengan sumber daya yang terbatas. Meski potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata Rawa Pening telah mencapai Rp1,9 miliar, kewenangan kabupaten tetap terbatas.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan dari pusat dan sinergi dari berbagai pihak. Rawa Pening ini tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Sementara itu, LPBI NU PWNU Jawa Tengah menyatakan akan mengambil langkah strategis dengan menggerakkan kader Nahdliyin dalam kegiatan konservasi langsung, sekaligus mendorong advokasi ke tingkat nasional melalui struktur PBNU.

Ketua LPBI NU Jateng, Muchammad Pudji Wibowo, menegaskan pentingnya aksi nyata di luar seremoni simbolik.

“Kami akan menyurati kementerian dan lembaga terkait agar penanganan Rawa Pening tidak berhenti di acara peringatan semata. Perlu strategi menyeluruh, dari penanganan sedimentasi hingga penciptaan nilai ekonomi kawasan,” ujarnya.

Salah satu usulan konkret adalah pelibatan PTPN IX, yang memiliki lahan di sekitar kawasan, untuk mendukung inisiatif konservasi berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif antara swasta dan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi cermin bahwa penyelamatan Rawa Pening bukan sekadar wacana. Sinergi lintas sektor, penguatan komitmen dari pemerintah daerah, dunia usaha seperti Sido Muncul, organisasi masyarakat sipil, dan dukungan nyata dari pemerintah pusat merupakan kunci keberhasilan agenda konservasi jangka panjang.

Dengan pendekatan berbasis solusi lokal, teknologi tepat guna, dan partisipasi aktif warga, Rawa Pening diharapkan dapat kembali menjadi kawasan hijau yang produktif, lestari, serta membawa manfaat ekonomi dan ekologis bagi generasi mendatang.