spot_img
Beranda blog Halaman 395

Presiden Akan Beri Hadiah untuk Atlet Sea Games 2023

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberi bonus kepada para atlet peraih medali di SEA Games 2023.

Di mana perolehan medali emas pada SEA Games ini melebih target yang ditetapkan.

“Ya, nanti diberi bonus,” kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/5/2023).

Terkait jumlah bonus yang akan diberikan, kata Jokowi, dirinya akan menyampaikan hal itu usai kunjungan kerja dari Jepang.

“Ya nanti ini ke Jepang dulu baru nanti bonusnya dihitung,” ucap Jokowi.

Diketahui, pada SEA Games 2023 ini Vietnam keluar menjadi juara umum, lalu Kamboja dan disebut pertama, usai menyabet 136 emas, 105 perak, dan 114 perunggu.

Sedangkan, Thailand menjadi runner-up dengan raihan 108 emas, 96 perak, dan 108 perunggu. Indonesia menempati urutan ketiga dengan 87 emas, 80 perak, dan 109 perunggu. Kamboja, tuan rumah, di posisi empat dengan 81 emas, 74 perak, dan 127 perunggu.

Beli Solar Pakai QR Code, Waket Aptrindo Minta Teknologinya Harus Disederhanakan; Mudahkan Pengusaha Truk untuk Mendaftar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Implementasi transaksi BBM Subsidi Tepat dengan Skema Full Registran Biosolar Subsidi yang diterapkan mulai Kamis (18/5/2023) dinilai cukup tepat. Hal ini lantaran pembelian dengan sistem QR code dapat mengurangi penyimpangan yang terjadi di lapangan.

Pengamat Ekonomi Universitas Negeri Semarang, Bayu Bagas Hapsoro, S.E.,M.M menilai, lewat sistem tersebut, maka verifikasi dan validasi data terkait konsumen yang berhak mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi dapat segera diketahui.

“Dari sisi teknologi, kita apresiasi upaya verifikasi dan validasi konsumen yang berhak mendapatkan BBM subsidi,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, penggunaan QR code juga akan mempermudah pemetaan dan monitoring kebutuhan BBM di daerah – daerah.

“Penggunaan QR code bisa dilakukan untuk memantau, sekaligus melaporkan daerah – daerah yang mengalami kekurangan maupun surplus stok BBM,” ujarnya.

Namun demikian, Bagas mengingatkan agar pemerintah maupun Pertamina harus memastikan keamanan data pelanggan yang sudah mendaftar, baik melalui aplikasi My Pertamina, website atau datang secara langsung. Upaya ini penting, mengingat terdapat data – data sensitif pelanggan yang bisa disalahgunakan sampai terjadi kebocoran data.

“Kalau mendaftar itu kan ada data STNK, KTP dan sebagainya, jadi harus dijaga betul agar tidak bocor. Apalagi keamanan data masih menjadi perhatian serius,” tukas Bagas.

Dijelaskan, pemerintah juga mesti melakukan pengawasan terhadap penyalahgunaan penggunaan QR code di lapangan.

“Misalnya QR code tidak menggunakan handphone, tapi kertas print. Ini bisa digunakan kendaraan lain, dan bisa jadi dijual di black market,” jelas Bagas.

Untuk itu, Bagas pun mendorong agar sosialisasi untuk mengingatkan keamanan penggunaan QR code terus dilakukan. Hal ini mengingat tidak semua orang bisa segera menerima perubahan sistem ini.

“Kalau teorinya pasti ada 20 persen yang menolak perubahan suatu kebijakan. Untuk itu, edukasi dan sosialisasi penting terus dilakukan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Bambang Widjanarko mengatakan, di lapangan masih ditemui kendaraan mewah membeli solar bersubsidi, meski menggunakan QR code.

“Di Lapangan masih ada mobil Pajero, Innova baru, yang membeli solar subsidi, tapi malah truk kesulitan mendapatkan solar,” ujarnya.

Menurutnya, QR code My Pertamina harus diperbaiki menjadi lebih sederhana dan lebih efektif, agar mempermudah pengusaha truk melakukan pendaftaran.

Diakuinya, belum semua anggota Aptrindo mendaftar melalui aplikasi My Pertamina atau menggunakan QR code saat membeli solar.

“Sopir ini kan kita juga gaptek, jadi mungkin bisa disederhanakan lagi untuk pendaftarannya,” katanya.

Bambang menambahkan, jika penggunaan aplikasi belum optimal, sebaiknya pemerintah tidak perlu melakukan pembatasan pembelian, namun bisa menaikkan harga sewajarnya. Hal ini agar beban subsidi untuk solar juga tidak terlalu berat, sementara pengusaha juga mendapatkan jaminan ketersediaan BBM.

“Kenaikan harga itu wajar, tidak apa-apa. Subsidi tetap ada, tapi tidak seperti sekarang yang terlalu besar. Yang penting solar ada di lapangan karena untuk operasional bisnis,” tandasnya.

Seperti diketahui, setelah pelaksanaan Uji Coba Full Cycle Subsidi Tepat dilaksanakan sejak Juli 2022, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah akan memulai implementasi transaksi BBM Subsidi Tepat dengan Skema Full Registran Biosolar Subsidi di 26 kota/kabupaten di Jawa Tengah.

Area Manager Communication Relation & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho menjelaskan, wilayah yang sudah mulai diberlakukan pelaksanaan Skema Full Registran Biosolar Subsidi adalah Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Brebes, Cilacap, Demak, Grobogan, Jepara, Kebumen, Kendal, Kudus, Pati, Kota dan Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Salatiga, Kota dan Kabupaten Semarang, Kota dan Kabupaten Tegal, Temanggung, Wonosobo.

Untuk sembilan kota lainnya di Jawa Tengah (Boyolali, Karanganyar, Klaten, Kota dan Kabupaten Magelang, Sragen, Sukoharjo, Surakarta, dan Wonogiri) dan DIY akan dimulai dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2023.

Skema Full Registran Biosolar Subsidi adalah skema dimana hanya kendaraan konsumen yang sudah terdaftar dapat melakukan pembelian Biosolar Subsidi, sedangkan yang belum terdaftar tidak dapat dilayani.

“Bila saat ini yang belum mendaftar masih diperbolehkan membeli maksimal 20 liter, per Kamis (18/5) hanya yang sudah registrasi di situs subsiditepat.mypertamina.id yang bisa membeli,” jelas Brasto.

Menurut Brasto, pihaknya masih memberi kelonggaran bagi konsumen Biosolar subsidi yang sudah terdaftar tetapi tidak membawa QR code pada 2 minggu pertama penerapan Full Registran di kota/kabupaten tersebut.

“Namun, 2 minggu setelah penerapan Full Registran, pembelian Biosolar subsidi di SPBU wajib menunjukkan QR code baik yang dicetak atau soft copy,” tegasnya.

Brasto juga mengingatkan kepada konsumen saat ini pendaftaran Program Subsidi Tepat masih terus berlangsung. Diharapkan, masyarakat segera melakukan pendaftaran Program Subsidi Tepat melalui website subsiditepat.mypertamina.id, aplikasi MyPertamina atau datang langsung ke SPBU.

“Sistem sudah tersinkronisasi dengan baik, sehingga tak butuh waktu lama untuk melakukan pendaftaran Program Subsidi Tepat MyPertamina ini,” pungkasnya.

Sejahterakan Petani Rempah, Sido Muncul Gandeng Koperasi Agro Farm Bodowoso; Bidik Pasar Internasional

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menyambut positif kerja sama antara perseroan dengan pelaku usaha UKM dan Petani di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur yang tergabung dalam Koperasi Produsen Agro Farm, yang difasilitasi Kementerian Koperasi UKM.

Sido Muncul bersama Kementerian Koperasi UKM dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga meluncurkan Program Penguatan Rantai Pasok Usaha Mikro Komoditas Bahan Baku Jamu di Paseban Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Rabu (17/5).

Dalam acara ini, Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat yang hadir secara daring dari Semarang untuk menyambut baik penandatanganan kerja sama dengan Koperasi Agro Farm Bondowoso tentang Pasca Panen dan Pemasaran Bahan Baku Jamu.

Penandatanganan diwakili oleh Manager Pusat Penelitian Rempah Sido Muncul Bambang Supartoko dengan Ketua Koperasi Agro Farm Bondowoso Fuad Syarifi, disaksikan Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi UKM Yulius.

Kerja sama itu meliputi pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan standar mutu kualitas bahan dengan penerapan kegiatan pasca panen, serta pengelolaan ketersediaan dan pendistribusian hasil bahan yang memenuhi standar mutu Sido Muncul.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan pihaknya akan terus mencari mitra strategis di berbagai wilayah di Indonesia untuk dapat membantu memenuhi kebutuhan bahan baku jamu tradisional yang kini tren permintaan pasar internasional terus meningkat.

Menurutnya, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri untuk memenuhi permintaan pasar tersebut sehingga perlu memperbanyak jaringan khususnya para produsen bahan baku jamu yang biasanya berasal dari para petani ataupun pelaku UKM dalam wadah koperasi.

“Saya beruntung bisa bekerja sama dengan koperasi produsen Agro Farm Bondowoso ini karena kita ingin memperluas pasar ekspor. Kami juga ingin masuk pasar internasional dalam bentuk bahan baku jamu seperti ekstrak,” ujar Irwan melalui saluran Zoom dalam acara Peluncuran Program Penguatan Rantai Pasok Usaha Mikro Komoditas Bahan Baku Jamu di Kabupaten Bondowoso itu.

Irwan menambahkan pihaknya telah mempersiapkan semua keperluan termasuk pendirian pabrik bahan baku jamu tradisional yang didirikan sejak 2010 lalu yang kini sudah beroperasi. Pabrik ini menjadi salah satu yang terbesar di Asean dari sisi kapasitas produksi.

Sido Muncul, tutur Irwan, berupaya ke depan menjadikan Indonesia kembali bisa dikenal di kancah internasional sebagai negara yang kaya akan rempah-rempah. Oleh sebab itu salah satu upaya untuk menjaga kestabilan pasokan bahan baku obat, perseroan perlu menjaga pasokan produk berkualitas dari para petani, pelaku UKM maupun koperasi produsen bahan baku jamu.

“Pengalaman saya kalau produk bagus itu pasti laku dan dicari orang tapi kalau produk jelek kita yang akan cari konsumen dan itu tidak ada habisnya. Maka solusi kita untuk menjaga kualitas produk adalah kita terus melakukan riset dan pengembangan,” tutur Irwan.

Irwan menuturkan, manajemen Sido Muncul bakal semakin gencar mengenjor ekspor bahan baku jamu tradisional, mengingat kebutuhan pasar terus melonjak dan target utama Negara Jepang, untuk produk rempah jenis kunyit.

“Konsumen di negara Jepang sangat tinggi, hampir semua masyarakat menggemari minuman jamu kunyit, terutama mereka yang sering merokok dan minuman alkohol, mengingat kunyit memiliki khasiat penyembuhkan sakit lever, lambung dan lainnya,” ujar Irwan.

Selama ini, lanjutnya, pasar minuman kunyit di Jepang dipasok sejumlah produsen besar, bahkan sangat dikenal produk dengan brand Ukon, meski bahan baku diperoleh dari India, Indonesia dan Negara lainya.

“Ini merupakan peluang besar bagi Sido Muncul. Bahkan kami targetkan tahun ini untuk ekspor jamu kunyit  ke negara Jepang lebih besar, dibanding ekspor ke negara lain, mengingat kualitas produk Sido Muncul lebih baik dibanding produsen lainnya,” tutur Irwan.

Usai penandatanganan kerja sama, Sido Muncul secara simbolis menyerahkan PO sebanyak 5 ton Lempuyang kepada Koperasi Agro Farm Bondowoso. Dilanjutkan dengan pengiriman perdana Lempuyang tahap awal satu ton ke Pabrik Sido Muncul, Ungaran, Semarang.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Sido Muncul dengan Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi UKM dalam mengembangkan rantai pasok komoditas bahan baku jamu dari petani hingga pelaku UMKM pada Desember 2022 lalu.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM), Yulius yang meluncurkan program tersebut secara resmi mengatakan kerja sama yang terjalin antara Sido Muncul dengan koperasi produsen Agro Farm Bondowoso tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman Bersama antara Deputi Bidang Usaha Mikro dengan Perseroan yang telah ditandatangani di Jakarta pada tanggal 16 Desember 2022 lalu.

“Kerja sama yang kita bangun ini kami harapkan tidak hanya sampai sini saja. Kita ingin gandeng lebih banyak untuk pelaku usaha besar dan kecil untuk turut serta dalam pembangunan rantai pasok Industri,” ujar Yulius.

Yulius menambahkan saat ini kemitraan strategis pelaku UKM dengan usaha besar masih sangat kecil yaitu baru 7%. Sementara rasio partisipasi UKM yang masuk dalam rantai nilai global (global supply chain) baru 4,1%.

“Kemitraan antara pengusaha besar dan kecil kalau kita dorong tentu akan mampu mendongrak ekspor sehingga ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tuturnya.

Menurut Yulius, pelaku UKM akan memperoleh berbagai manfaat yang besar apabila bisa masuk dalam rantai pasok industri seperti peningkatan produktifitas dan peningkatan daya saing usaha. Kemudian pelaku UKM akan mendapat kepastian pasar dengan harga jual yang stabil karena adanya offtaker.

“Setelah para pelaku UMK dihubungkan ke rantai pasok atau offtaker seperti PT Sido Muncul dari sisi permodalan mereka akan semakin mudah mendapatkan akses modal seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat), termasuk dari perbankkan baik BRI dan lainnya” ujar Yulius.

Penyalahgunaan Jabatan Sebagai Menteri, Pakar Hukum Minta Menkominfo Johnny Dihukum Berat

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Kejaksaan Agung (Kejagung) RI layak di apresiasi atas keberanian dan ketegasan menetapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate sebagai tersangka dan seketika pula melakukan penahanan dalam kasus korupsi pembangunan menara BTS 4G dan infrastruktur pendukung Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kominfo dengan dugaan kerugian negara 8Triliyun.

Dosen Hukum Pidana Universitas Trisakti, Azmi Syahputra mengatakan, penahanan Menteri Kominfo oleh Kejaksaan Agung menunjukkan Jaksa mendukung penegakan hukum berkualitas dan Profesional.

“Ini angka korupsi yang besar, apalagi dilakukan oleh Menteri nya sendiri, karenanya kejaksaan harus melakukan penuntutan dan menerapkan asanksi pidana yang lebih tinggi dan berat kepada para pelaku karena menyalahgunakan jabatannya sebagai Menteri,” ujar Azmi.

Azmi menegaskan, langkah konkrit dan keberanian ini harus diakui pula sebagai upaya penegakan hukum yang berkualitas dan menjadikan trend kejaksaan tumbuh positif, dimana saat ini, insitusi kejaksaan lebih maju dan berani dari penegak hukum lainnya terutama dari capaian kinerjanya.

“Ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik pada Kejaksaan menempatkan di posisi terbaik dan tertinggi di antara lembaga penegak hukum lainnya,” ungkap Azmi.

Lebih lanjut, Azmi menambahkan dengan mentersangkakan dan melakukan penahanan atas Menteri yang masih menjabat Ini menjadi bukti bahwa kejaksaan independent, profesional, objektif berdasarkan fakta dan bukti atas perbuatan pelaku.

Hal ini juga sekaligus dimaknai sebagai bahwa kejaksaan agung memberikan ruang partisipasi masyarakat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, masyarakat lebih banyak melaporkan pengaduan pada kejaksaan agung, sekaligus dapat dikatakan proses transformasi kejaksaan agung dibawah kepemimpinan JA, ST Burhanuddin sampai saat ini semakin tumbuh dan berhasil merebut dukungan publik dengan kinerja -kinerja nyata dan ketegasannya dalam memimpin institusi kejaksaan agung.

Menkominfo Jadi Tersangka Korupsi, Rumah Dinas dan Kantor Langsung Digeledah

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) melakukan penggeledahan ke lokasi tersangka Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny G Plate, Rabu (17/5).

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut Sumedana menyampaikan, Ada 2 lokasi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022, Rabu (17/5).

” Adapun yang pertama Rumah Dinas Menteri Komunikasi dan Informatika beralamat di Komplek Perumahan Menteri, Jalan Widya Candra V No. 27, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan selanjutnya Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika beralamat di Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta Pusat,” terang Ketut.

Penggeledahan dilakukan guna mengumpulkan barang bukti terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022.

Jadi Tersangka Korupsi BTS, Menkominfo Johny Raup Keuntungan Sampai Rp 8 Triliun

0

JAKARAT (Pertamanews.id) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate ditetapkan Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek BTS.

Kepala Pusat penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana membenarkan Johnny G Plate sebagai tersangka, didampingi Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Kuntadi dalam jumpa pers, di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (17/5/2023).

Diketahui Johnny G Plate menjadi tersangka kasus dugaan korupsi penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 1, 2, 3, 4 dan 5 Bakti Kementerian Kominfo tahun 2020-2022.

Selanjutnya, Kejaksaan Agung melakukan pendalaman untuk memastikan keterlibatan yang bersangkutan di balik perkara korupsi yang merugikan negara hingga Rp 8 triliun lebih.

“Kenapa yang bersangkutan (Jhonny) kita panggil hari ini, kemarin kita umumkan bersama Jaksa Agung dan Kepala BPKP, hasil dari LHP teman-teman ahli BPKP itu yang kita sampaikan hari ini, klarifikasi. kenapa kerugian begitu besar. Masyarakat juga kaget kan awalnya disebut 1 triliun jadi 8 triliun. Ini yang akan kita gali semuanya,” ujar Ketut.

Adapun selain Johnny G Plate dalam kasus ini telah ditetapkan lima tersangka, yakni

  1. AAL selaku Direktur Utama Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika
  2. GMS selaku Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia
  3. YS selaku Tenaga Ahli Human Development Universitas Indonesia Tahun 2020
  4. MA selaku Account Director of Integrated Account Department PT Huawei Tech Investment
  5. IH selaku Komisaris PT Solitech Media Sinergy.

KIW Tandatangani MoU Rencana Kerja Sama Pengembangan Kawasan Industri di Banyumas

0

BANYUMAS (Pertamanews.id) – PT Kawasan Industri Wijayakusuma melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) pengembangan Kawasan Industri Wijayakusuma dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas, penandatanganan MoU ini dilakukan secara langsung oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Riki Indrianto dan Bupati Banyumas Achmad Husein, pada Jumat (12/5) lalu.

Kegiatan ini bersamaan dengan adanya Bursa Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) 2023 yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di Gedung Olahraga (GOR) Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, 12-14 Mei 2023.

Mengusung tema “UKM Spirit: No Do It, No Duit” pembiayaan Bursa KUKM tanpa melibatkan pembiayaan dari APBD Jateng. Hal itu dimungkinkan karena semangat kolaborasi dan dukungan dari Bank Jateng serta Bank Indonesia.

Eddy Sulistyo Bramiyanto selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah mengatakan, pada Bursa KUKM terdiri dari empat klaster pameran. Klaster satu untuk desa binaan OPD dan BUMD, klaster dua stand pameran KUKM BUMN dan BUMD. Klaster tiga stand buah dan ikan, serta klaster empat streetfood.
“Acara dibuka oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Nantinya ada talkshow Ngopi Ngapak dengan host Andy F. Noya,” ujar Eddy.

Selain acara tersebut, akan diselenggarakan event Jateng Bersholawat bersama Habib Syeh bin Abdul Qodir As-Segaf. Acara dimeriahkan pula dengan talkshow bersama Ketua TP PKK Jateng Siti Atikoh Ganjar Pranowo, Lomba memasak soto khas Banyumas, dan Pawai Lengger.

Selain itu, ada parade fashion show dan penandatanganan kerjasama bisnis, serta pelepasan ekspor produk UKM Jateng.

Bursa Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) 2023 Berhasil Ciptakan Kolaborasi

Kegiatan ini berhasil menciptakan kolaborasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, perbankan, akademisi, BUMN/BUMD, serta sektor swasta.

Termasuk PT Kawasan Industri Wijayakusuma, yang berencana melakukan kerjasama saling menguntungkan dalam pengembangan dan pemanfaatan kawasan industri di wilayah Kabupaten Banyumas.

Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat meningkatkan daya saing sektor industri, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Banyumas dan sekitarnya. Dengan MoU ini semoga dapat menjadi langkah awal yang menghasilkan sinergi yang positif dalam pengembangan kawasan industri.

“UMKM menjadi nadi dalam roda perekonomian. Di Jawa Tengah sendiri, UMKM memberi kontribusi positif. Adanya UMKM Expo 2023 di Banyumas ini menjadi momentum untuk menciptakan kolaborasi membangun UMKM. Harapannya, UMKM dapat memasarkan produknya,” ungkap Ganjar Pranowo.

Sebagai pengelola Kawasan Industri, keberadaan KIW adalah sebagai wadah bagi para UMKM untuk mengembangkan bisnisnya, yang akan menciptakan lapangan pekerjaan dan dapat menghidupkan Kawasan industri sehingga adanya Kawasan industri dan UMKM yang saling bersinergi dapat membantu meningkatkan perekonomian Indonesia khususnya di Jawa Tengah.

Timnas U22 Raih Medali Emas di Sea Games 2023 Kamboja

0

KAMBOJA (Pertamanews.id) – Timnas sepak bola U-22 berhasil meraih medali emas di SEA Games 2023 Kamboja usai menaklukan Thailand dengan skor telak 5-2 dalam laga final yang berlangsung di Stadion Olimpiade Phnom Penh, Selasa (16/5), malam.

Pertandingan berjalan sangat keras, pada 2X45 menit dengan skor imbang 2-2. Pada dua babak extra time, tim Garuda Muda akhirnya berhasil menaklukan Thailand dengan skor 5-2.

Atas raihan tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengucap syukur karena Indonesia bisa membayar utang sejarah meraih emas SEA Games yang terakhir kali diraih pada 32 tahun silam.

“Alhamdulillah, penantian kita selama 32 tahun untuk menyaksikan tim sepak bola Indonesia juara terwujud hari ini. Terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial. Kami persembahkan emas ini bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkap Erick seusai laga final, Selasa (16/5).

Erick juga memberikan apresiasi atas seluruh keringat, kerja keras, hingga pengorbanan yang dilakukan oleh skuat tim U-22. Mulai dari pemain, pelatih, hingga staf beserta ofisial. Menurutny ini adalah bukti Indonesia adalah bangsa tangguh dan mampu bekerja sama demi satu tujuan.

“Hari ini anak-anak Indonesia yang umumnya masih berusia di bawah 22 tahun membuktikan bahwa kita adalah bangsa tangguh, pekerja keras, dan mampu bekerja sama untuk menjadi yang terbaik,” tandas Erick.

Seusai laga Erick pun langsung melapor ke Presiden Jokowi. Erick berterima kasih pada Presiden Jokowi yang secara total mendukung penuh tim U-22 sejak awal.

“Terima kasih bapak Presiden. Ini adalah misi yang memang sejak awal pak Presiden sangat serius mendorong agar sepak bola Indonesia bisa berprestasi. Alhamdulillah akhirnya misi dan penantian juara terwujud hari ini,” kata Erick.

Erick juga mengaku terharu melihat bagaimana para pemain jatuh bangun dan tak mengenal lelah sepanjang laga. Menurutnya Indonesia telah dibuat bangga oleh perjuangan, pengorbanan, dan keteguhan mental pemain hingga pluit akhir.

“Ini adalah kebanggaan seluruh rakyat Indonesia. Hari ini kita satu, mulai dari penonton di stadion hingga seluruh rakyat pelosok Indonesia yang menyaksikan di layar kaca menyatu bersama pemain di atas lapangan. Satu doa, satu harapan, dan satu kebahagiaan,” beber Erick.

Erick mengatakan hasil ini adalah titik awal perjalanan tim sepakbola Indonesia untuk.menggapai asa lebih tinggi. “Emas SEA Games ini akan menjadi titik awal. Timnas akan terus meningkatkan diri, mengasah kemampuan. Karena target kita bukan berhenti di Kamboja. Tapi Kamboja adalah awal dari perjalanan sepakbola kita untuk menggapai asa yang lebih tinggi di level yang lebih tinggi pula,” pungkas Erick.

Komisi Informasi Pusat Tunjuk Mahfud MD Duta Keterbukaan Informasi

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Komisi Informasi Pusat menunjuk empat duta keterbukaan informasi. Mereka adalah Menko Polhukam Mahfud MD, pakar komunikasi politik Effendi Gazali, tokoh pers Wina Armada Sukardi, dan aktivis pemilu dan demokrasi Indonesia, Titi Anggraini.

Mereka akan diangkat secara resmi pada Rabu 17 Mei. Pengangkatan bertepatan dengan momen peringatan Hari Keterbukaan Informasi, di Kabupaten Kampar, Riau.

Anggota KI Pusat Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi, Syawaludin, menjelaskan bahwa KI Pusat telah melakukan penjaringan terhadap beberapa tokoh terbaik yang dapat memberikan manfaat dan berdampak luas kepada masyarakat Indonesia. Dari penjaringan itu, terpilihlah keempat tokoh tersebut sebagai duta keterbukaan informasi.

“Dari sana (proses) terpilihlah keempat tokoh ini,” ucap Syawaludin, Selasa (16/5/2023).

Dengan menggandeng empat tokoh nasional ini, Komisi Informasi berharap dapat mempercepat proses edukasi, sosialisasi dan pembudayaan keterbukaan informasi di setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mahfud MD merupakan pejabat publik yang berani berbicara terbuka dan blak-blakan. Terakhir dalam rapat dengar pendapat dengan DPR, Menkopolhukam itu bersuara lantang mengenai kemungkinan adanya pencucian uang triliunan rupiah yang dilakukan oleh oknum-oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).

Syawaludin memaparkan, Komisi Informasi Pusat perlu mengandeng tokoh nasional tersebut untuk bersinergi, bekerjasama, teman diskusi, bahu membahu dalam rangka memperkuat relasi kemitraan komisi informasi.

“Utamanya membangun kesadaran bersama sebagai tanggung jawab untuk mensosialisasikan mengedukasikan dan membudayakan keterbukaan informasi di negara demokrasi yang bercirikan adanya partisipasi publik,” tandasnya.

Pelaku Perdagangan Orang ke Myanmar Sudah Merekrut Sejak 2022

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri mengungkap pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ke Myanmar, yakniASN dan ASD, sudah 11 tahun melakukan aksinya.

“Dari keterangan para tersangka, jaringan ini telah melakukan aktifitas perekrutan dan pengiriman pekerja migran ilegal sejak tahun 2022 dan pendapatan yang mereka peroleh berkisar ratusan juta rupiah,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Djuhandani dalam konferensi pers, Selasa (16/5).

Ia menerangkan, pihaknya menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengetahui aliran uang para tersangka. Selain itu, penelusuran dapat memberikan petunjuk terkait aktor intelektual jaringan ini.

Lebih lanjut disebutkan, pihaknya juga bekerja sama dengan Direktorat Siber Bareskrim Polri untuk melakukan patroli siber dan pemblokiran akun yang digunakan untuk merekrut calon korban TPPO.

“Kami juga bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri dan Divhubinter Polri untuk membantu pengungkapan jaringan yang berada di luar negeri,” jelasnya.

Untuk diketahui, penyidik sebelumnya melakukan penangkapan ASN dan ASD di salah satu apartemen bilangan Bekasi. Mereka ditangkap atas kasus TPPO 20 WNI di Myanmar.